{"id":21025,"date":"2025-07-02T00:19:00","date_gmt":"2025-07-01T17:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/?p=21025"},"modified":"2026-10-04T00:20:19","modified_gmt":"2026-10-03T17:20:19","slug":"prof-tri-marhaeni-bersama-warga-monggot-bangun-instalasi-pemanenan-air-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/id\/2025\/07\/02\/prof-tri-marhaeni-bersama-warga-monggot-bangun-instalasi-pemanenan-air-hujan\/","title":{"rendered":"Prof. Tri Marhaeni Bersama Warga Monggot Bangun Instalasi Pemanenan Air Hujan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (FISIP UNNES),&nbsp;Prof. Dr. Tri Marhaeni Pudji Astuti, M.Hum., bersama tim dosen dan masyarakat Desa Monggot melaksanakan kegiatan pembangunan&nbsp;Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH)&nbsp;di Dukuh Ngasem RT 02 RW 05, Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan dilakukan bersama&nbsp;Kelompok Tani Hutan (KTH) Ngudi Rahayu&nbsp;sebagai upaya menyediakan alternatif cadangan air bagi masyarakat yang kerap menghadapi kekurangan air pada musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak pagi, tim FISIP UNNES bersama warga melakukan penyiapan lokasi, pemasangan komponen instalasi, serta penataan sistem penampungan air hujan. Salah satu sarana utama yang digunakan adalah&nbsp;tandon berkapasitas 8.000 literyang disiapkan untuk menampung air hujan dan dimanfaatkan kembali ketika pasokan air masyarakat berkurang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prof. Tri Marhaeni turut mendampingi warga dalam proses kegiatan sekaligus mendorong pemanfaatan air hujan sebagai sumber daya yang dapat dikelola secara mandiri. Pemanfaatan air hujan dinilai penting bagi masyarakat yang menghadapi penurunan ketersediaan air pada musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan juga melibatkan&nbsp;Prof. Dr. Dewi Liesnoor Setyowati, M.Si., Prof. Dr. Cahyo Budi Utomo, M.Pd., Fajar, S.Pd., M.Pd., dan Jamhur, M.T.&nbsp;Bersama masyarakat, tim memberikan arahan mengenai cara kerja instalasi, pemeliharaan tandon, serta pemanfaatan air hujan secara lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembangunan IPAH mendapat perhatian dari masyarakat karena persoalan air menjadi salah satu tantangan yang dihadapi warga Dukuh Ngasem saat musim kemarau. Sejumlah sumur dapat mengalami penurunan debit bahkan mengering sehingga warga membutuhkan sumber air alternatif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi wilayah Desa Monggot turut memperkuat pentingnya pengelolaan air hujan. Desa ini memiliki luas sekitar&nbsp;1.459,74 hektare, yang terdiri atas sekitar&nbsp;110,79 hektare lahan sawah dan 1.348,95 hektare tanah kering. Data tersebut juga menunjukkan bahwa&nbsp;seluruh lahan sawah di Desa Monggot tercatat sebagai sawah tadah hujan, sehingga keberlangsungan kegiatan pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air hujan. Kondisi ini menjadikan penyimpanan dan pemanfaatan air hujan relevan tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap periode kemarau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya menerima fasilitas penampungan air, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembangunan dan pengelolaannya. Keterlibatan masyarakat diharapkan memperkuat rasa memiliki sekaligus memastikan instalasi tetap dirawat dan digunakan secara berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (FISIP UNNES),&nbsp;Prof. Dr. Tri Marhaeni Pudji Astuti, M.Hum., bersama tim dosen dan masyarakat Desa Monggot melaksanakan kegiatan pembangunan&nbsp;Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH)&nbsp;di Dukuh Ngasem RT 02 RW 05, Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Kegiatan dilakukan bersama&nbsp;Kelompok Tani Hutan (KTH) Ngudi Rahayu&nbsp;sebagai upaya menyediakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":21028,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[282],"class_list":["post-21025","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs13"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21025"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21025\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21029,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21025\/revisions\/21029"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}