Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-61 pada Kamis (12/02/2026). Kegiatan pembukaan diselenggarakan meriah di Lapangan Prof. Dirham dan Lapangan Rektorat UNNES dengan mengusung tema “UNNES Bergerak Berdampak.”
Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LPPP) UNNES tampil mencuri perhatian dengan balutan pakaian adat Dayak yang sarat makna, sebagai representasi komitmen terhadap SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action).
Dengan langkah tegap dan penuh percaya diri, barisan LPPP memasuki arena defile di Lapangan Prof. Dirham. Denting semangat dan sorak antusias penonton mengiringi kehadiran mereka. Busana hitam berhias motif etnik berwarna emas, merah, dan oranye yang dikenakan para peserta melambangkan kekuatan, keberanian, sekaligus keharmonisan dengan alam. Hiasan kepala dengan bulu khas Dayak serta ornamen tameng bergambar burung enggang mempertegas pesan pelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap kearifan lokal.
Penampilan LPPP bukan sekadar parade kostum. Setiap detail busana adat Dayak yang dikenakan menjadi simbol kuat hubungan manusia dengan alam. Suku Dayak dikenal memiliki filosofi hidup yang menjunjung tinggi keseimbangan ekosistem hutan—sebuah nilai yang selaras dengan semangat SDGs 13. Melalui konsep ini, LPPP menegaskan bahwa pendidikan profesi tidak hanya membentuk kompetensi, tetapi juga karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab terhadap masa depan bumi.
Kehadiran properti tameng dan gerak langkah yang terkoordinasi menggambarkan tekad LPPP sebagai garda terdepan dalam mengembangkan pendidikan berkelanjutan. Pendidikan profesi dipandang sebagai instrumen strategis dalam menyiapkan tenaga pendidik dan profesional yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim, mampu mengintegrasikan literasi lingkungan ke dalam pembelajaran, serta berkontribusi nyata dalam aksi mitigasi dan adaptasi iklim.
Sorak tepuk tangan semakin menggema saat tim LPPP menampilkan formasi akhir di hadapan pimpinan universitas. Penampilan tersebut menjadi simbol komitmen kolektif bahwa UNNES, melalui LPPP, bergerak tidak hanya untuk kemajuan akademik, tetapi juga untuk keberlanjutan planet.
Momentum Dies Natalis ke-61 UNNES ini menjadi panggung refleksi sekaligus afirmasi bahwa perguruan tinggi memiliki peran sentral dalam mendukung agenda global pembangunan berkelanjutan. LPPP UNNES membuktikan bahwa semangat ‘UNNES Bergerak Berdampak’ bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang diwujudkan melalui kreativitas, budaya, dan komitmen terhadap lingkungan.
Dengan balutan adat Dayak yang penuh filosofi dan semangat SDGs 13 yang menggema, LPPP UNNES menorehkan pesan kuat: pendidikan adalah kunci perubahan, dan perubahan dimulai dari kesadaran untuk menjaga bumi bersama.





