{"id":21402,"date":"2026-10-28T15:57:44","date_gmt":"2026-10-28T08:57:44","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/?p=21402"},"modified":"2026-10-28T15:57:45","modified_gmt":"2026-10-28T08:57:45","slug":"peringati-sumpah-pemuda-mahasiswa-fisip-ikuti-upacara-dari-ruang-kelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/id\/2026\/10\/28\/peringati-sumpah-pemuda-mahasiswa-fisip-ikuti-upacara-dari-ruang-kelas\/","title":{"rendered":"Peringati Sumpah Pemuda, Mahasiswa FISIP  Ikuti Upacara dari Ruang Kelas"},"content":{"rendered":"\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (28\/10\/2026), berlangsung dengan cara berbeda. Sejumlah mahasiswa mengikuti upacara peringatan dari dalam ruang kelas di sela-sela kegiatan perkuliahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski tidak berlangsung di lapangan terbuka, suasana khidmat tetap terasa ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan. Mahasiswa berdiri tegak dan menyanyikan lagu kebangsaan secara bersama-sama. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan ikrar Sumpah Pemuda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan akademik. Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya dimaknai melalui seremoni, tetapi juga melalui pemahaman mahasiswa terhadap arti persatuan, identitas nasional, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dosen pengampu mata kuliah, Rudi Salam, mengatakan, makna Sumpah Pemuda tidak bergantung pada tempat upacara dilaksanakan, melainkan pada bagaimana generasi muda memahami dan mengamalkan nilai-nilai persatuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cUpacara di dalam kelas ini membuktikan bahwa ruang kelas bukan penghalang bagi kita untuk menghormati jasa para pahlawan. Semangat persatuan tumpah darah, bangsa, dan bahasa Indonesia harus tetap menyala di dada setiap mahasiswa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Rudi, ruang kelas dapat menjadi tempat untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan sekaligus merefleksikan kembali arti perjuangan pemuda dalam perjalanan sejarah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah seorang mahasiswa FISIP UNNES, Zahri Abdul Karim, mengaku bangga dapat mengikuti peringatan Sumpah Pemuda di tengah jadwal perkuliahan. Baginya, pelaksanaan kegiatan di dalam kelas tidak mengurangi makna peringatan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMeskipun tidak di lapangan terbuka, aura khidmatnya tetap sangat terasa. Saat membaca ikrar Sumpah Pemuda bersama teman-teman sekelas, rasanya seperti diingatkan kembali tentang tanggung jawab besar kita sebagai agen perubahan untuk bangsa ini,\u201d kata Zahri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi refleksi sejarah Sumpah Pemuda yang dipandu oleh dosen pengampu. Diskusi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan peristiwa sejarah dengan tantangan generasi muda pada masa kini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan tersebut, peringatan Sumpah Pemuda di lingkungan FISIP UNNES tidak berhenti pada penghormatan terhadap sejarah. Mahasiswa juga diajak memahami bahwa semangat persatuan yang dirintis para pemuda pada 1928 tetap relevan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tengah dinamika kehidupan kampus, nilai-nilai Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab kebangsaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (28\/10\/2026), berlangsung dengan cara berbeda. Sejumlah mahasiswa mengikuti upacara peringatan dari dalam ruang kelas di sela-sela kegiatan perkuliahan. Meski tidak berlangsung di lapangan terbuka, suasana khidmat tetap terasa ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan. Mahasiswa berdiri tegak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":21403,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-21402","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21402"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21402\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21406,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21402\/revisions\/21406"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21403"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}