{"id":21908,"date":"2025-12-23T07:23:00","date_gmt":"2025-12-23T07:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/?p=21908"},"modified":"2026-09-12T07:24:58","modified_gmt":"2026-09-12T07:24:58","slug":"fmipa-unnes-perkuat-konservasi-seni-dan-budaya-melalui-pendidikan-riset-dan-aktivitas-akademik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/id\/2025\/12\/23\/fmipa-unnes-perkuat-konservasi-seni-dan-budaya-melalui-pendidikan-riset-dan-aktivitas-akademik\/","title":{"rendered":"FMIPA UNNES Perkuat Konservasi Seni dan Budaya melalui Pendidikan, Riset, dan Aktivitas Akademik"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat perannya dalam konservasi seni dan budaya sebagai bagian dari visi UNNES sebagai universitas konservasi. Melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kegiatan mahasiswa, serta program internasional, FMIPA UNNES tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga turut melindungi, mendokumentasikan, memanfaatkan, dan mewariskan seni serta pengetahuan budaya kepada generasi berikutnya. Upaya tersebut sekaligus memperkuat kontribusi FMIPA UNNES terhadap <strong>SDG 11 (Sustainable Cities and Communities)<\/strong>, khususnya dalam pelestarian warisan budaya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"975\" height=\"520\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-45.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-21916\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-45.png 975w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-45-300x160.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-45-768x410.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 975px) 100vw, 975px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menghubungkan sains dengan budaya lokal. Salah satunya melalui Pengabdian kepada Masyarakat <strong>\u201cPemberdayaan MGMP IPA Kabupaten Semarang Mengembangkan STEM-LoCal Berbasis Kearifan Lereng Ungaran untuk Literasi Sains\u201d<\/strong> yang dipimpin <strong>Dr. Ellianawati, M.Si.<\/strong>, bersama Dr. Bambang Subali, M.Pd., Dr. Pratiwi Dwijananti, M.Si., Dr. Ian Yulianti, M.Eng., dan Ridho Adi Negoro, dengan dukungan mahasiswa dan alumni Pendidikan Fisika FMIPA UNNES. Program yang menyasar <strong>40 guru IPA SMP anggota MGMP IPA Kabupaten Semarang<\/strong> tersebut mengintegrasikan etnosains dan kearifan lokal Lereng Ungaran ke dalam pembelajaran berbasis teknologi digital. Sebanyak empat bahan ajar dan empat LKPD berbasis STEM-LoCal dikembangkan dengan mengangkat konteks lokal, termasuk <strong>fisika gamelan<\/strong>, serta didukung delapan HKI dan empat <em>kit<\/em> praktikum. Kompetensi guru meningkat dari rata-rata 51,27 menjadi 91,56 dengan N-Gain 0,83. Selain mendukung SDG 4 dan SDG 9, program ini berkontribusi pada <strong>SDG 11 melalui pemanfaatan dan pewarisan pengetahuan serta kearifan lokal melalui pendidikan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya dokumentasi pengetahuan lokal juga diperkuat melalui penelitian <strong>\u201cEthnobotanical Role of Sago in Wetland Biodiversity and Resilience in the Riau Archipelago, Indonesia\u201d<\/strong> yang melibatkan dosen FMIPA UNNES <strong>Woro Sumarni dan Saiful Ridlo<\/strong> bersama <strong>Tisrin Maulina Dewi<\/strong>. Penelitian ini menggali pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sagu melalui wawancara dengan 40 informan, termasuk tokoh masyarakat, pengolah tradisional, petani, dan tokoh adat, serta observasi partisipatif. Penelitian menemukan berbagai praktik berbasis pengetahuan ekologis tradisional, seperti rotasi tanaman dan pemangkasan selektif. Dokumentasi pengetahuan tersebut menunjukkan bagaimana tradisi dan pengetahuan lokal dapat berperan dalam pengelolaan ekosistem sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya takbenda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kontribusi FMIPA terhadap pelestarian budaya juga diwujudkan melalui pengembangan <strong>Museum Mangrove berbasis Virtual Reality (VR)<\/strong> dalam penelitian Prof. Sudarmin berjudul <strong>\u201cInnovation of Integrated Inquiry Project Learning Model for Ethnoscience and Socioscientific Issues with Virtual Reality (VR) Media on the Topic of Mangroves to Realize Sustainable Environmental Literacy.\u201d<\/strong> Penelitian tersebut merekonstruksi pengetahuan ilmiah dan pengetahuan masyarakat mengenai hutan mangrove untuk disajikan dalam <strong>sembilan galeri virtual<\/strong> yang memuat pengetahuan, teknologi, manfaat, serta aspek ekologi, sosial, budaya, sains, dan teknologi mangrove. Kehadiran museum virtual ini memperluas akses terhadap pengetahuan dan artefak pengetahuan lokal melalui ruang digital, sekaligus menghubungkan konservasi lingkungan dengan pendidikan dan budaya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"975\" height=\"705\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-44.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-21915\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-44.png 975w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-44-300x217.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-44-768x555.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 975px) 100vw, 975px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain melalui riset, FMIPA UNNES menyediakan <strong>akses publik terhadap perpustakaan<\/strong>, termasuk koleksi buku dan publikasi ilmiah, sebagai bagian dari dukungan terhadap akses pengetahuan. Perpustakaan menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperoleh sumber informasi dan literatur, sehingga mendukung penyebarluasan pengetahuan ilmiah sekaligus memperkuat peran fakultas sebagai ruang pembelajaran terbuka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akses terhadap warisan budaya juga diperkenalkan kepada masyarakat internasional melalui program <strong>Natura Scienta Camp (NSC)<\/strong> yang diselenggarakan FMIPA UNNES bagi mahasiswa asing. Dalam program tersebut, peserta diajak mengenal sejumlah bangunan dan kawasan bersejarah di Kota Semarang, termasuk <strong>Gereja Blenduk dan Lawang Sewu<\/strong>, sebagai bagian dari pengenalan warisan budaya kota. Peserta internasional juga diperkenalkan pada aktivitas budaya melalui praktik <strong>ecoprint dan permainan gamelan<\/strong>, sehingga pengalaman akademik tidak hanya memperkenalkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengenal seni, tradisi, dan kreativitas lokal.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"470\" height=\"396\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-43.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-21914\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-43.png 470w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/09\/image-43-300x253.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 470px) 100vw, 470px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konservasi seni budaya juga menjadi bagian dari kehidupan akademik dan kemahasiswaan FMIPA UNNES. Berbagai seminar dan kegiatan resmi fakultas secara konsisten menghadirkan <strong>tari tradisional sebagai bagian dari pembukaan acara<\/strong>. Kegiatan mahasiswa juga turut mengintegrasikan seni dan budaya dalam berbagai agenda. FMIPA memiliki unit kegiatan mahasiswa di bidang seni yang mencakup <strong>seni musik dan seni tari<\/strong>, sementara masing-masing jurusan memiliki kegiatan seni dan budaya tersendiri, seperti <strong>Technofest di Jurusan Ilmu Komputer<\/strong> dan <strong>GESIT di lingkungan Pendidikan Sains dan Ilmu Lingkungan<\/strong>. Aktivitas tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan, mengembangkan, dan memperkenalkan seni budaya dalam lingkungan akademik. Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa konservasi seni dan budaya di FMIPA UNNES dilakukan melalui pendekatan yang beragam, mulai dari <strong>penyediaan akses pengetahuan, pengenalan warisan budaya, penyelenggaraan aktivitas seni, hingga dokumentasi dan pewarisan pengetahuan lokal melalui riset dan pendidikan<\/strong>. Melalui integrasi sains, teknologi, budaya, dan aktivitas mahasiswa, FMIPA UNNES terus memperkuat perannya sebagai bagian dari universitas konservasi sekaligus berkontribusi pada <strong>SDG 11, khususnya pelestarian warisan budaya dan penguatan komunitas yang berkelanjutan<\/strong>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat perannya dalam konservasi seni dan budaya sebagai bagian dari visi UNNES sebagai universitas konservasi. Melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kegiatan mahasiswa, serta program internasional, FMIPA UNNES tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga turut melindungi, mendokumentasikan, memanfaatkan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":21916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[1670,1686,1694],"class_list":["post-21908","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs04","tag-unnessdgs09-id","tag-unnessdgs11-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21908"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21908\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21918,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21908\/revisions\/21918"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}