{"id":19409,"date":"2026-02-27T10:22:54","date_gmt":"2026-02-27T10:22:54","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/?p=19409"},"modified":"2026-02-27T10:22:56","modified_gmt":"2026-02-27T10:22:56","slug":"ormawa-hima-ipa-dan-lingkungan-fmipa-unnes-kembangkan-edible-coating-daun-cincau-dan-jahe-merah-untuk-perpanjang-masa-simpan-jambu-biji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/id\/2026\/02\/27\/ormawa-hima-ipa-dan-lingkungan-fmipa-unnes-kembangkan-edible-coating-daun-cincau-dan-jahe-merah-untuk-perpanjang-masa-simpan-jambu-biji\/","title":{"rendered":"ORMAWA HIMA IPA dan Lingkungan FMIPA UNNES Kembangkan Edible Coating Daun Cincau dan Jahe Merah untuk Perpanjang Masa Simpan Jambu Biji"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"722\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-27-at-11.15.47-722x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-19410\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-27-at-11.15.47-722x1024.jpeg 722w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-27-at-11.15.47-212x300.jpeg 212w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-27-at-11.15.47-768x1089.jpeg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-27-at-11.15.47-1083x1536.jpeg 1083w, https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-27-at-11.15.47.jpeg 1128w\" sizes=\"auto, (max-width: 722px) 100vw, 722px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Semarang \u2013 Penelitian pembuatan edible coating berbahan dasar daun cincau dengan penambahan ekstrak jahe merah dilatarbelakangi oleh keresahan di bidang pertanian, khususnya terkait kebutuhan pelapis alami untuk menjaga kualitas hasil panen buah-buahan, terutama jambu biji.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian ini dilaksanakan oleh ORMAWA HIMA IPA dan Lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan pendanaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNNES. Kegiatan riset ini didampingi oleh Bapak Amnan Haris, S.Si., M.Ling., dengan anggota tim yang terdiri atas Berlian Avicenna, Abi Manshurin, Candra Risqi Rahmandani, Nathaniela Anindya Aliyanti, dan Diani Dwi Banoantj.<\/p>\n\n\n\n<p>Edible coating merupakan lapisan tipis yang dapat dimakan dan diaplikasikan pada permukaan buah untuk menjaga kesegaran serta memperlambat proses pembusukan. Dalam konteks pertanian dan agribisnis, pelapis alami ini berperan penting dalam mempertahankan kondisi hasil pertanian agar tetap baik dan layak jual. Dengan masa simpan yang lebih panjang, potensi kerugian akibat kerusakan produk dapat ditekan sehingga berdampak positif pada pendapatan pelaku usaha pertanian.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam penelitian yang dilakukan, edible coating berbahan daun cincau yang dipadukan dengan ekstrak jahe merah menunjukkan hasil yang positif terhadap masa simpan jambu biji. Hasil tersebut membuka peluang pengembangan lebih lanjut secara lebih luas sebagai bahan dasar pembuatan edible coating berbasis sumber daya lokal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pendanaan dari LPPM UNNES dalam penelitian ini menjadi wujud nyata komitmen UNNES dalam mendukung pengembangan keilmuan mahasiswa sekaligus pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi berbasis riset.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang \u2013 Penelitian pembuatan edible coating berbahan dasar daun cincau dengan penambahan ekstrak jahe merah dilatarbelakangi oleh keresahan di bidang pertanian, khususnya terkait kebutuhan pelapis alami untuk menjaga kualitas hasil panen buah-buahan, terutama jambu biji. Penelitian ini dilaksanakan oleh ORMAWA HIMA IPA dan Lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[1710,1716],"class_list":["post-19409","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs02","tag-unnessdgs12"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19409"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19409\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19415,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19409\/revisions\/19415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/mipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}