Mencatat Riang dan Sedih di Lembaran Hitam dan Putih

Senin, 21 April 2014 | 16:04 WIB


Mencatat Riang dan Sedih di Lembaran Hitam dan Putih
HUMAS / DOK

Perempuan renta pengais sampah duduk di depan baliho bergambar springbed. Perempuan renta itu mengais sampah kotor dan springbed itu tampak baru dan empuk. Perempuan renta itu nyata namun baliho hanya pariwara belaka.

Teknik kontras itu digunakan Ganang Sukma dalam foto yang Serasa Sama Nyaman yang dipamerkannya di eks gedung BNI. Bersama 9 fotografer lain, Galang Sukma memamerkan karyanya hingga Rabu (23/4). Dengan tema Tamputisme, 40 foto yang pamerkan tercetak hitam putih. Sebagian menggambarkan keriangan, sebagian lainnya merekam kepedihan.

“Pameran ini berupaya merekam perspektif para kontributor dalam melihat aktivitas manusia dalam alutan hitam dan putih,” kata Ketua Pameran Bernadheta Puji Lestari.  “Ini bentuk apresiasi dari anggota CLIC selama setahun yang sedang belajar di CLIC dan sekaligus memperkenalkan CLIC sebagai UKM baru di Unnes.

Selain pameran, acara ini juga akan menggelar sarasehan dengan tema “Hitam, Putih, Imajinasi Tentang Konservasi Harmoni, Lalu?” yang di motori oleh Presiden Mahasiswa Unnes Prasetyo Listiaji dan mahasiswa Jurusan Bahasa Jawa/penyiar Gajah Mada FM Ade Rizkia Mandiri, pada hari Selasa (22/4) pukul 10.00. Adapun bedah foto akan berlangsung pada hari Rabu (23/4) pukul 10.00 oleh Lintang Hakim, fotografer Humas Unnes yang juga menjadi curator pameran ini.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 1.321 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X