Pengantar Jurnal Jangan Hanya Muat Permintaan Maaf karena Terlambat

Senin, 31 Oktober 2011 | 12:23 WIB


Pengantar Jurnal Jangan Hanya Muat Permintaan Maaf karena Terlambat
Dwi Sulistiawan / Humas

Prof Agung Purnomoadi ketika menjadi pembicara

Hal yang diperkenan dalam terbitan berkala ilmiah yaitu pemuatan iklan dengan mencantumkan pada halaman berpenomoran khusus yang tidak mengganggu kesinambungan penomoran halaman volume terbitan berkala ilmiah yang terpisah agar dapat dibuang dalam proses penjilidan.

Prof Agung Purnomoadi dari Undip mengemukakan hal itu ketika menjadi pembicara pada sosialisasi dan workshop pengelolaan jurnal media ilmu keolahragaan, di Gedung GSG Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, Senin (31/10).

Artikel ulasan (review) dan tinjauan atas undangan dapat dipertimbangkan pemuatannya, tetapi kehadirannya mengurangi nilai kepioneran ilmiah isi terbitan berkala ilmiah. Rubrik tinjauan buku baru juga sangat dianjurkan untuk memenuhi salah satu kewajiban bagi terbitan berkala dalam menyebarluaskan kemajuan ilmu.

Menurutnya, dibenarkan menghadirkan rubrik editorial yang betul-betul mengupas masalah yang aktual. “Jadi, bukan kata pengantar yang berisi permintaan maaf karena terlambat terbit atau hanya mengantarkan macam artikel yang dimuat,” kata  Vice Editor in Chief Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture itu.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Workshop Sri Sumartiningsih MKes mengharapkan hasil workshop ini dapat menghasilkan media yang bisa mewadahi hasil-hasil penelitian, karya ilmiah, ide-ide (gagasan) original dari guru, dosen, peneliti, pelatih, maupun pemerhati dibidang pengembangan keolahragaan.

Selain Prof Agung Purnomoadi (Undip),  Dr Priyantini (Unnes) dan Dr Sutikno (Unnes) juga menjadi pembicara.


DIUNGGAH : Dwi Sulistiawan Dibaca : 7.154 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

satu komentar pada “Pengantar Jurnal Jangan Hanya Muat Permintaan Maaf karena Terlambat

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *