Prof. Dr. Dewi Liesnoor Setyowati, M.Si.


Prof. Dr. Dewi Liesnoor Setyowati, M.Si.

(Geografi Fisik)

Konservasi Lingkungan untuk Antisipasi Bencana

Tempat dan Tanggal Lahir: Yogyakarya, 11 Agustus 1962

Dosen Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Semarang

NIDN: 0011086208

 

Pendidikan :

Sarjana   (S1) Geografi, Universitas Gadjah Mada (Lulus 1986)

Magister(S2) Geografi, Universitas Gadjah Mada (Lulus 1996)

Doktor    (S3) Geografi, Universiitas Gadjah Mada (Lulus 2009)

 

 

Google scholar ID  :  2CZ6afEAAAAJ&hl=en

Sinta ID                    :  5983697

Scopus ID                :  57194268597

 

 

 

Penelitian dan Pengabdian:

1.     Literasi Peduli dan Hemat Energi Warga Kampus UNNES untuk Pengurangan Emisi Karbon Tahun 2018-2020 (Ketua).

2.     Pengembangan Model Laboratorium Pendidikan Mitigasi Bencana untuk Membangun Gerakan Masyarakat Sadar Bencana di Universitas Negeri Semarang Tahun 2019 (Ketua)

3.     Konservasi Sungai Melalui Pendidikan Untuk Mewujudkan Komunitas Tangguh Bencana Tahun 2018 (Ketua)

4.     Analisis Penyerapan Emisi Carbon oleh Pohon-Pohon dari Transportasi dan Konsumsi Listrik di Kampus UNNES Tahun 2017 (Ketua)

5.     Model Estimasi Stok Karbon Ideal Mangrove Untuk Antisipasi Perubahan Iklim di Pesisir Kota Semarang (Tahun 2017-2018)

6.     Model Pendidikan Kebencanaan Berbasis Masyarakat sebagai Upaya Mitigasi dan Adaptasi Terhadap Bencana Tahun 2016 (ketua)

7.     Model Pendidikan Kebencanaan Berbasis Masyarakat sebagai Upaya Mitigasi dan Adaptasi Terhadap Bencana Tahun 2014-2015 (Ketua)

8.     River management model based on local wisdom for climate change anticipation Tahun 2015

9.     Pengembangan Model Kota Hijau Untuk Meredam Cemaran Udara Sebagai Upaya Antisipasi Perubahan Iklim Kota Semarang. Hibah Stragnas Tahun 2013-2014 (Ketua)

10. Strategi Pemerataan Pendidikan Dan Penguatan Ekonomi Sektor Pariwisata Dan Pertanian Melalui Program Sarjana Mendidik Di Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM-3T). MP3EI  Tahun 2014-2016.

 

Publikasi dan HKI:

1.     Energy Consumption, Emission Absorption and Carbon Emission Reduction on Semarang State University Campus. International Journal of Energy and Environmental Engineering, Vol:13, No:7, 2019.

2.        Improving the Innovation of Appropriate Technology in the Home Industry of Pemindangan in Coastal Communities of Tambaksari Village. Journal of Environmental Management and Tourism, Volume X, Issue 1(33) Spring 2019.

3.       Enhancement of dissaster understanding through dissaster learning media of PGSD students in Peradaban University, technics technologies education management, Vol.13/   Nomor 3/ Hal 129-135

4.       Community Efforts For Adaptation And Anticipate To Flood Tide (ROB) In Bedono Village, District Sayung Demak, Central Java, Indonesia. Man in India, vol 97(5): 241-252, 2017.

5.       Society Management in Manage Economic After Merapi Disaster, International Journal of Applied Business and Economic Research, Vol. 15/ Number 6/2017

6.       Carbon stock potency of mangrove ecosystem at Tapak Sub-village, Semarang, Indonesia. Bioflux: Volume 10 (6) hal: 1524-1533.

7.       Analysis of extent and spatial pattern change of mangrove ecosystem in Mangunharjo Sub-district from 2007 to 2017. Journal of Physics, Vol. 983 (1), hal 1-6.

8.       Green City Parks Model To Reduce Air Pollution as Anticipation to the Climate Change. Modern Environmental Science and Engineering, Vol.2 (1), hal 562-568, 2016.

9.       Public Perception of Disaster Landslides and Efforts to Overcome in Subdistrict Kaloran Central Java Indonesia. Universal Journal of Geoscience 2 (7): 195-199, 2014.

10.   Morphoconservation analysis on Kali Garang as a river conservation effort. IOP Conf. Series 243 (2019) Earth and Environmental Science 243  012007.

11.   Awareness of Electrical Energy as Realization A Conservation In Universitas Negeri Semarang Campus. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 256 (2019) 012046

12.   Population Growth in the Upper Garang Watershed Semarang Regency, Central Java Province, Indonesia. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 256 (2019) 012046

 

HKI:

No. Judul /Tema HAKI Tahun Jenis Nomor P/ID
1. Alat Peraga Replika Tsunami Krakatao 2019 Alat Peraga 000167358
2. Simulasi Bencana Gempa Bumi Untuk Anak Autis 2019 Rekaman video 000135249
3. Kartografi Dasar 2019 Buku 000135959
4. Konservasi Tiga Pilar 2019 Buku 000140556
5. Pendidikan Konservasi 2019 Buku 000141259
6. Konservasi Sungai (Kajian Pengelolaan, Perilaku, Kearifan dalam menjaga sungai) 2019 Buku 000147672
7. VIKOMAFA 2019 Program Komputer 000149037
8. Ruang Terbuka Hijau: Potensi Ruang Terbuka Hijau Dalam Meredam Cemaran Udara 2018 Buku 000100196
9. Pendidikan Kebencanaan (Bencana Banjir, Longsor, Gempa Dan Tsunami) 2018 Buku 000100199
10. Kearifan Lokal Dalam Menjaga Lingkungan Perairan, Kepulauan, dan Pegunungan 2018 Buku 000100200
11. Buku DAS Garang Hulu (tata Air, Erosi, dan Konservasi) 2018 Buku 000105844
12. Komik Vikomafa Komik Bencana Alam Tanah Longsor dan Banjir 2018 Komik 000120332
13. Ekosistem Mangrove (Perannya di Pesisir) 2018 Buku 000122218
         
Pengalaman struktural dan Organisasi

1.       Ketua Program Studi Geografi (Tahun 2000-2003)

2.       Sekretaris Jurusan Geografi (Tahun 2003-2005)

3.       Ketua Badan Pengembangan Konservasi (Tahun 2013-2016)

4.       Ketua Gugus Penjaminan Mutu FIS Tahun (2010-2018)

5.       Ketua progam Studi S2 Pendidikan IPS Pascasarjana UNNES (2010-2013)

6.       Koordinator Program Studi S2/S3 PIPS Pascasarjana UNNES (2014-2019)

7.       Koordinator Program Studi S3 Pendidikan IPS (Tahun 2019- sekarang

8.       Asesor BANPT Tahun 2018-sekarang

9.       Evaluator Program Studi Baru  Dir Kelembagaan Dikti

10.   Forum DAS Jawa Tengah (anggota)

11.   Pengurus Ikatan Geograf Indonesia  (Tahun 2018- sekarang)

12.   Anggota Asosiasi Kartograf Indonesia

13.   Anggota APRIPSI (Asosiasi Prodi Pendidikan IPS Indonesia)

 

Penghargaan yang pernah diterima

Satya Lencana Karya Satya 30 tahun

Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun

Dosen Berprestasi Tingkat Unnes

Dosen Teladan I UNNES Tahun 2003

Prof. Dr. Dewi Liesnoor Setyowati M.Si lahir di Yogyakarta 11 Agustus 1962 silam. Sekarang ia menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan IPS S2 pada Program Pasca sarjana Unnes. Selain itu ia juga mengampu mata kuliah pengelolaan DAS (Daerah Aliran Sungai). Baik studi S1, S2, maupun S3-nya dilalui di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Disertasinya yang berjudul “Hubungan Hujan dan Limpasan pada Berbagai Dinamika Spasial Penggunaan Lahan Di DAS Kreo Jawa Tengah” menjelaskan perubahan penggunaan lahan di DAS Kreo diikuti dengan peningkatan aliran permukaan sehingga terjadi peningkatan debit maksimum aliran sungai. Hal ini terlihat dari data debit maksimum Kali Kreo, terjadi peningkatan nilai debit maksimum, terutama pada tahun 1993, 2001, 2003, dan 2006.

Prof. Dr. Dewi Liesnoor mengusulkan pemanfaatkan teknologi konservasi untuk mengurangi ancaman krisis air di Jawa. Dibanding ketersediaan air Indonesia yang melimpah sampai 15.000m3 dan ketersediaan air dunia yang 8.000m3, ketersediaan air di Jawa termasuk rendah, yakni 1.750m3 per kapita per tahun. Padahal idealnya 2.000 m3 per kapita per tahun.

Hingga 2012 setidak-tidaknya, tiga buku Prof. Dewi Liesnoor telah terbit, yaitu Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra (2008), Fenomena Dataran Tinggi Dieng (2009), dan Erosi dan Mitigasi Bencana (2010).

Penelitian yang dihasilkan, antara lain: Evaluasi Penggunaan lahan DAS Garang dengan model Ketersediaan air (1997), Model Pengendalian Banjir Berbasis Spasial Biofisik, Produktivitas Lahan dan Perilaku Masyarakat untuk Pengelolaan DAS (2006), Kajian Model Tata Air dan Pengelolaan Kawasan Banjir di DAS Blorong Kab. Kendal (2006), dan Model Resapan Air untuk Pengelolaan Kawasan Rawan Bencana Banjir di Kota Semarang (2002).

Penelitian lainnya adalah Aplikasi SIG untuk Menduga Debit Puncak Banjir di DAS Bringin Semarang (2005), Aplikasi Metode Geolistrik untuk Pemetaan Sebaran dan Kedalaman Lapisan Batuan Akifer (2007), Aplikasi SIG untuk Mitigasi Rawan Bencana pada Wilayah Pengembangan Permukiman Kota Semarang (2002), Model Pengendalian Banjir Berbasis Spasial Biofisik, Produkti-vitas lahan dan Perilaku Masyarakat untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (2007), dan Sistem Informasi Perubahan Iklim Mikro Dan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Untuk Pengendalian Pencemaran Udara (2009).

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Diperbarui oleh: Muhamad Burhanudin pada Senin, 24 Februari 2020 9:09 WIB

X