Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali memperkuat kerja sama internasional melalui program Outbound Student Mobility dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Program ini melibatkan 20 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Tata Busana dan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Fakultas Teknik UNNES. Adapun program ini juga termasuk aksi nyata dari SDG 4 (Quality Education).
Program student mobility ini akan berlangsung selama satu semester dengan skema hybrid yang memadukan kegiatan pembelajaran daring dan interaksi akademik dengan mitra di UPSI. Kegiatan ini dijadwalkan mulai pada 30 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UNNES akan mengikuti berbagai kegiatan akademik yang diselenggarakan oleh Department of Hospitality and Consumer Science, Fakulti Teknikal dan Vokasional (FTV), Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan akademik internasional serta memperluas wawasan global yang relevan dengan bidang tata busana dan kesejahteraan keluarga.
Selama mengikuti program ini, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, antara lain perkuliahan, diskusi ilmiah, serta kolaborasi pembelajaran dengan dosen dan mahasiswa UPSI. Skema hybrid yang diterapkan memungkinkan mahasiswa untuk tetap mengikuti kegiatan akademik secara fleksibel sekaligus tetap memperoleh pengalaman interaksi internasional.
Program outbound student mobility ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan yang terus dikembangkan oleh Fakultas Teknik UNNES melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi mitra di luar negeri. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi akademik, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kesiapan menghadapi tantangan global di bidang pendidikan dan industri kreatif.
Kerja sama antara Fakultas Teknik UNNES dan Fakulti Teknikal dan Vokasional (FTV) UPSI ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik antara kedua institusi serta membuka peluang kolaborasi lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan di masa mendatang.




