{"id":9538,"date":"2026-07-15T08:27:03","date_gmt":"2026-07-15T08:27:03","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/?p=9538"},"modified":"2026-08-24T08:33:37","modified_gmt":"2026-08-24T08:33:37","slug":"dashat-bekali-ibu-di-sambongwangan-dengan-pengetahuan-pemberian-makan-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/dashat-bekali-ibu-di-sambongwangan-dengan-pengetahuan-pemberian-makan-anak\/","title":{"rendered":"DASHAT Bekali Ibu di Sambongwangan dengan Pengetahuan Pemberian Makan Anak"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SAMbONGWANGAN \u2014 Pemenuhan gizi pada masa awal kehidupan menjadi salah satu kunci untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting. Pengetahuan mengenai pemberian makan sesuai usia diperkuat melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Desa Sambongwangan, dengan sasaran ibu hamil serta ibu yang memiliki bayi dan balita.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG-20260727-WA0038-1-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9539\" style=\"width:341px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG-20260727-WA0038-1-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG-20260727-WA0038-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG-20260727-WA0038-1-768x576.jpg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG-20260727-WA0038-1-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG-20260727-WA0038-1-2048x1536.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peserta diperkenalkan pada kebutuhan makanan anak berdasarkan tahapan usia, mulai dari 6\u20138 bulan, 9\u201311 bulan, 12\u201323 bulan, hingga 2\u20135 tahun. Edukasi mencakup kebutuhan zat gizi, porsi, serta tekstur makanan yang sesuai dengan perkembangan anak. Materi kemudian diterjemahkan dalam demonstrasi memasak sehingga peserta tidak hanya memahami prinsip pemberian makan, tetapi juga memperoleh gambaran menu yang dapat diterapkan di rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelajaran semakin diperkuat melalui praktik memasak bersama yang melibatkan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), kader DASHAT, dan ibu balita. Peserta berkesempatan mempraktikkan langsung cara menyiapkan makanan bergizi sesuai kelompok usia anak. Pendekatan berbasis praktik ini penting karena keberhasilan pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada pengetahuan, tetapi juga pada kemampuan keluarga menerapkannya dalam pola makan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya tersebut mendukung <strong>SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)<\/strong>, khususnya melalui peningkatan pengetahuan gizi ibu, praktik pemberian makan yang tepat, dan pencegahan stunting. Edukasi mengenai pemenuhan gizi pada masa bayi dan balita juga menjadi bagian dari investasi kesehatan jangka panjang untuk memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal. #UNNESSDGs03<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMbONGWANGAN \u2014 Pemenuhan gizi pada masa awal kehidupan menjadi salah satu kunci untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting. Pengetahuan mengenai pemberian makan sesuai usia diperkuat melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Desa Sambongwangan, dengan sasaran ibu hamil serta ibu yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":9539,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[39],"class_list":["post-9538","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs03"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9538"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9538\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9541,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9538\/revisions\/9541"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}