Semarang, Jumat, 6 Februari 2026 — Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LPPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si., menegaskan bahwa penguatan peran tutor sebaya merupakan bagian penting dari strategi LPPP UNNES dalam membangun ekosistem kampus yang inklusif, peduli, dan berorientasi pada pengembangan karakter mahasiswa. Tutor sebaya dipandang tidak hanya berfungsi sebagai pendamping akademik, tetapi juga sebagai agen empati, penghubung layanan, serta penggerak budaya saling mendukung di lingkungan universitas.
Menurut Ketua LPPP UNNES, mahasiswa merupakan subjek utama dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri. Melalui tutor sebaya yang terlatih dan berdaya, LPPP UNNES berupaya menghadirkan ruang aman, layanan yang humanis, serta dukungan nyata bagi mahasiswa untuk tumbuh secara akademik, sosial, dan emosional.
Sejalan dengan komitmen tersebut, LPPP UNNES menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pembekalan Tutor Sebaya dengan menghadirkan Guest Lecturer & Counseling Practitioner, Inayatul Khafidoh, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini mengusung tema “Menjadi Tutor Sebaya Berdaya, Solid Bergerak, Produktif Berdampak”.
Kegiatan diikuti oleh perwakilan Satgas PKK, BEM KM UNNES, Relawan ULD, Peer Counselor Community, serta seluruh Student Staff Pusat Layanan Bahasa, Pelatihan Pendidikan, Karier, Bimbingan Konseling, dan Disabilitas LPPP UNNES. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan kolaboratif.
Dalam penyampaian materi, Inayatul Khafidoh, S.Pd., M.Pd. menekankan bahwa tutor sebaya diharapkan mampu menjadi jembatan informasi, pendamping yang empatik, serta penggerak kepedulian sosial di lingkungan kampus.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan simbolis Student Staff Pusat Layanan Bahasa, Pelatihan Pendidikan, Karier, Bimbingan Konseling, dan Disabilitas LPPP UNNES periode 2026.
Sebagai penutup, peserta mengikuti sesi praktik pendampingan mahasiswa yang melatih komunikasi empatik, identifikasi kebutuhan, serta strategi pemberian dukungan yang tepat.
Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 4 (Quality Education), SDGs 3 (Good Health and Well-being), dan SDGs 10 (Reduced Inequalities).
Melalui kegiatan ini, LPPP UNNES menegaskan perannya sebagai pusat layanan pengembangan pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa yang inklusif dan berkelanjutan.





