Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026” bagi civitas akademika pada Selasa, 20 Januari 2026 bertempat di Aula Moh. Hatta Lantai 3 Gedung L1 FEB UNNES. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dosen, tendik, dan mahasiswa sebagai peneliti dan pengabdi dalam memanfaatkan skema hibah penelitian dan pengabdian terbaru sekaligus mendorong peningkatan kualitas output akademik yang strategis dan berkelanjutan.
Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama FEB UNNES, Dorojatun Prihandono, S.E., M.M., Ph.D., yang dalam sambutannya menekankan bahwa penguatan penelitian dan pengabdian menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kinerja kelembagaan serta kontribusi fakultas terhadap pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa peningkatan produktivitas riset bukan hanya terkait jumlah proposal, namun juga peningkatan kualitas luaran, relevansi kebijakan, serta dampak sosial ekonomi.
Bertindak sebagai narasumber, Sekretaris LPPM UNNES Prof. Dr. Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti, M.Si., dan Prof. Dr. Widya Hary Cahyati, S.KM., M.Kes., memaparkan secara komprehensif ketentuan, kriteria penilaian, skema pendanaan, serta kebijakan terbaru dalam program penelitian dan pengabdian Tahun 2026. Penjelasan mencakup strategi penyusunan proposal, penyesuaian format, luaran wajib, hingga tata kelola pelaporan dan publikasi ilmiah.
Kedua narasumber juga menekankan pentingnya keselarasan hasil penelitian dan pengabdian dengan kebutuhan masyarakat, sektor industri, pemerintah daerah, serta agenda pembangunan global. Hal tersebut menjadi penting mengingat riset dan pengabdian tidak hanya berangkat dari problem akademik, tetapi juga harus memiliki potensi implementasi dan keberlangsungan.
Kegiatan ini semakin relevan dalam konteks dukungan UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi terhadap capaian Sustainable Development Goals (SDGs), diantaranya pada SDG 4 (Quality Education) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth). Melalui riset, pengabdian, dan kerja sama kelembagaan, FEB UNNES memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan pengetahuan ilmiah, inovasi sosial dan bisnis, serta penguatan ekosistem ekonomi berkelanjutan.
Penguatan kapasitas riset dosen juga berimplikasi pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas, termasuk melalui integrasi hasil penelitian ke dalam kurikulum, pengembangan evidence-based teaching, serta keterlibatan mahasiswa dalam proyek riset. Hal ini turut memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik yang relevan dan berdaya saing di era ekonomi digital.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, FEB UNNES berharap terjadi peningkatan signifikan dalam kuantitas dan kualitas proposal penelitian serta program pengabdian yang diajukan dosen pada tahun 2026, sekaligus memperkuat kontribusi fakultas dalam pemecahan persoalan sosial ekonomi melalui riset kolaboratif, lintas disiplin, dan berbasis dampak.