{"id":7652,"date":"2023-09-26T06:53:34","date_gmt":"2023-09-26T06:53:34","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/?p=7652"},"modified":"2023-09-26T06:53:35","modified_gmt":"2023-09-26T06:53:35","slug":"tim-pkm-k-unnes-ubah-limbah-semangka-jadi-sabun-spray-antibakteri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/id\/tim-pkm-k-unnes-ubah-limbah-semangka-jadi-sabun-spray-antibakteri\/","title":{"rendered":"Tim PKM-K UNNES Ubah Limbah Semangka Jadi\u00a0Sabun\u00a0Spray\u00a0Antibakteri"},"content":{"rendered":"\n<p>Banyaknya limbah cair domestik, terutama limbah buah-buahan membuat Tim&nbsp;Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dari Universitas Negeri Semarang (UNNES)&nbsp;berkeinginan menciptakan produk dari limbah cair yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Inovasi yang dikembangkan adalah sabun&nbsp;<em>spray&nbsp;<\/em>antibakteri ramah lingkungan yang dinamai \u201cAlluris Spray\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Sabun&nbsp;antibakteri&nbsp;ini terbuat dari nanopartikel&nbsp;perak dan limbah daging putih semangka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alluris Spray&nbsp;dirancang untuk memberikan pengalaman relaksasi tubuh tanpa perlu dibilas.&nbsp;&nbsp;Penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan cara&nbsp;menyemprotkan sabun ke bagian tubuh lalu mengusapnya.&nbsp;Sangat&nbsp;cocok untuk&nbsp;semua usia dan profesi, terutama&nbsp;yang memiliki&nbsp;mobilitas tinggi dan tidak sempat&nbsp;untuk membersihkan diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya dengan Rp 20.000,- untuk 60 mL, dan Rp. 35.000,- untuk 150 mL masyarakat sudah mendapat Alluris Spray dengan pilihan varian&nbsp;original, bubble gum, dan black opium.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun dengan harga yang terjangkau, tim PKM-K optimis&nbsp;usaha ini akan mencapai titik impas (BEP) dan menghasilkan keuntungan yang signifikan. Saat ini mereka juga sedang melakukan tahapan produksi, pemasaran, penjualan dan evaluasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim yang diketuai oleh Mariha Zulfa Risana (FMIPA) dan beranggotakan Hanina Humaira (FEB), Gina Mulyani (FMIPA), serta Deby Maghfira Prameswari (FMIPA), berhasil meraih pendanaan sebesar Rp9.000.000,00 dari Kemenristekdikti.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka&nbsp;dibimbing oleh Dr. Harjono, S.Pd., M.Si.&nbsp;selaku dosen pembimbing.<\/p>\n\n\n\n<p>Harapan besar tim adalah agar inovasi mereka dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, mengatasi masalah lingkungan terkait limbah cair domestik, dan organik, serta meningkatkan keterampilan berwirausaha.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka berharap, Alluris Spray tidak hanya meraih kesuksesan hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), tetapi juga berlanjut menjadi brand yang dikenal oleh masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/unnes.ac.id\/tim-pkm-k-unnes-ubah-limbah-semangka-jadi-sabun-spray-antibakteri\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/unnes.ac.id\/tim-pkm-k-unnes-ubah-limbah-semangka-jadi-sabun-spray-antibakteri\/\">https:\/\/unnes.ac.id\/tim-pkm-k-unnes-ubah-limbah-semangka-jadi-sabun-spray-antibakteri\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyaknya limbah cair domestik, terutama limbah buah-buahan membuat Tim&nbsp;Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dari Universitas Negeri Semarang (UNNES)&nbsp;berkeinginan menciptakan produk dari limbah cair yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.&nbsp; Inovasi yang dikembangkan adalah sabun&nbsp;spray&nbsp;antibakteri ramah lingkungan yang dinamai \u201cAlluris Spray\u201d. Sabun&nbsp;antibakteri&nbsp;ini terbuat dari nanopartikel&nbsp;perak dan limbah daging putih semangka.&nbsp; Alluris Spray&nbsp;dirancang untuk memberikan pengalaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":7654,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[96],"tags":[110,114],"class_list":["post-7652","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-pendidikan-konservasi","tag-teknologi-dan-inovasi-konservasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7652","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7652"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7652\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7655,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7652\/revisions\/7655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7652"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7652"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7652"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}