Enam Dosen FMIPA UNNES Presentasi di Asia International Multidisciplinary Conference UTM Malaysia

Senin, 8 Mei 2017 | 15:05 WIB


Enam Dosen FMIPA UNNES Presentasi di Asia International Multidisciplinary Conference UTM Malaysia
HUMAS/DOK

Enam dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) menjadi pemakalah pada seminar internasional Asia International Multidisciplinary Conference (AIMC 2017) di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Johor Bharu, Malaysia.

Mereka yakni Novi Ratna Dewi SSi MPd, Indah Urwatin Wusqo MPd, Stephani Diah Pamelasari SS MHum, Muhamad Taufiq MPd dari Jurusan IPA Terpadu, dan Prof Dr Priyantini Widiyaningrum, Dr Ning Setiati dari Jurusan Biologi.
Seminar internasional ini dilaksanakan selama dua hari yaitu 1-2 Mei 2017 di Universiti Teknologi Malaysia, Johor Bharu, Malaysia.

Seminar internasional ini berlangsung dua hari Senin-Selasa (1-2 Mei) bertujuan untuk membawa semua pemangku kepentingan termasuk praktisi, pendidik, dan profesional di satu platform dari seluruh dunia untuk berbagi perkembangan terakhir dan mentransfer pengetahuan akademis dan tacit multidisiplin untuk menyelesaikan masalah guna membangun masyarakat yang lebih baik. Selain itu, juga mengembangkan ilmu pengetahuan melalui riset.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk diseminasi hasil penelitian yang bermuara pada publikasi di Jurnal Internasional yang terindeks Scopus. Selain itu, juga mewadahi para pemakalah untuk berdiskusi dan mengembangkan jejaring untuk kesempatan riset kolaborasi yang saling menguntungkan dan dapat diimplementasikan di Indonesia, khususnya UNNES.

Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt berharap dosen FMIPA UNNES yang berangkat dan menjadi pemakalah dapat belajar banyak di Malaysia dan nantinya dapat berbagi pengalaman kegiatan internasional tersebut kepada dosen dan mahasiswa di lingkungan FMIPA UNNES supaya termotivasi untuk mendukung visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Selain itu, Dekan juga berharap supaya dosen-dosen yang masih bergelar magister bisa mendapatkan akses informasi untuk studi lanjut di Malaysia khususnya di UTM.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 645 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X