Semarang, 27 Agustus 2026 – Dalam upaya mewujudkan birokrasi yang lincah dan berstandar internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan “Pelatihan Tata Kelola Keorganisasian dan Tata Kelola Perkantoran”. Kegiatan strategis ini berlangsung pada hari Kamis dan Jumat (27-28 Agustus 2026), bertempat di Ruang Rapat Senat, Gedung H Rektorat UNNES.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Direktorat Umum dan Sumber Daya Manusia (DUSDM) UNNES, Bapak Moh Khoiruddin, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi sekaligus arahan strategis terkait posisi UNNES yang kini berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).
Bapak Moh Khoiruddin menegaskan bahwa transformasi kelembagaan ini menuntut perubahan etos kerja yang radikal dari seluruh elemen tenaga kependidikan dan pimpinan unit.
“Sebagai perguruan tinggi berstatus PTN-BH, dalam mengejar visi institusi kita tidak boleh lagi hanya sekadar ‘berlari’. Jika kita hanya berlari, kita hanya akan mengekor dan mengikuti langkah PTN-BH lainnya. Kita harus ‘melompat’ agar bisa segera mewujudkan visi besar UNNES, yakni menjadi universitas bereputasi dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi,” tegas Direktur DUSDM.
Untuk merealisasikan “lompatan” tersebut, tata kelola administrasi dan organisasi menjadi fondasi krusial. Oleh karena itu, pelatihan ini secara khusus dihadiri oleh para penggerak roda manajerial kampus, yang meliputi Kepala Sub-Direktorat, Kepala Administrasi, Kepala Seksi, Kepala Pusat, Kepala Divisi, para Arsiparis, hingga Sekretaris Pimpinan di lingkungan UNNES.
Guna memberikan wawasan dan praktik terbaik (best practice), UNNES menghadirkan pakar pengembangan sumber daya manusia dan keorganisasian, yakni Coach Supriyadi, S.E. dari PT. HAI Semesta Solusindo sebagai narasumber utama.
Dalam sesi pelatihannya, Coach Supriyadi mengupas tuntas strategi harmonisasi struktur organisasi kampus modern, peningkatan efisiensi alur kerja perkantoran, manajemen kearsipan yang presisi, hingga penguatan sinergi antar-divisi. Peserta diajak untuk membongkar kebiasaan administratif konvensional dan beralih pada sistem manajerial yang lebih taktis, adaptif, dan responsif. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh jajaran pimpinan dan staf administratif UNNES memiliki kesamaan frekuensi dan standar kerja. Dengan tata kelola keorganisasian dan perkantoran yang semakin solid, UNNES siap melakukan lompatan besar untuk memberikan layanan prima, melesat melampaui standar PTN-BH pada umumnya, dan mengokohkan posisinya di kancah global.




