Gubernur Jateng Akan Serahkan Penghargaan Prasidatama

Senin, 3 November 2014 | 7:26 WIB


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadwalkan untuk memberikan penghargaan Prasidatama 2014, Senin (3/11) hari ini di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang. Acara penghargaan dirangkai dalam acara seminar nasional pembelajaran berbasis teks yang dilaksanakan di tempat yang sama.

Penghargaan Prasidatama adalah penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Tengah kepada sejumlah tokoh yang dianggap berjasa dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia dan Jawa.

Menurut ketua pelaksana kegiatan, Suryo Handono, sejumlah kategori yang akan diberikan adalah Tokoh Bahasa Indonesia, Tokoh Bahasa Jawa, Tokoh Sastra Indonesia, Tokoh Sastra Jawa, Pegiat Bahasa dan Sastra di Jawa Tengah.

Untuk kategori Tokoh Bahasa Indonesia diberikan kepada Prof Liek Wilardjo (Guru Besar UKSW Salatiga), Amir Machmud NS (Pemred Suara Merdeka), dan Prof Gunarto (Guru Besar Unissula). Untuk kategori Tokoh Bahasa Jawa diberikan kepada Bambang Sadono (anggota DPD RI), Mardiyanto (mantan Gubernur Jateng), dan Hadi Supeno (Wakil Bupati Banjarnegara).

Kategori Tokoh Sastra Indonesia diberikan kepada Ahmad Tohari, Dorthea Rosa Herliany, dan Afifah Afra Amatullah. Kategori Tokoh Sastra Jawa diberikan kepada Turiyo Ragil Putro, Agustinus Mulyono Widyotomo, dan Widyo ”Babahe” Leksono.

Adapun kategori Pegiat Bahasa dan Sastra di Jawa Tengah diberikan kepada Thomas Budi Santoso (Direktur PT Djarum), Heri Candra Santosa (Pegiat Komunitas Lereng Medini, Boja), dan Prof Soetomo WE (Ketua Yayasan Studi Bahasa Jawa Kanthil).

”Penghargaan akan kami berikan secara rutin sebagai bentuk apresiasi kepada pegiat bahasa Indonesia dan Jawa di Jawa Tengah,” ujar Suryo Handono, semalam.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 1.365 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

2 komentar pada “Gubernur Jateng Akan Serahkan Penghargaan Prasidatama

  1. Untuk Bahasa Jawa: Yen ora awake dhewe sing “nguri-uri”, lha njur sapa maneh? /Kalo tidak kita yang memelihara/melestarikan, lalu siapa lagi? Sumonggo menawi dinten Kemis pada migunaake basa Jawa wonten ing Kampus Konservasi….he..he..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X