{"id":5651,"date":"2018-06-26T08:54:37","date_gmt":"2018-06-26T01:54:37","guid":{"rendered":"http:\/\/ft.unnes.ac.id\/?p=5651"},"modified":"2018-06-26T08:54:37","modified_gmt":"2018-06-26T01:54:37","slug":"tingkatkan-minat-anak-mengaji-mahasiswa-ft-unnes-buat-aplikasi-belajar-al-quran-berbasis-augmented-reality","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/2018\/06\/26\/tingkatkan-minat-anak-mengaji-mahasiswa-ft-unnes-buat-aplikasi-belajar-al-quran-berbasis-augmented-reality\/","title":{"rendered":"Tingkatkan Minat Anak Mengaji, Mahasiswa FT UNNES Buat Aplikasi Belajar Al-quran berbasis Augmented Reality."},"content":{"rendered":"<p>Membaca Al-Quran merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi kaum muslimin. Dalam membacanya diperlukan ilmu dan pemahaman agar makna yang terkandung tidak salah tafsir. Pembelajaran Al-Quran sendiri perlu ditanamkan dari kecil agar dapat seterusnya menjadi pondasi untuk menjalani kehidupan. Namun saat ini, serangan <em>gadget<\/em> pada anak-anak mengakibatkan minat anak untuk belajar Al-Quran semakin berkurang. Untuk itulah, Mahasiswa Tim PKM Pengabdian Masyarakat UNNES yang diketuai Diah Novianti membuat aplikasi pembelajaran Al-Quran yang interaktif dan menyenangkan.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/ft.unnes.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/IMG_2426.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5653\" src=\"http:\/\/ft.unnes.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/IMG_2426.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1000\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/06\/IMG_2426.jpg 1500w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/06\/IMG_2426-300x200.jpg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/06\/IMG_2426-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/06\/IMG_2426-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Aplikasi yang diberi nama E-Qra ini merupakan media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang dapat menarik minat siswa untuk kembali belajar Al-Quran dengan bantuan <em>gadget<\/em>. Aplikasi E-Qra berisi materi huruf hijaiyah, tajwid, waqaf, makhraj dan tanda baca Al-Quran berbasis Augmented Reality. Teknologi AR (<em>Augemented Reality<\/em>) memiliki kelebihan dalam representasi objek 3D yang menarik dan terlihat nyata secara <em>real time<\/em> dengan melibatkan interaksi pengguna serta penggunaan audio yang semakin memudahkan pengguna dalam memahami materi. Aplikasi ini juga menyajikan permainan yang mengasah kemampuan anak dalam pembelajaran Al-Quran yakni soal multipilihan dan <em>game puzzle<\/em>.<\/p>\n<p>Dalam implementasinya di TPQ Istiqomah, Sekaran Gunungpati Kota Semarang, aplikasi ini dinilai mampu meningkatkan minat anak dalam belajar Al-Quran serta kemampuan pemahaman materi dengan cara yang menyenangkan. Menurut Suyono, selaku pembina TPQ Istiqomah, aplikasi ini sangat membantu dalam proses pembelajaran yang dilakukan di TPQ, karena anak-anak dapat bermain <em>gadget<\/em> secara positif dan memudahkan pemahaman terhadap materi ajar. Aplikasi ini juga membantu guru dan orang tua dalam pengalihan penggunaan <em>gadget<\/em> oleh anak-anak kearah yang lebih baik.<\/p>\n<p>Dengan terciptanya aplikasi ini serta dukungan masyarakat serta dosen dan pengajar TPQ diharapkan dapat membantu bukan saja anak-anak di TPQ tapi juga seluruh kalangan warga yang membutuhkan media pembelajaran Al-Quran.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membaca Al-Quran merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi kaum muslimin. Dalam membacanya diperlukan ilmu dan pemahaman agar makna yang terkandung tidak salah tafsir. Pembelajaran Al-Quran sendiri perlu ditanamkan dari kecil agar dapat seterusnya menjadi pondasi untuk menjalani kehidupan. Namun saat ini, serangan gadget pada anak-anak mengakibatkan minat anak untuk belajar Al-Quran semakin berkurang. Untuk itulah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":16013,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[12,18],"tags":[],"class_list":["post-5651","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakultas-teknik","category-jurusan-teknik-elektro"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5651","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5651"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5651\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16013"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5651"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5651"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5651"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}