{"id":26255,"date":"2026-09-10T01:49:00","date_gmt":"2026-09-10T01:49:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/?p=26255"},"modified":"2026-09-10T01:49:00","modified_gmt":"2026-09-10T01:49:00","slug":"grainloka-mengangkat-potensi-biji-lokal-indonesia-menjadi-inovasi-pangan-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/id\/2026\/09\/10\/grainloka-mengangkat-potensi-biji-lokal-indonesia-menjadi-inovasi-pangan-modern\/","title":{"rendered":"Grainloka: Mengangkat Potensi Biji Lokal Indonesia Menjadi Inovasi Pangan Modern"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Grainloka: Inovasi Pangan Lokal Berbasis Biji-Bijian Nusantara<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia memiliki kekayaan sumber daya pangan yang sangat beragam, termasuk berbagai jenis biji-bijian lokal yang memiliki potensi besar sebagai sumber pangan bernilai gizi tinggi. Namun, beberapa komoditas tersebut masih banyak dimanfaatkan secara terbatas dalam bentuk pangan tradisional sehingga nilai tambah ekonominya belum berkembang secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat mendorong kebutuhan terhadap produk pangan yang praktis, bergizi, dan mudah dikonsumsi. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan inovasi pangan berbasis bahan lokal Indonesia yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), dikembangkan Grainloka, yaitu inovasi granola fungsional berbasis biji-bijian lokal Indonesia sebagai alternatif pangan sehat dan berkelanjutan. Grainloka mengusung konsep Seri Lumbung Jawa, yaitu mengangkat kembali kearifan pangan nusantara melalui pengolahan bahan lokal menjadi produk modern bernilai tambah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"770\" height=\"770\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-3.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-26256\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-3.jpeg 770w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-3-300x300.jpeg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-3-150x150.jpeg 150w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-3-768x768.jpeg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-3-500x500.jpeg 500w\" sizes=\"auto, (max-width: 770px) 100vw, 770px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Grainloka menghadirkan granola berbasis biji lokal Indonesia dengan konsep pangan modern dan praktis (Sumber: Dokumen Pribadi)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mengolah Kekayaan Pangan Lokal Menjadi Produk Bernilai Tambah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Grainloka memanfaatkan berbagai komoditas lokal seperti sorgum, jali-jali, jewawut, kacang tholo, kacang gude, kacang mete, serta biji nangka sebagai bahan utama. Pemilihan bahan tersebut didasarkan pada potensi kandungan nutrisi serta ketersediaannya sebagai sumber pangan lokal Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sorgum dipilih karena memiliki kandungan serat dan protein yang baik, sementara jali-jali dan jewawut berperan sebagai sumber karbohidrat kompleks, serat, protein, mineral, serta senyawa bioaktif. Kombinasi kacang lokal seperti kacang tholo dan kacang gude juga memberikan kontribusi sebagai sumber protein nabati dalam formulasi produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pengolahan menjadi granola, bahan pangan lokal yang sebelumnya belum banyak dikembangkan dalam produk modern dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus lebih mudah diterima oleh konsumen masa kini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"770\" height=\"770\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-26257\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-1.jpeg 770w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-1-300x300.jpeg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-1-150x150.jpeg 150w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-1-768x768.jpeg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/PKM-K-Grainloka-1-500x500.jpeg 500w\" sizes=\"auto, (max-width: 770px) 100vw, 770px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Berbagai biji-bijian lokal menjadi dasar pengembangan Grainloka sebagai inovasi pangan fungsional (Sumber: Dokumen Pribadi)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kontribusi Grainloka terhadap SDG 2: Zero Hunger<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembangan Grainloka memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger yang berfokus pada ketahanan pangan dan pengembangan sistem pangan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pemanfaatan biji-bijian lokal Indonesia, Grainloka mendukung diversifikasi pangan dengan menghadirkan alternatif sumber pangan yang tidak hanya praktis, tetapi juga memiliki nilai gizi. Pemanfaatan komoditas seperti sorgum, jewawut, jali-jali, dan kacang lokal menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya pangan Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain menyediakan alternatif pangan sehat, inovasi ini juga mendukung pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Dengan mengembangkan bahan pangan yang tersedia di Indonesia menjadi produk modern, Grainloka berkontribusi dalam memperkuat kemandirian pangan serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan impor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Inovasi Teknologi Pangan dalam Pengembangan Grainloka<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembangan Grainloka dilakukan melalui tahapan pengolahan pangan mulai dari seleksi bahan baku, pencucian, perlakuan awal bahan, pengeringan, pencampuran formulasi, pemanggangan, hingga pengemasan. Proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan granola dengan kualitas yang baik serta mempertahankan karakteristik bahan lokal yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produk Grainloka dikembangkan dalam tiga varian rasa, yaitu Vanila, Coklat, dan Pisang, serta dikemas menggunakan standing pouch untuk menjaga mutu dan kerenyahan produk.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"484\" height=\"484\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/Proses-Grainloka.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-26258\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/Proses-Grainloka.jpg 484w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/Proses-Grainloka-300x300.jpg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/09\/Proses-Grainloka-150x150.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 484px) 100vw, 484px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Proses pengembangan Grainloka melalui penerapan teknologi pengolahan pangan di lingkungan akademik (Sumber: Dokumen Pribadi)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Dari Inovasi Mahasiswa Menuju Dampak bagi Masyarakat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Grainloka menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan kreativitas mahasiswa dalam menciptakan solusi berbasis potensi lokal. Melalui PKM-K, pengembangan produk tidak hanya mencakup aspek produksi, tetapi juga mencakup pemasaran, manajemen usaha, dan pengembangan strategi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produk ini ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif pangan sehat dan praktis, khususnya kelompok usia produktif seperti mahasiswa, pekerja muda, dan keluarga urban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui inovasi Grainloka, mahasiswa berupaya menunjukkan bahwa pangan lokal Indonesia memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk modern yang kompetitif, mendukung ketahanan pangan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Grainloka: Inovasi Pangan Lokal Berbasis Biji-Bijian Nusantara Indonesia memiliki kekayaan sumber daya pangan yang sangat beragam, termasuk berbagai jenis biji-bijian lokal yang memiliki potensi besar sebagai sumber pangan bernilai gizi tinggi. Namun, beberapa komoditas tersebut masih banyak dimanfaatkan secara terbatas dalam bentuk pangan tradisional sehingga nilai tambah ekonominya belum berkembang secara optimal. Di sisi lain, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":26259,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[99],"tags":[],"class_list":["post-26255","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakultas-teknik-ina"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26255"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26261,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26255\/revisions\/26261"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/ft\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}