{"id":21368,"date":"2026-10-21T19:02:17","date_gmt":"2026-10-21T12:02:17","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/?p=21368"},"modified":"2026-10-21T19:02:18","modified_gmt":"2026-10-21T12:02:18","slug":"fisip-unnes-dan-upsi-malaysia-jajaki-kolaborasi-riset-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/id\/2026\/10\/21\/fisip-unnes-dan-upsi-malaysia-jajaki-kolaborasi-riset-internasional\/","title":{"rendered":"FISIP UNNES dan UPSI Malaysia Jajaki Kolaborasi Riset Internasional"},"content":{"rendered":"\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan delegasi Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, dalam program <em>UPSI\u2013UNNES Student Mobility 2026<\/em>, Selasa (20\/10\/2026). Kunjungan yang berlangsung di Kampus UNNES, Sekaran, Gunungpati, Semarang, ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama akademik, penelitian kolaboratif, publikasi internasional, dan mobilitas mahasiswa kedua perguruan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dekan FISIP UNNES, Prof. Arif Purnomo, menyambut rombongan dosen dan mahasiswa UPSI di lingkungan FISIP UNNES. Program ini diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNNES bersama <em>Department of Communication and Media, Faculty of Languages and Communication<\/em>, UPSI, Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pertemuan tersebut, Wakil Dekan I FISIP UNNES, Fadly Husain, menyampaikan bahwa kerja sama internasional membuka peluang bagi dosen untuk mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara kolaboratif. Menurutnya, kerja sama semacam ini perlu diarahkan pada program yang berkelanjutan dan menghasilkan luaran akademik yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, kedua institusi dapat menjajaki skema <em>matching grant<\/em> untuk mendukung pendanaan penelitian bersama. \u201cKerja sama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat dikembangkan pada tahun mendatang. Kami membuka peluang bagi para dosen untuk melakukan penelitian kolaboratif, termasuk melalui skema <em>matching grant<\/em>,\u201d ujar Fadly.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Senior Lecturer <em>Department of Communication and Media<\/em> UPSI, Serina Yusuf, menyampaikan bahwa kunjungan ke UNNES tidak hanya berorientasi pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga diarahkan untuk membangun kerja sama riset lintas perguruan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Serina, kolaborasi yang direncanakan dapat melibatkan beberapa universitas, termasuk UNNES. Salah satu peluang yang dijajaki adalah penelitian bersama melalui skema pendanaan kolaboratif dengan target luaran berupa publikasi ilmiah internasional dan <em>book chapter<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Serina juga menyampaikan gagasan penyelenggaraan konferensi global yang melibatkan peserta dari sekitar 12 negara dengan cakupan bidang komunikasi, media, dan pendidikan. Pendekatan multidisipliner diharapkan dapat memperluas jaringan akademik sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan antarpeneliti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk pengembangan kerja sama pada 2027, kedua institusi menjajaki penelitian dengan tiga jenis luaran, yakni prosiding konferensi, <em>book chapter<\/em>, dan artikel jurnal. Peluang tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kerja sama penelitian yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Serina salah satu isu yang mengemuka dalam penjajakan kolaborasi adalah kesehatan mental mahasiswa di tengah meningkatnya penggunaan teknologi digital. Topik ini dinilai relevan untuk dikaji melalui perspektif komunikasi, psikologi komunikasi, dan perilaku bermedia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian tersebut dapat diarahkan untuk memahami hubungan antara penggunaan gawai, konsumsi konten digital, dan kesejahteraan mental mahasiswa. Kolaborasi lintas bidang diharapkan dapat menghasilkan instrumen pengukuran yang membantu peneliti memahami kebiasaan bermedia serta kaitannya dengan kondisi psikologis mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isu tersebut juga sejalan dengan peluang pengembangan riset komunikasi digital yang menggabungkan perspektif sosial, pendidikan, dan kesehatan mental. Meski demikian, hubungan antara penggunaan teknologi dan kondisi psikologis perlu diuji melalui penelitian yang terukur agar menghasilkan kesimpulan akademik yang dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program <em>UPSI\u2013UNNES Student Mobility 2026<\/em> berlangsung pada 19\u201328 Oktober 2026 secara luring di UNNES. Berdasarkan buku program, kegiatan ini diikuti 20 mahasiswa dan dua dosen pendamping dari UPSI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama sepuluh hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan akademik dan pertukaran budaya, mulai dari kuliah tamu, sesi berbagi akademik, observasi perkuliahan (<em>class sit-in<\/em>), lokakarya <em>photo essay<\/em>, hingga kunjungan ke UNNES TV dan produksi podcast. Mahasiswa juga dijadwalkan mengikuti kegiatan olahraga, pengenalan budaya, serta FISIP EXPO.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa semester lima UPSI, Muhammad Zul&#8217; Ashryn, mengaku senang memperoleh kesempatan mengunjungi UNNES dan melihat secara langsung suasana pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia. Ia juga tertarik mengetahui perbedaan fasilitas dan sistem transportasi yang digunakan mahasiswa di kedua kampus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik yang berbeda sekaligus membangun pertemanan lintas negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal senada disampaikan Nur Adlina Aiman, mahasiswa semester lima bidang Komunikasi Sosial UPSI. Ia ingin mengetahui lebih jauh suasana perkuliahan di Indonesia, termasuk cara mahasiswa mengikuti kelas, metode pengajaran dosen, dan materi yang dipelajari. Menurutnya, mengikuti perkuliahan secara langsung dapat menambah wawasan dan memberikan pengalaman belajar baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun Nur Nadia Abd Mubin, Senior Lecturer UPSI sekaligus dosen pendamping mahasiswa, mengapresiasi sambutan dan fasilitas yang diberikan UNNES. Ia menilai keramahan tuan rumah serta dukungan fasilitas membantu mahasiswa beradaptasi selama mengikuti program di Semarang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui program mobilitas mahasiswa ini, FISIP UNNES dan UPSI diharapkan tidak hanya memperkuat pertukaran pengalaman belajar, tetapi juga memperluas kolaborasi dalam penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan jejaring akademik internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penjajakan skema <em>matching grant<\/em>, rencana penelitian lintas universitas, serta peluang publikasi bersama menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan kedua institusi. Sementara itu, interaksi langsung di ruang kelas dan kegiatan kolaboratif memberi mahasiswa kesempatan untuk memahami perbedaan budaya dan praktik akademik di lingkungan perguruan tinggi masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi kerja sama UNNES dan UPSI yang berkelanjutan, baik dalam pengembangan kompetensi mahasiswa maupun peningkatan kontribusi akademik di tingkat internasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan delegasi Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, dalam program UPSI\u2013UNNES Student Mobility 2026, Selasa (20\/10\/2026). Kunjungan yang berlangsung di Kampus UNNES, Sekaran, Gunungpati, Semarang, ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama akademik, penelitian kolaboratif, publikasi internasional, dan mobilitas mahasiswa kedua perguruan tinggi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":21369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-21368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21368"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21371,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21368\/revisions\/21371"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}