{"id":21634,"date":"2026-08-09T12:45:19","date_gmt":"2026-08-09T12:45:19","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/?p=21634"},"modified":"2026-08-21T12:49:19","modified_gmt":"2026-08-21T12:49:19","slug":"unnes-perkuat-kapasitas-kelompok-pemberdayaan-dan-kesejahteraan-keluarga-melalui-pengelolaan-sampah-organik-menjadi-ecoenzim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/id\/2026\/08\/09\/unnes-perkuat-kapasitas-kelompok-pemberdayaan-dan-kesejahteraan-keluarga-melalui-pengelolaan-sampah-organik-menjadi-ecoenzim\/","title":{"rendered":"UNNES Perkuat Kapasitas Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga melalui Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Ecoenzim"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Semarang, 9 Agustus 2026<\/strong> \u2014 Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama kelompok <strong>Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)<\/strong> RT 04 RW 08, Kelurahan Genuk, Kota Semarang. Kegiatan bertema <strong>\u201cPemberdayaan Ibu-Ibu PKK RT 04 RW 08 Kelurahan Genuk melalui Inovasi Ecoenzim sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berkelanjutan\u201d<\/strong> dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan memperkenalkan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi ecoenzim melalui metode yang sederhana dan dapat diterapkan secara mandiri.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1003\" height=\"583\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-174.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-21639\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-174.png 1003w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-174-300x174.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-174-768x446.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1003px) 100vw, 1003px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini dipimpin oleh <strong>Prof. Dr. F. Widhi Mahatmanti, M.Si.<\/strong> bersama tim dosen FMIPA UNNES, yaitu <strong>Dr. Nuni Widiarti, S.Pd., M.Si., Samuel Budi Wardhana K., Ph.D., dan Dian Sri Asmorowati, M.Pd.<\/strong>, serta didukung oleh tiga mahasiswa. Kegiatan melibatkan anggota PKK sebagai mitra masyarakat dalam proses edukasi dan praktik pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga. Program dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan <strong>pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat<\/strong> dalam mengurangi sampah organik yang berpotensi menjadi beban lingkungan. Sampah rumah tangga, khususnya kulit buah dan sisa bahan organik, diperkenalkan tidak hanya sebagai material yang harus dibuang, tetapi sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan melalui proses pengolahan sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaksanaan kegiatan terdiri atas <strong>tiga sesi utama<\/strong>, yaitu edukasi pengelolaan sampah rumah tangga, pengenalan ecoenzim, dan praktik pembuatan ecoenzim. Pada sesi edukasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan prinsip dasar ecoenzim serta tahapan pembuatannya. Pada sesi praktik, peserta secara langsung mengolah <strong>kulit buah<\/strong> sebagai bahan utama ecoenzim. Bahan tersebut dipotong menjadi ukuran lebih kecil, kemudian dicampurkan dengan gula jawa atau gula aren dan air menggunakan perbandingan <strong>1:3:10<\/strong>. Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam menyiapkan bahan, mencampurkan bahan sesuai komposisi, serta memahami proses awal pembuatan ecoenzim sehingga dapat menerapkannya kembali di rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan praktik langsung menjadi bagian penting dalam kegiatan karena pengabdian tidak berhenti pada penyampaian informasi. Peserta memperoleh <strong>keterampilan praktis yang dapat direplikasi secara mandiri<\/strong>, sehingga terjadi peningkatan kapasitas dari sekadar mengetahui pentingnya pengelolaan sampah menjadi mampu melakukan salah satu bentuk pengolahan sampah organik rumah tangga. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan. Ibu-ibu PKK mengikuti tahapan praktik, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi mengenai pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga. Interaksi tersebut memperkuat proses pembelajaran masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi dan masyarakat lokal. Kegiatan ini juga berkontribusi pada <strong>praktik konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab<\/strong> dengan mendorong pemanfaatan kembali sampah organik sebelum dibuang. Pengolahan di tingkat rumah tangga dapat membantu mengurangi jumlah sampah organik yang masuk ke sistem pembuangan, sekaligus meningkatkan pemanfaatan material yang sebelumnya dianggap tidak berguna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sisi pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan <strong>literasi pengelolaan sampah, keterampilan pengolahan sampah organik, dan kemandirian dalam menerapkan praktik pengelolaan sampah di rumah<\/strong>. Pengetahuan dan keterampilan tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada anggota keluarga dan lingkungan sekitar sehingga dampak pembelajaran tidak berhenti pada peserta kegiatan. Kegiatan pengabdian ini sekaligus memperkuat peran UNNES dalam menyediakan <strong>edukasi dan peningkatan keterampilan bagi masyarakat di luar kampus<\/strong> melalui kegiatan yang bersifat aplikatif. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pembelajaran yang memberikan manfaat langsung bagi komunitas lokal.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"906\" height=\"509\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-175.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-21640\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-175.png 906w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-175-300x169.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/08\/image-175-768x431.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 906px) 100vw, 906px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan tersebut, UNNES berupaya membangun masyarakat yang lebih mampu mengelola sampah dari sumbernya dengan pendekatan sederhana, partisipatif, dan berkelanjutan. Program ini mendukung <strong>SDG 4 melalui pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat, SDG 12 melalui praktik pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab, serta SDG 17 melalui kegiatan pengabdian dan pengembangan kapasitas masyarakat lokal.<\/strong> Dari kulit buah yang semula dianggap sampah, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru untuk mengelolanya sebagai sumber daya. <strong>Perubahan kecil di tingkat rumah tangga menjadi langkah nyata menuju pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan masyarakat yang lebih berdaya.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang, 9 Agustus 2026 \u2014 Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 04 RW 08, Kelurahan Genuk, Kota Semarang. Kegiatan bertema \u201cPemberdayaan Ibu-Ibu PKK RT 04 RW 08 Kelurahan Genuk melalui Inovasi Ecoenzim sebagai Solusi Pengelolaan Sampah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":21639,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[1670,1716,1680],"class_list":["post-21634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs04","tag-unnessdgs12","tag-unnessdgs17"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21634"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21642,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21634\/revisions\/21642"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}