{"id":17952,"date":"2026-09-07T03:10:41","date_gmt":"2026-09-07T03:10:41","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/?p=17952"},"modified":"2026-09-07T03:10:41","modified_gmt":"2026-09-07T03:10:41","slug":"sekolah-pascarjana-unnes-perkuat-integritas-mahasiswa-melalui-pelatihan-anti-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/2026\/09\/07\/sekolah-pascarjana-unnes-perkuat-integritas-mahasiswa-melalui-pelatihan-anti-korupsi\/","title":{"rendered":"Sekolah Pascarjana UNNES Perkuat Integritas Mahasiswa Melalui Pelatihan Anti Korupsi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (SPS UNNES) melaksanakan Pelatihan Anti Korupsi Bagi Mahasiswa (29\/08\/2026). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid berpusat di Kampus Bendan Semarang menghadirkan beberapa narasumber yang berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi, akademisi, dan praktisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cahya H. Harefa, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK menyampaikan pentingnya perguruan tinggi khususnya Sekolah Pascasarjana sebagai mitra strategis bagi KPK dalam pencegahan korupsi. Kampus, khususnya pascasarjana bukan hanya tempat melaksanakan sosialisasi, tapi mitra kolaborasi intelektual dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa diajak memahami potensi terjadinya penyimpangan dalam proses perkuliahan yang harus dicegah secara dini, baik oleh mahasiswa maupun dosen. Saat ini, telah terjadi pergesesan paradigma pemberantasan korupsi, dari penindakan menjadi pencegahan dengan semangat mencegah lebih murah, lebih cepat, dan lebih bermartabat daripada memenjarakan. Langkah pencegahan paling efektif, salah satunya melalui sosialisasi dan perbaikan sistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Harefa juga mengingatkan dampak korupsi, diantaranya merusak pasar, harga dan persaingan usaha yang sehat, meruntuhkan hukum, menurunkan kualitas hidup dan pembangunan berkelanjutan, merusak proses demokrasi, pelanggaran hak asasi manusia, dan menyebabkan kejahatan lain berkembang. Mahasiswa diajak menjadi agen strategis sebagai peneliti, pendidik dan praktisi, dan sebagai pengawas social.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai peneliti mahasiswa dapat mengngkat isu integritas dan tata kelola pendidikan sebagai objek riset yang rigorus, menggunakan data JAGA dan e-LHKPN sebagai sumber ilmiah, dan melakukan publikasikan agar temuan menjadi rujukan kebijakan. Sebagai pendidik dan praktisi mahassiwa dapat menolak gratifikasi sekecil apa pun, termasuk hadiah terkait nilai dan kelulusan, membangun budaya peer review yang ketat dan berintegritas, dan deklarasikan konflik kepentingan sebelum ditanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai pengawas, Langkah strategis yang bisa dilakukan adalah melakukan pantau penggunaan dana pendidikan di daerah masing-masing, memanfaatkan kanal pengaduan resmi KPK, dan mendorong keterbukaan informasi di institusi sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber lain dalam pelatihan tersebut Adalah Prof. Dr. Hibnu Nugroho dari Universitas Jenderal Soedirman yang menyampaikan materi penguatan integritas ekosistem antikorupsi melalui pengendalian gratifikasi, Prof. Elizabeth David-Barrett dari Transparancy International, akademisi University of Sussex UK yang menyampaikan materi <em>international perspectives on anti-corruption\/ cross-border anti coruption<\/em>, Muklis Raya dari PATTIRO Semarang menyampaikan materi tentang peran masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam pemberantasan korupsi. Pembicara dari internal SPS UNNES, Prof Eko Handoyo menyampaikan materi &nbsp;teori Korupsi, sebab-sebab dan dampak korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan SPS sebagai bagian dari Universitas Negeri Semarang yang mempunyai visi menjadi universitas bereputasi dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi. Pelatihan tersebut juga menjadi bukti komitmen SPS UNNES dalam mendukung SDGs 16, yaitu <em>Peace, Justice, and Strong Institutions<\/em> (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelatihan dibuka oleh Prof. Dr.&nbsp; Zaenuri, Wakil Rektor Bidang Akademik &amp; Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang, berlangsung dari pagi sampai sore. Pasca kegiatan, peserta diwajibkan mengikuti kelasp p<em>embelajaran<\/em> online (<em>e-Learning<\/em>) pengetahuan dasar antikorupsi dan integritas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (SPS UNNES) melaksanakan Pelatihan Anti Korupsi Bagi Mahasiswa (29\/08\/2026). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid berpusat di Kampus Bendan Semarang menghadirkan beberapa narasumber yang berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi, akademisi, dan praktisi. Cahya H. Harefa, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK menyampaikan pentingnya perguruan tinggi khususnya Sekolah Pascasarjana sebagai mitra [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":17955,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,1],"tags":[],"class_list":["post-17952","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17952","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17952"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17952\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17956,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17952\/revisions\/17956"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17952"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17952"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/sps\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17952"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}