{"id":4058,"date":"2021-08-09T21:38:17","date_gmt":"2021-08-09T14:38:17","guid":{"rendered":"http:\/\/konservasi.unnes.ac.id\/?p=4058"},"modified":"2023-05-23T07:02:39","modified_gmt":"2023-05-23T07:02:39","slug":"penanaman-mahasiswa-baru-2021-unnes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/id\/penanaman-mahasiswa-baru-2021-unnes\/","title":{"rendered":"Penanaman Mahasiswa Baru 2021 UNNES"},"content":{"rendered":"<p>Penanaman Pohon Mahasiswa Baru (MABA) Tahun 2021<\/p>\n<p>\u201cUNNES Menanam untuk Bumi\u201d<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/konservasi.unnes.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/WP-Poster-POINTS-penanaman-PKKMB-2021-unnes.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-4062 size-large\" src=\"http:\/\/konservasi.unnes.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/WP-Poster-POINTS-penanaman-PKKMB-2021-unnes-726x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"726\" height=\"1024\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Ketentuan:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Setiap mahasiswa baru tahun 2021 diwajibkan melakukan penanaman pohon.<\/li>\n<li>penanaman pohon dilakukan dilokasi terdekat mahasiswa berada<\/li>\n<li>Jenis pohon yang ditanam adalah tanaman berkayu dan <em>perennial<\/em> (tahunan), Contoh tanaman berkayu antara lain mangga, rambutan, durian, sengon, mahoni, kepel, cendana, tababuya, trembesi, angsana dan sejenisnya.<\/li>\n<li>Pohon yang ditanam memiliki ketinggian minimal 100 cm dan bebas hama penyakit dengan lubang tanam minimal 50x50x50 cm.<\/li>\n<li>Tanaman diberi label berisi identitas: nama mahasiswa, nama tanaman, tanggal penanaman. Label dipilih dari bahan yang tahan air dan dipasang dengan cara diikat pada batang tanaman, bukan dipaku\/staples. (contoh foto saat dileaflet)<\/li>\n<li>Setelah melakukan penanaman, mahasiswa mendokumentasikan dalam bentuk foto <em>selfie<\/em> dengan ketentuan sebagai berikut.<\/li>\n<li>Mengaktifkan lokasi GPS pada handphone masing-masing<\/li>\n<li>Mengambil foto yang memuat gambar mahasiswa, tanaman, dan label.<\/li>\n<li>Mengikuti panduan siomon dan mengunggah melalui <strong><a href=\"http:\/\/siomon.unnes.ac.id\/\">http:\/\/siomon.unnes.ac.id\/\u00a0<\/a><\/strong><\/li>\n<li>Mahasiswa memiliki kewajiban merawat pohon yang telah ditanam dan melaporkannya secara rutin 6 bulan sekali di siomon.<\/li>\n<li>Mahasiswa wajib menyebarluaskan kegiatan penanaman pohonnya melalui media sosial dengan menggunakan twibbon <a href=\"https:\/\/twb.nz\/menanam-pohon-pkkmb2021\">https:\/\/twb.nz\/menanam-pohon-pkkmb2021<\/a> dengan tagar #unnesmenanamuntukbumi #unnes #pkkmb2021. Mention ke @unnes_semarang dan @igbangvasi (instagram); @unneskonservasi (twitter); universitas negeri semarang (facebook).<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Waktu Pelaksanaan<\/p>\n<p>Penanaman : 22 Agustus \u2013 8 September 2021<\/p>\n<p>Upload ke siomon dan media sosial, sesuai dengan jadwal berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Tanggal 22-23 Agustus 2021 : MABA FIP<\/li>\n<li>Tanggal 24-25 Agustus 2021 : MABA FBS<\/li>\n<li>Tanggal 26-27 Agustus 2021 : MABA FIS<\/li>\n<li>Tanggal 28-29 Agustus 2021 : MABA FMIPA<\/li>\n<li>Tanggal 30-31 Agustus 2021 : MABA FT<\/li>\n<li>Tanggal 1-2 September 2021 : MABA FIK<\/li>\n<li>Tanggal 3-4 September 2021 : MABA FE<\/li>\n<li>Tanggal 5-6 September 2021 : MABA FH<\/li>\n<li>Tanggal 7-8 September 2021 : MABA PPS<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Panduan SIOMON download disini &gt;&gt;\u00a0<\/strong><strong><a href=\"http:\/\/konservasi.unnes.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Panduan-SIOMON-4.pdf\">Panduan SIOMON-4<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penanaman Pohon Mahasiswa Baru (MABA) Tahun 2021 \u201cUNNES Menanam untuk Bumi\u201d Ketentuan: Setiap mahasiswa baru tahun 2021 diwajibkan melakukan penanaman pohon. penanaman pohon dilakukan dilokasi terdekat mahasiswa berada Jenis pohon yang ditanam adalah tanaman berkayu dan perennial (tahunan), Contoh tanaman berkayu antara lain mangga, rambutan, durian, sengon, mahoni, kepel, cendana, tababuya, trembesi, angsana dan sejenisnya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-4058","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tidak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4058","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4058"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4058\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6971,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4058\/revisions\/6971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4058"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4058"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/konservasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4058"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}