{"id":21705,"date":"2026-08-26T09:29:38","date_gmt":"2026-08-26T09:29:38","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/?p=21705"},"modified":"2026-08-27T09:31:58","modified_gmt":"2026-08-27T09:31:58","slug":"fmipa-unnes-perkenalkan-sdgs-dan-nilai-nilai-antikorupsi-melalui-orientasi-kepramukaan-perguruan-tinggi-bagi-mahasiswa-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/id\/2026\/08\/26\/fmipa-unnes-perkenalkan-sdgs-dan-nilai-nilai-antikorupsi-melalui-orientasi-kepramukaan-perguruan-tinggi-bagi-mahasiswa-baru\/","title":{"rendered":"FMIPA UNNES Perkenalkan SDGs dan Nilai-Nilai Antikorupsi melalui Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi bagi Mahasiswa Baru"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Semarang, 23 Agustus 2026<\/strong> \u2014 Gugus Latih (Guslat) MIPA UKM Pramuka Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) 2026 di Aula Gedung D.1 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring tersebut diikuti oleh mahasiswa baru FMIPA dan Fakultas Kedokteran UNNES.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">OKPT 2026 merupakan bagian dari kegiatan penyambutan mahasiswa baru UNNES yang diselenggarakan oleh Gugus Depan Kota Semarang 14.111\u201314.112 berbasis Ambalan dan Racana Wijaya-Tunggawijaya. Pada tingkat fakultas, kegiatan dilaksanakan melalui Gugus Latih dan Dewan Koordinasi sebagai wadah pengenalan kehidupan kepramukaan di perguruan tinggi sekaligus pembentukan karakter mahasiswa baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini diarahkan untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan kampus yang berwawasan konservasi serta memperkuat nilai kepemimpinan, integritas, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut kemudian dikaitkan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau <em>Sustainable Development Goals<\/em> (SDGs), sehingga mahasiswa tidak hanya mengenal Pramuka sebagai kegiatan organisasi, tetapi juga memahami relevansinya dengan berbagai tantangan pembangunan masa kini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"975\" height=\"548\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-210.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-21709\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-210.png 975w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-210-300x169.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-210-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 975px) 100vw, 975px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Dekan FMIPA UNNES Prof. Dr. Edy Cahyono, M.Si., Dekan Fakultas Kedokteran UNNES Prof. Dr. dr. Mahalul Azam, M.Kes., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran dr. RR. Sri Ratna Rahayu, M.Kes., Ph.D., serta Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FMIPA Zaenal Abidin, Ph.D.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sesi materi, peserta diajak memahami keterkaitan antara <strong>Dasa Dharma Pramuka dengan SDGs<\/strong>. Pembahasan tidak berhenti pada pengenalan tujuan pembangunan berkelanjutan, tetapi diarahkan pada bagaimana nilai-nilai yang terdapat dalam Dasa Dharma dapat diterjemahkan menjadi sikap dan tindakan nyata mahasiswa dalam kehidupan akademik maupun bermasyarakat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"974\" height=\"544\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-209.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-21708\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-209.png 974w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-209-300x168.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-209-768x429.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 974px) 100vw, 974px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu fokus utama pembahasan adalah <strong>SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions<\/strong>, khususnya aspek integritas dan pencegahan korupsi. Materi mengenai sosialisasi antikorupsi bagi mahasiswa disampaikan oleh Trida Ridho Fariz, M.Sc. Peserta diperkenalkan pada pentingnya membangun budaya integritas sejak berada di lingkungan perguruan tinggi, termasuk melalui kejujuran akademik, tanggung jawab, transparansi, serta keberanian menolak berbagai bentuk penyimpangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi tersebut menekankan bahwa pendidikan antikorupsi tidak semata-mata berkaitan dengan pemahaman mengenai tindak pidana korupsi, tetapi juga dengan pembentukan karakter dan kebiasaan sehari-hari. Dalam konteks mahasiswa, integritas dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana seperti tidak melakukan plagiarisme, tidak memanipulasi data, tidak melakukan kecurangan akademik, serta menjalankan tanggung jawab organisasi secara transparan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keterkaitan dengan Dasa Dharma menjadi salah satu pendekatan penting dalam penyampaian materi. Nilai seperti <strong>\u201cCinta alam dan kasih sayang sesama manusia,\u201d \u201cPatriot yang sopan dan kesatria,\u201d \u201cPatuh dan suka bermusyawarah,\u201d serta \u201cBertanggung jawab dan dapat dipercaya\u201d<\/strong> dapat menjadi landasan karakter mahasiswa dalam mendukung pencapaian SDGs, termasuk SDG 16.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pendekatan tersebut, Pramuka ditempatkan bukan hanya sebagai aktivitas pembinaan kepemudaan, tetapi sebagai ruang pendidikan karakter yang relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi. Mahasiswa baru diharapkan mampu melihat bahwa nilai kepramukaan memiliki hubungan langsung dengan isu-isu kontemporer, mulai dari keberlanjutan lingkungan hingga tata kelola yang berintegritas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Interaksi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai hubungan antara nilai Pramuka, SDGs, dan tindakan nyata yang dapat dilakukan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Kegiatan OKPT 2026 juga dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube melalui siaran langsung yang telah tersedia. Dokumentasi kegiatan tersebut dapat diakses melalui <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/live\/IcPtKEkIt2M?si=AaZFWkUUcG8aKvMF&amp;utm_source=chatgpt.com\">YouTube OKPT 2026<\/a>, sehingga materi dan rangkaian kegiatan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran dan dokumentasi bagi mahasiswa maupun sivitas akademika UNNES. Melalui OKPT 2026, Guslat MIPA UKM Pramuka UNNES mendorong mahasiswa baru untuk menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini secara khusus mendukung pencapaian SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan nilai integritas, tanggung jawab, transparansi, dan pendidikan antikorupsi di kalangan mahasiswa. Pengenalan SDGs dan pendidikan antikorupsi sejak awal masa perkuliahan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya mahasiswa sebagai agen perubahan yang berintegritas dan berkarakter konservasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang, 23 Agustus 2026 \u2014 Gugus Latih (Guslat) MIPA UKM Pramuka Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) 2026 di Aula Gedung D.1 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring tersebut diikuti oleh mahasiswa baru FMIPA dan Fakultas Kedokteran UNNES. OKPT 2026 merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":21709,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[1698],"class_list":["post-21705","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs16-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21705"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21705\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21711,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21705\/revisions\/21711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}