{"id":9517,"date":"2026-07-22T07:55:09","date_gmt":"2026-07-22T07:55:09","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/?p=9517"},"modified":"2026-08-24T08:12:45","modified_gmt":"2026-08-24T08:12:45","slug":"dashat-dorong-pemanfaatan-pangan-lokal-untuk-cegah-stunting-di-grobogan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/dashat-dorong-pemanfaatan-pangan-lokal-untuk-cegah-stunting-di-grobogan\/","title":{"rendered":"DASHAT Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting di Grobogan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya mencegah stunting di tingkat keluarga tidak berhenti pada pemenuhan makanan, tetapi juga pada kemampuan orang tua memilih, mengolah, dan menyajikan pangan bergizi. Di Desa Ngaraparap, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendorong ibu balita dan ibu hamil memahami kembali prinsip <em>Isi Piringku<\/em> serta pemanfaatan pangan lokal melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) pada Juli 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Edukasi tersebut menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan stunting. Peserta diajak mengenali penyebab dan dampak stunting, menyusun menu bergizi seimbang, hingga mempraktikkan pemorsian makanan sesuai kebutuhan balita. Demonstrasi pengolahan menu dan pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi pendekatan agar pengetahuan gizi lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG_2707-1-768x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9518\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG_2707-1-768x1024.jpg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG_2707-1-225x300.jpg 225w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG_2707-1-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG_2707-1-1536x2048.jpg 1536w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG_2707-1-600x800.jpg 600w, https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-content\/uploads\/sites\/46\/2026\/08\/IMG_2707-1-scaled.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persoalan stunting juga berkaitan dengan kualitas konsumsi pangan dan pengetahuan keluarga mengenai gizi. Karena itu, penguatan kapasitas ibu hamil dan ibu balita menjadi langkah strategis untuk membangun kebiasaan makan sehat sejak dini. Pendekatan edukasi yang lebih interaktif juga dinilai penting agar pesan mengenai gizi tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan berkembang menjadi praktik keluarga yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inisiatif tersebut selaras dengan <strong>SDGs 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)<\/strong>, khususnya target peningkatan kualitas gizi dan pengurangan masalah kekurangan gizi. Upaya ini juga berkaitan dengan <strong>SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)<\/strong> melalui pencegahan masalah kesehatan sejak masa kehamilan dan balita, serta <strong>SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab<\/strong>, melalui pemanfaatan pangan lokal secara lebih optimal. #UNNESSDGs02<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Upaya mencegah stunting di tingkat keluarga tidak berhenti pada pemenuhan makanan, tetapi juga pada kemampuan orang tua memilih, mengolah, dan menyajikan pangan bergizi. Di Desa Ngaraparap, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendorong ibu balita dan ibu hamil memahami kembali prinsip Isi Piringku serta pemanfaatan pangan lokal melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":9519,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[61,39,57],"class_list":["post-9517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs02","tag-unnessdgs03","tag-unnessdgs12"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9517"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9517\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9524,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9517\/revisions\/9524"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}