{"id":6063,"date":"2021-07-14T17:53:06","date_gmt":"2021-07-14T17:53:06","guid":{"rendered":"https:\/\/mipa.unnes.ac.id\/v3\/?p=6063"},"modified":"2023-06-04T06:02:24","modified_gmt":"2023-06-04T06:02:24","slug":"mengenal-zeolit-alam-dari-sukabumi-dan-cara-meningkatkan-kemampuan-adsorpsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/id\/2021\/07\/14\/mengenal-zeolit-alam-dari-sukabumi-dan-cara-meningkatkan-kemampuan-adsorpsinya\/","title":{"rendered":"Mengenal Zeolit Alam Dari Sukabumi Dan Cara Meningkatkan Kemampuan Adsorpsinya"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/mipa.unnes.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Edy-Wibowo-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6065\" \/><figcaption><strong>Dr. Edy Wibowo, S.Si., M.Sc.<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><\/p><cite><strong>Dr. Edy Wibowo, S.Si., M.Sc. <\/strong>adalah alumi Fisika UNNES angkatan 2004, Dosen S1 Teknik Fisika di Telkom University, Bandung. Bidang Risetnya adalah Fungsionalisasi Material. Email: edywibowo[a]telkomuniversity.ac.id<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Zeolit \u200b\u200bmerupakan material berstruktur hidrat aluminium silikat dengan luas permukaan spesifik yang tinggi sehingga memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai bahan penjerap (adsorbent) [1-3]. <strong><em>Heulandite<\/em>, <em>Clinoptilolite, <\/em><\/strong>dan<strong> <em>Mordenite<\/em><\/strong> merupakan jenis zeolit alam \u200b\u200byang keberadaannya paling banyak di alam [4]. <em>Heulandite <\/em>dan <em>Clinoptilolite<\/em> memiliki kesamaan pada struktur kristal yaitu monoklinik namun berbeda pada nilai rasio Si\/Al-nya. <em>Heulandite<\/em> memiliki rasio Si\/Al &lt; 4,0 sedangkan <em>Clinoptilolite <\/em>memiliki rasio Si\/Al 4,0 hingga 5,2 [1,4]. Berbeda dengan <em>Heulandite <\/em>dan <em>Clinoptilolite<\/em>, <em>Mordenite<\/em> memiliki struktur ortorombik dengan nilai rasio Si\/Al sebesar 4,5-5,5 [5,6]. Setiap jenis zeolit \u200b\u200bmemiliki karakteristik yang unik, berbeda satu dengan lainnya, seperti berbeda dalam kemampuan adsorpsi, mempertukarkan ion, maupun ketahanan termal dan mekaniknya. Akibatnya, setiap jenis zeolit \u200b\u200bmemiliki aplikasi potensial yang berbeda. Untuk pemanfaatan lebih lanjut, kemampuan adsorpsi zeolit perlu ditingkatkan. Hal ini dikarenkan, pada kondisi alamiahnya kemampuan adsorpsi zeolit alam masih relatif rendah. Peningkatan kemampuan adsorpsi zeolit \u200b\u200bdapat dilakukan melalui proses <strong>modifikasi<\/strong> atau <strong>aktivasi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Telah dilaporkan bahwa tiap jenis zeolit \u200b\u200bmemerlukan perlakuan aktivasi yang berbeda. Proses aktivasi yang tidak tepat dapat merusak kerangka zeolit \u200b\u200bsehingga dapat menurunkan kemampuan adsorpsinya [7, 8]. Oleh karena itu, bagi seorang peneliti zeolit, merupakan hal sangat penting mengetahui proses aktivasi yang tepat untuk satu jenis zeolit \u200b\u200btertentu. Aktivasi berbasis termal, berbasis kimiawi, maupun aktivasi menggunakan surfaktan tertentu merupakan motode-motode aktivasi yang umum dan telah banyak digunakan dan dilaporkan efektif meningkatkan kemampuan adsorpsi zeolit [3-10]. Melalui aktivasi yang tepat, kemampuan adsorpsi zeolit \u200b\u200bdapat ditingkatkan secara optimal. Sebaliknya, pemilihan metode aktivasi yang tidak tepat berpotensi merusak strukur pori zeolit dan menurunkan adsorptivitasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar dapat menentukan jenis aktivasi yang tepat untuk satu jenis zeolit alam maka jenis (<em>type<\/em>) dan karakteristik dari zeolit alam \u200b\u200btersebut terlebih dahulu perlu dikenali dengan baik. Oleh karena itu, karakterisasi zeolit \u200b\u200bharus dilakukan untuk memperoleh informasi yang memadai mengenai karakteristik zeolit \u200b\u200balam sehingga metode aktivasi atau modifikasi zeolit tersebut dapat dipilih secara tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sukabumi, Jawa Barat merupakan salah satu wilayah Indonesia sebagai tambang zeolit \u200b\u200balam. Di Indonesia sendiri, zeolit \u200b\u200btelah lazim digunakan sebagai pengisi filter untuk penjernihan air. Dalam sejumlah referensi telah dilaporkan bahwa zeolit yang telah di\u200b\u200baktivasi dapat digunakan secara efektif untuk penjernihan air, pengolahan air limbah industri, pengolahan limbah radioaktif, pengolahan air limbah rumah tangga dan desalinasi air laut [1-22]. Agar zeolit \u200b\u200balam Sukabumi dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan efektif maka adsorptivitas zeolit tersebut perlu ditingkatkan melaluai proses aktivasi yang tepat. Oleh karena itu, sebelum dilakukan proses aktivasi, perlu dilakukan sejumlah pengujian untuk mengetahui jenis dan karakteristik zeolit \u200b\u200bSukabumi. Identifikasi jenis dan karakteristik zeolitini merupakan tahapan penting yang harus dilakukan agar peneliti dapat menentukan jenis aktivasi yang terbaik yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan adsorpsi zeolit alam.<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi mengenai struktur zeolit \u200b\u200bdapat diperoleh melalui pengujian menggunakan XRD (<em>X-ray Diffraction Spectroscopy<\/em>). Informasi mengenai komposisi kimia dan rasio Si\/Al dapat diperoleh dari pengujian menggunakan EDX (<em>Energy Dispersive X-ray Spectroscopy<\/em>). Informasi mengenai morfologi dan kekasaran permukaan zeolit \u200b\u200bdapat diperoleh melalui pengujian menggunakan SEM (<em>Scanning Electron Microscopy<\/em>). Luas permukaan spesifik zeolit \u200b\u200bdiketahui melalui pengujian dengan N<sub>2<\/sub> Fisisorpsi menggunakan metode BET (<em>Brunauer-Emmet-Teller<\/em>), dan informasi terkait karakteristik getaran molekul zeolit diperoleh melalui pengujian FTIR (<em>Fourier Transform Infra-Red<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan hasil karakterisasi struktur, komposisi kimia, karakteristik serapan vibrasi dan rasio Si\/Al yang telah dilakukan diperoleh informasi bahwa <strong>zeolit alam Sukabumi berjenis<\/strong> <strong><em>Clinoptilolite<\/em> <\/strong>dengan derajat kristalinitas tinggi yang ditunjukkan dengan nilai FWHM dan regangan kisi kecil. Zeolit alam Sukabumi <strong>memiliki kekuatan mekanik dan ketahanan termal yang baik<\/strong>. Hal ini ditunjukkan dengan kandungan silika yang relatif tinggi dan rasio Si\/Al \u2265 4,0. Berdasarkan karaktersitik ini maka kemampuan adsorpsi zeolit alam Sukabumi dapat ditingkatkan melalui perlakuan termal. Perlakuan termal merupakan jenis aktivasi yang ramah lingkungan karena bebas dari penggunaan bahan kimia. Informasi lebih lanjut terkait hasil identifikasi zeolit alam Sukabumi dapat dibaca pada publikasi penulis di&nbsp;<em>Mater. Res. Express<\/em>&nbsp;(2017) <strong>4<\/strong>&nbsp;064002.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>[1] Mansouri N, Rikhtegar N, Panahi H A, Atabi F, Shahraki B K 2013 <em>Environ. Protec. Eng.<\/em> <strong>39<\/strong> 139<\/p>\n\n\n\n<p>[2] Yilmaz B, Ucar A, Oteyaka B, Uz V 2007 <em>Build. and Environ.<\/em> <strong>42<\/strong> 3808<\/p>\n\n\n\n<p>[3] Wibowo E, Rokhmat M, Sutisna, Murniati R, Khairurrijal, Abdullah M 2015 <em>Adv. Mater. Res.<\/em><strong> 1112<\/strong> 154<\/p>\n\n\n\n<p>[4] Elaiopoulos K, Perraki Th, Grigoropoulou E 2008 <em>Micropor. Mesopor. Mater.<\/em> <strong>112<\/strong> 441<\/p>\n\n\n\n<p>[5] Korkuna O, Leboda R, Skubiszewska-Zieba J, Vrublevs\u2019ka T, Gun\u2019ko V M, Ryczkowski J 2006 <em>Micropor. Mesopor. Mater.<\/em> <strong>87<\/strong> 143<\/p>\n\n\n\n<p>[6] Polat E, Karaca M, Demir H, Onus A N 2004 <em>J. of Fruit and Ornamental Plant Res. <\/em><strong>12<\/strong> 183<\/p>\n\n\n\n<p>[7] Wibowo E, Sutisna, Rokhmat M, Khairurrijal, Abdullah M 2016 <em>Powder Technol.<\/em> <strong>301<\/strong> 911<\/p>\n\n\n\n<p>[8] Wibowo E, Sutisna, Rokhmat M, Murniati R, Khairurrijal, Abdullah 2017 <em>Procedia Engineering<\/em> <strong>170<\/strong>, 8<\/p>\n\n\n\n<p>[9] Hou J, Yuan J, Shang R 2012 <em>Powder Technol.<\/em><strong> 226 <\/strong>222<\/p>\n\n\n\n<p>[10] Zhang X, Tang D, Jiang G 2013 <em>Adv. <\/em><em>Powder Technol.<\/em><strong> 24<\/strong> 689<\/p>\n\n\n\n<p>[11] Ma Y, Yan C, Alshameri A, Qiu X, Zhou C, Li D 2014 <em>Adv. <\/em><em>Powder Technol.<\/em><strong> 25<\/strong> 495<\/p>\n\n\n\n<p>[12] Su S, Ma H, Chun X 2016 <em>Adv. <\/em><em>Powder Technol.<\/em><strong> 27<\/strong> 139<\/p>\n\n\n\n<p>[13] Ates A 2014 <em>Powder Technol.<\/em><strong> 264<\/strong> 86<\/p>\n\n\n\n<p>[14] Pawar R R, Lalhmunsiama, Bajaj H C, and Lee, S-M 2016 <em>J. Ind. Eng. Chem.<\/em> <strong>34 <\/strong>213<\/p>\n\n\n\n<p>[15] Ates A, Akgul G 2016 <em>Powder Technol.<\/em> <strong>287<\/strong> 285<\/p>\n\n\n\n<p>[16] Che C, Glotch T D, Bish D L, Michalski J R, Xu W 2011 <em>J. Geophys. Res<\/em>. <strong>116 <\/strong>E05007<\/p>\n\n\n\n<p>[17] Shukla P R, Wang S, Ang H M, Tad\u00e9 M O 2009 <em>Adv. <\/em><em>Powder Technol.<\/em><strong> 20<\/strong> 245<\/p>\n\n\n\n<p>[18] Christidis G E, Moraetis D, Keheyan E, Akhalbedashvili L, Kekelidze N, Gevarkyan R, Yeritsyan H, Sargsyan H 2003 <em>Applied Clay Sci.<\/em> <strong>24<\/strong> 79<\/p>\n\n\n\n<p>[19] Wibowo E, Rokhmat M, Sutisna, Khairurrijal, Abdullah M 2017 <em>Desalination<\/em> <strong>409<\/strong> 146<\/p>\n\n\n\n<p>[20] Wibowo E, Rokhmat M, Sutisna,&nbsp; Khairurrijal, Abdullah M 2016 <em>Powder Technol.<\/em> <strong>301 <\/strong>44<\/p>\n\n\n\n<p>[21] Cejka J, Corma A, Zones S 2010 Zeolite and Catalysis (Synthesis, Reactions and Application), Wiley-VCH Weinheim, Germany<\/p>\n\n\n\n<p>[22] Bekkum VH, Flanigen E M, Jacobs P A 1991 Introduction to zeolite science and practice, 2<sup>nd<\/sup> revised Ed. Elsevier, Amsterdam<\/p>\n\n\n\n<p>[23] Kyziol-Komosinska J, Rosik-Dulewska C, Franus M, Antoszczyszyn-Szpicka P, Czupiol J, and Krzyzewska I 2015 <em>Pol. J. Environ. Stud.<\/em> <strong>24<\/strong> 1111 [24] Erdem E, Karapinar N, Donat R 2004 <em>J. of Colloid and Interface Sci<\/em>. <strong>280<\/strong> 309<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dr. Edy Wibowo, S.Si., M.Sc. adalah alumi Fisika UNNES angkatan 2004, Dosen S1 Teknik Fisika di Telkom University, Bandung. Bidang Risetnya adalah Fungsionalisasi Material. Email: edywibowo[a]telkomuniversity.ac.id Zeolit \u200b\u200bmerupakan material berstruktur hidrat aluminium silikat dengan luas permukaan spesifik yang tinggi sehingga memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai bahan penjerap (adsorbent) [1-3]. Heulandite, Clinoptilolite, dan Mordenite [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":6065,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[246],"tags":[1055,1057,1059,1161,1163,1165,1167,1169],"class_list":["post-6063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-mahasiswa-id","tag-fmipainovatif-id","tag-fmipareuber-id","tag-fmipaunnes-id","tag-adsorpsi-id","tag-adsorpsi-zeolit-id","tag-alumni-id","tag-zeolit-id","tag-zeolit-alam-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6063"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11706,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6063\/revisions\/11706"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}