Semarang, 6 Maret 2026—Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Pusbang PPL dan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LPPP) menyelenggarakan Sosialisasi UNNES LANTIP Internasional Tahun 2026 di Gedung LPPP UNNES. Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNNES, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt., Ketua LPPP, Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si., Sekretaris LPPP, Kepala Pusbang PPL, serta perwakilan mahasiswa dari organisasi kemahasiswaan dan perwakilan program studi.
Dalam sosialisasi tersebut, UNNES menetapkan ketentuan pelaksanaan LANTIP Internasional 2026, termasuk kuota penempatan, timeline seleksi, dan skema bantuan bagi peserta. Total kuota penempatan ditetapkan sebanyak 125 mahasiswa pada tujuh mitra universitas/sekolah di beberapa negara tujuan. Dari jumlah tersebut, 32 mahasiswa akan mendapatkan bantuan LPPP, sedangkan 93 mahasiswa lainnya dapat mengikuti program secara mandiri atau melalui dukungan fakultas.
Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si. menekankan bahwa keberhasilan program memerlukan sinergi mahasiswa, orang tua, Pusbang PPL, dan LPPP. Menurutnya, LANTIP Internasional tidak hanya menuntut kesiapan akademik, tetapi juga komitmen dan integritas, terutama dalam aspek komunikasi, penampilan, serta sikap melayani, karena peserta membawa nama baik UNNES sebagai representasi institusi di luar negeri.
Senada dengan itu, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt. menegaskan bahwa pengalaman LANTIP Internasional dapat menjadi momentum transformasi diri mahasiswa. Ia mengibaratkan prosesnya seperti kepompong dan kupu-kupu: mahasiswa ditempa melalui tahapan persiapan dan pelaksanaan hingga tampil lebih matang, percaya diri, dan kompeten di lingkungan global. Prof. Zaenuri juga menyampaikan pengalaman sukses alumni terkait student mobility yang berdampak pada penguatan jejaring akademik dan kesiapan karier. Ia menegaskan pentingnya mahasiswa yang berangkat untuk siap dengan instrumen yang mendukung penyelesaian tugas akhir, serta menargetkan agar peserta yang mengikuti LANTIP Internasional dapat lulus pada semester 7.
Ketentuan Utama: Kuota Penempatan 125 Mahasiswa
Kepala Pusbang PPL menyampaikan bahwa kuota penempatan LANTIP Internasional 2026 dialokasikan pada mitra berikut:
- Sekolah Indonesia Riyadh: 4 mahasiswa × 3 batch = 12 mahasiswa (tentatif)
- Sekolah Indonesia Cairo: 10 mahasiswa × 3 batch = 30 mahasiswa (tentatif)
- SMA Irshadiah Bagan Datoh, Malaysia: 8 mahasiswa × 4 batch = 32 mahasiswa
- Australia (Melbourne dan Canberra): 6 mahasiswa × 2 batch = 12 mahasiswa
- Walailak University: 5 mahasiswa
- Philippines Normal University: 10 mahasiswa × 3 batch = 30 mahasiswa
- Catanduanes State University, Philippines: 5 mahasiswa
Total kuota tersedia: 125 mahasiswa.
Timeline Pendaftaran hingga Pembekalan
Panitia menetapkan rangkaian jadwal kegiatan sebagai berikut:
- Pendaftaran: 11 Februari – 5 Maret 2026 (perpanjangan sampai 6 Maret 2026)
(link pendaftaran: bit.ly/lantipINTER2026) - Seleksi: 7 – 10 Maret 2026
- Pengumuman Kelolosan: 12 Maret 2026
- Pembekalan: April 2026
- Pelaksanaan: menyesuaikan jadwal masing-masing negara tujuan
Perkiraan Pelaksanaan di Negara Tujuan (Juli–September 2026)
Pelaksanaan program direncanakan mengikuti kalender di tiap mitra:
- Sekolah Indonesia Riyadh: Juli
- Sekolah Indonesia Cairo (PGTK, PGSD, BK, OR, B. Arab): Juli, Agustus, September
- SMA Irshadiah Bagan Datoh Malaysia: Juli, Agustus, September
- Australia (Melbourne dan Canberra): Juli dan September
- Walailak University: Juli
- Philippines Normal University: Juli, Agustus, September
- Catanduanes State University Philippines: Juli
Syarat Pendaftaran
Dalam sosialisasi, panitia menegaskan persyaratan pendaftar:
- Mahasiswa kependidikan semester 6
- Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang memadai
- Memiliki izin orang tua
- Surat pernyataan kesanggupan menanggung biaya bermeterai (di luar biaya dari Pusbang PPL)
- Mampu menampilkan budaya Indonesia
Skema Bantuan LPPP: 32 Mahasiswa Terbaik
Pada kegiatan ini disampaikan bahwa skema bantuan diberikan melalui mekanisme seleksi yang transparan. Hasil tes akan diperingkat berdasarkan kemampuan dan negara pilihan. Peringkat 1–32 akan mendapatkan bantuan LPPP sebesar Rp6.000.000 per mahasiswa. Sementara itu, peserta di luar 32 tetap dapat berangkat dengan biaya mandiri, atau memperoleh dukungan dari fakultas bila tersedia. Seluruh pelaksanaan tetap dikoordinasikan oleh Pusbang PPL.
Melalui sosialisasi ini, UNNES berharap proses rekrutmen berjalan tertib dan peserta memperoleh pemahaman yang utuh mengenai pilihan penempatan, jadwal, persyaratan, serta skema dukungan yang disediakan.





