{"id":2897,"date":"2026-09-27T20:19:22","date_gmt":"2026-09-27T13:19:22","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/?p=2897"},"modified":"2026-09-27T20:19:23","modified_gmt":"2026-09-27T13:19:23","slug":"membangun-growth-leadership-dari-supervisi-klinis-berbasis-coaching-hingga-menjadi-living-laboratory","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/2026\/09\/27\/membangun-growth-leadership-dari-supervisi-klinis-berbasis-coaching-hingga-menjadi-living-laboratory\/","title":{"rendered":"Membangun Growth Leadership: Dari Supervisi Klinis berbasis Coaching hingga menjadi Living Laboratory"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan abad ke-21 menuntut transformasi cara berpikir dan bernalar peserta didik dalam memecahkan masalah nyata. Selaras dengan hal tersebut, kebijakan kurikulum nasional, penguatan numerasi berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi fondasi krusial. Pendekatan STEM mentransformasi numerasi dari subjek abstrak menjadi alat bernalar kontekstual dan interaktif melalui proyek nyata, analisis data, serta pemecahan masalah praktis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan diakselerasi dengan merestrukturisasi pendekatan supervisi pembelajaran. Pola supervisi satu arah yang kaku diubah menjadi supervisi klinis berbasis coaching. Melalui dialog reflektif yang setara, pendampingan kelas difokuskan pada pengamatan interaksi belajar, pemetaan masalah, serta perumusan solusi mandiri oleh wali kelas. Pendekatan ini berhasil mengikis rasa takut salah dan membangun kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan numerasi serta teknologi STEM.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil coaching diperkuat melalui pilar Komunitas Belajar (Kombel) sekolah. Bekerja sama dengan pakar UNNES dan STEM Center UNNES, pelatihan berkelanjutan diselenggarakan untuk menjawab keterbatasan akses pelatihan praktis. Guru dibimbing merancang modul ajar adaptif dan pengalaman belajar yang kontekstual. Penguatan kapasitas kolektif ini mentransformasi guru dari pengajar terisolasi menjadi penggerak ekosistem yang percaya diri, kolaboratif, dan inovatif.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"738\" height=\"380\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2026\/09\/image.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2899\" style=\"aspect-ratio:1.9407894736842106;width:559px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2026\/09\/image.jpeg 738w, https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2026\/09\/image-300x154.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 738px) 100vw, 738px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak berkelanjutan dari <em>Empowered Growth Leadership<\/em> yang dilakukan oleh Anindhyta Putri Pradipta S.Pd.,M.Pd selaku kepala SD Labschook UNNES, tidak hanya membuahkan hasil pada kenaikan Rapor Pendidikan di zona hijau dan peningkatkan skor Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa, tetapi juga memposisikan SD Labschool UNNES sebagai Living Laboratory yang diakui luas.&nbsp; Keberhasilan ekosistem ini menjadikan SD Labschool UNNES sebagai destinasi benchmarking dan kolaborasi internasional, antara lain oleh: VIA University College Denmark, Persatuan Guru Besar Hulu Selangor, Malaysia, Walailak University (Thailand), Philippine Normal University (Filipina), dan Kasetsart University (Thailand). Di tingkat daerah, model kepemimpinan ini diseminasikan sebagai materi pendampingan bagi KS Mentor untuk Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) APBD Kota Semarang.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"752\" height=\"398\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2026\/09\/image-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2900\" style=\"aspect-ratio:1.8930817610062893;width:483px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2026\/09\/image-1.jpeg 752w, https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2026\/09\/image-1-300x159.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 752px) 100vw, 752px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Praktik baik ini membuktikan bahwa kunci transformasi pendidikan yang berkelanjutan berakar pada pemberdayaan manusia. Supervisi berbasis coaching yang humanis, pelatihan komunitas yang konsisten, dan penyediaan ruang eksplorasi Living Laboratory mampu melejitkan potensi guru dan murid. Ketika ekosistem sekolah bergerak bersama, sekolah tidak hanya mencetak generasi yang bernalar kritis, tetapi juga berdiri tegak sebagai pusat inspirasi pendidikan di tingkat internasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan abad ke-21 menuntut transformasi cara berpikir dan bernalar peserta didik dalam memecahkan masalah nyata. Selaras dengan hal tersebut, kebijakan kurikulum nasional, penguatan numerasi berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi fondasi krusial. Pendekatan STEM mentransformasi numerasi dari subjek abstrak menjadi alat bernalar kontekstual dan interaktif melalui proyek nyata, analisis data, serta pemecahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":2909,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[75],"class_list":["post-2897","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-sdg4"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2897"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2897\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2917,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2897\/revisions\/2917"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2897"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/lppp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}