{"id":28464,"date":"2026-10-07T01:53:28","date_gmt":"2026-10-07T01:53:28","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/?p=28464"},"modified":"2026-10-08T02:00:50","modified_gmt":"2026-10-08T02:00:50","slug":"tim-mahasiswa-fmipa-unnes-rancang-kampung-lestari-melalui-pendekatan-lintas-disiplin-untuk-mendukung-pencapaian-sdgs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/id\/2026\/10\/07\/tim-mahasiswa-fmipa-unnes-rancang-kampung-lestari-melalui-pendekatan-lintas-disiplin-untuk-mendukung-pencapaian-sdgs\/","title":{"rendered":"Tim Mahasiswa FMIPA UNNES Rancang KAMPUNG LESTARI melalui Pendekatan Lintas Disiplin untuk Mendukung Pencapaian (SDGs)."},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permukiman masa depan tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga ketahanan terhadap krisis iklim dan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Pengelolaan air, pangan, energi, data, dan partisipasi masyarakat membutuhkan pendekatan dari berbagai bidang keilmuan. Hal ini sangat krusial untuk mewujudkan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan, selaras dengan tujuan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan lintas disiplin tersebut menjadi bagian fundamental dalam pengembangan KAMPUNG LESTARI, sebuah gagasan inovatif dari lima mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang diajukan dalam PKM AMLI 2026 bidang Gagasan Futuristik Tertulis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim ini terdiri atas mahasiswa program studi Teknik Informatika, Kimia, dan Biologi yang membagi kontribusi sesuai keahlian bidang masing-masing. Syafiq Akmal Fauzan, Achmad Fauzan, dan Mohammad Kresna Anugrah Raharjo berkontribusi pada perancangan aspek teknologi informasi, tata kelola digital, dan arsitektur sistem. Putri Angellina berkontribusi pada analisis aspek kimia dalam pengolahan air dan penyimpanan energi, sedangkan Nur Alfiati berperan merancang sistem pangan sirkular dan proses biologis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gagasan KAMPUNG LESTARI mengintegrasikan empat pilar, yaitu Water Resilience, Circular Bio-System, Energy Resili &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; ence, dan Digital Governance. Seluruh sistem dirancang terhubung melalui sebuah Resource Center dengan menerapkan prinsip Zero Resource Loss. Pendekatan ekonomi sirkular ini menargetkan efisiensi pemanfaatan sumber daya alam guna mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production).&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada aspek kimia dan pengelolaan air, rancangan tersebut memisahkan aliran greywater dan blackwater. Greywater diarahkan melalui constructed wetland, elektrokoagulasi, dan disinfeksi UV sebelum digunakan kembali sebagai air olahan nonpotabel setelah memenuhi parameter mutu. Inovasi sanitasi dan efisiensi daur ulang air ini merupakan wujud dukungan langsung terhadap SDG 6 (Clean Water and Sanitation). Blackwater sendiri memiliki jalur tersendiri menuju proses anaerobik.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sistem biologis, KAMPUNG LESTARI mengintegrasikan akuaponik, pertanian vertikal, biokonversi larva Black Soldier Fly (BSF), dan pengelolaan residu organik. Pendekatan ini dirancang agar sumber daya dan hasil samping dari sistem pangan dapat dikelola kembali sesuai fungsi penggunannya, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan kawasan terhadap perubahan iklim sesuai dengan SDG 13 (Climate Action).&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada sisi teknologi informasi, jaringan Internet of Things (IoT) digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sistem. Digital Twin digunakan untuk merepresentasikan kondisi kawasan secara digital dan mendukung simulasi, sementara Artificial Intelligence (AI) ditempatkan sebagai alat bantu analisis dan rekomendasi keputusan bagi warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keterhubungan antarkomponen tersebut juga diterapkan pada sistem energi melalui skema smart microgrid. Pemanfaatan teknologi hibrida terbarukan yang didukung oleh pemantauan sensor, komunikasi data, dan pengolahan informasi menjadi fondasi untuk menyediakan energi yang andal bagi kawasan, sejalan dengan target SDG 7 (Affordable and Clean Energy).&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">KAMPUNG LESTARI disusun oleh Syafiq Akmal Fauzan, Achmad Fauzan, Mohammad Kresna Anugrah Raharjo, Putri Angellina, dan Nur Alfiati, di bawah bimbingan dosen M. Faris Al Hakim, S.Pd., M.Cs. Melalui kolaborasi komprehensif tersebut, gagasan KAMPUNG LESTARI menempatkan persoalan permukiman sebagai persoalan multidisipliner yang membutuhkan keterhubungan antara teknologi informasi, ilmu kimia, biologi, dan pengelolaan masyarakat secara berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Permukiman masa depan tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga ketahanan terhadap krisis iklim dan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Pengelolaan air, pangan, energi, data, dan partisipasi masyarakat membutuhkan pendekatan dari berbagai bidang keilmuan. Hal ini sangat krusial untuk mewujudkan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan, selaras dengan tujuan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities).&nbsp; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":28465,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[1731,1707,1694,1716,1702],"class_list":["post-28464","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs06","tag-unnessdgs07-id","tag-unnessdgs11-id","tag-unnessdgs12","tag-unnessdgs13-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28464"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28467,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28464\/revisions\/28467"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}