{"id":9533,"date":"2026-07-22T08:22:18","date_gmt":"2026-07-22T08:22:18","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/?p=9533"},"modified":"2026-08-24T08:27:00","modified_gmt":"2026-08-24T08:27:00","slug":"edugames-screen-time-ajak-anak-bijak-menggunakan-gawai-dan-menjaga-kesehatan-mata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/edugames-screen-time-ajak-anak-bijak-menggunakan-gawai-dan-menjaga-kesehatan-mata\/","title":{"rendered":"Edugames Screen Time Ajak Anak Bijak Menggunakan Gawai dan Menjaga Kesehatan Mata"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PENDEM \u2014 Layar gawai telah menjadi bagian dari keseharian anak, tetapi penggunaannya perlu diimbangi dengan kebiasaan yang menjaga kesehatan mata dan kualitas istirahat. Pesan tersebut dikemas mahasiswa GIAT 16 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui program <em>Edugames Screen Time<\/em> di Desa Pendem, 1 Juli 2026. Edukasi yang dikombinasikan dengan permainan itu menyasar anak usia sekolah dasar agar kebiasaan menggunakan gawai secara bijak dapat terbentuk sejak dini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak-anak diperkenalkan pada sejumlah kebiasaan sederhana, mulai dari menjaga jarak pandang saat menatap layar, membatasi durasi penggunaan gawai, menghindari penggunaan gawai pada malam hari, hingga memenuhi kebutuhan nutrisi yang mendukung kesehatan mata. Penggunaan layar menjelang tidur juga dikenalkan sebagai salah satu kebiasaan yang perlu dihindari karena dapat mengganggu pola tidur dan berdampak pada konsentrasi anak saat belajar keesokan harinya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"576\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/20260701_170723_lmc_8.4-1-576x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9534\" style=\"aspect-ratio:0.5622666373819459;width:367px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/20260701_170723_lmc_8.4-1-576x1024.jpg 576w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/20260701_170723_lmc_8.4-1-169x300.jpg 169w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/20260701_170723_lmc_8.4-1-768x1366.jpg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/20260701_170723_lmc_8.4-1-864x1536.jpg 864w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/20260701_170723_lmc_8.4-1-1151x2048.jpg 1151w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/20260701_170723_lmc_8.4-1-scaled.jpg 1439w\" sizes=\"auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Edukasi kemudian diterjemahkan ke dalam aktivitas kreatif melalui pembuatan gantungan kunci dari <em>pipe cleaner<\/em>. Selain menjadi permainan yang menyenangkan, aktivitas tersebut melatih koordinasi mata dan tangan, ketelitian, serta motorik halus anak. Pendekatan semacam ini membuat pesan kesehatan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi hadir melalui pengalaman yang dapat dilakukan anak dalam aktivitas sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebiasaan menjaga kesehatan mata dan mengelola penggunaan gawai sejak usia dini turut mendukung <strong>SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)<\/strong>, terutama melalui upaya promotif dan preventif terhadap kesehatan anak. Edukasi yang mendorong anak memahami kebiasaan sehat sekaligus mengembangkan keterampilan belajar dan kreativitas juga berkaitan dengan <strong>SDGs 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)<\/strong>. #UNNESSDGs03 #UNNESSDGs04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENDEM \u2014 Layar gawai telah menjadi bagian dari keseharian anak, tetapi penggunaannya perlu diimbangi dengan kebiasaan yang menjaga kesehatan mata dan kualitas istirahat. Pesan tersebut dikemas mahasiswa GIAT 16 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui program Edugames Screen Time di Desa Pendem, 1 Juli 2026. Edukasi yang dikombinasikan dengan permainan itu menyasar anak usia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":9535,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[39,45],"class_list":["post-9533","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs03","tag-unnessdgs04"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9533","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9533"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9533\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9537,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9533\/revisions\/9537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9533"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9533"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9533"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}