{"id":20689,"date":"2026-06-12T09:28:00","date_gmt":"2026-06-12T02:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/?p=20689"},"modified":"2026-09-21T09:35:44","modified_gmt":"2026-09-21T02:35:44","slug":"fisip-unnes-perkuat-kompetensi-guru-smkn-1-karimunjawa-melalui-kearifan-lokal-dan-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/id\/2026\/06\/12\/fisip-unnes-perkuat-kompetensi-guru-smkn-1-karimunjawa-melalui-kearifan-lokal-dan-ai\/","title":{"rendered":"FISIP UNNES Perkuat Kompetensi Guru SMKN 1 Karimunjawa melalui Kearifan Lokal dan AI"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pelestarian kearifan lokal. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, tim FISIP UNNES memberikan penguatan kepada guru SMKN 1 Karimunjawa dalam mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai sejarah dan budaya lokal dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau&nbsp;<em>Artificial Intelligence<\/em>&nbsp;(AI).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan yang dilaksanakan pada 10\u201311 Juni 2026 di SMKN 1 Karimunjawa, Kabupaten Jepara, tersebut dipimpin oleh Dimas Anggoro, S.Pd., M.Pd. Program dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, serta tetap berakar pada identitas masyarakat kepulauan Karimunjawa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembangan pembelajaran menjadi penting seiring dengan perubahan sosial yang terjadi di Karimunjawa. Sebagai salah satu kawasan pariwisata unggulan, masyarakat Karimunjawa semakin intens berinteraksi dengan wisatawan domestik maupun mancanegara. Kondisi tersebut membuka berbagai peluang, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan bagi upaya mempertahankan identitas, memori kolektif, dan nilai budaya lokal pada generasi muda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, tim FISIP UNNES mendorong sekolah menjadikan lingkungan sosial dan budaya Karimunjawa sebagai sumber belajar. Nilai sejarah lokal, karakter masyarakat kepulauan, tradisi, serta dinamika kehidupan masyarakat dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh kompetensi akademik dan kejuruan, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat mengenai lingkungan sosial dan budayanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan dilakukan dengan pendekatan&nbsp;<em>Participatory Action Research<\/em>&nbsp;(PAR) yang menempatkan guru dan manajemen sekolah sebagai mitra aktif. Para guru tidak hanya menerima materi, tetapi terlibat dalam mengidentifikasi kebutuhan, merancang pembelajaran, serta mengembangkan alternatif pemanfaatan kearifan lokal dan teknologi yang sesuai dengan karakteristik sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bagian dari proses tersebut, tim juga melakukan pemetaan kondisi sosial, budaya, dan pariwisata Karimunjawa. Pengamatan terhadap kawasan wisata, termasuk Pantai Tanjung Gelam, digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai perubahan dan potensi lingkungan setempat yang dapat dikembangkan menjadi sumber pembelajaran berbasis tempat atau&nbsp;<em>place-based learning<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sesi lokakarya yang dipandu Andy Suryadi, S.Pd., M.Pd., para guru mengembangkan rancangan pembelajaran yang menghubungkan materi sekolah dengan konteks nyata kehidupan masyarakat Karimunjawa. Salah satu hasil kegiatan berupa pengembangan matriks adaptasi Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diperkaya dengan falsafah kehidupan, nilai sosial, dan memori kolektif masyarakat lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain penguatan kearifan lokal, peserta memperoleh penguatan mengenai pemanfaatan AI dalam pengembangan media dan materi pembelajaran. Teknologi ditempatkan sebagai sarana pendukung kreativitas guru, bukan sebagai pengganti proses pedagogis. Integrasi teknologi dan budaya lokal diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan dengan karakter peserta didik sekaligus responsif terhadap perkembangan digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber kegiatan, Dr. Syaiful Amin, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi teknis. Pembelajaran juga perlu menghadirkan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat sekitar agar peserta didik memiliki akar identitas yang kuat sembari mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan dunia kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan tersebut, FISIP UNNES mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan yang memadukan pendidikan karakter,&nbsp;<em>Project-Based Learning<\/em>&nbsp;(PjBL),&nbsp;<em>place-based learning<\/em>, kearifan lokal, dan teknologi digital. Model tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh guru sesuai kebutuhan SMKN 1 Karimunjawa dan karakteristik masyarakat kepulauan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi FISIP UNNES terhadap pencapaian&nbsp;Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan kompetensi guru, inovasi pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi mendukung&nbsp;SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Integrasi sejarah, budaya, dan kearifan lokal Karimunjawa dalam pendidikan turut mendukung&nbsp;SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam penguatan upaya menjaga warisan budaya dan identitas komunitas lokal. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan SMKN 1 Karimunjawa juga memperkuat&nbsp;SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, upaya menghubungkan pembelajaran dengan perkembangan sektor pariwisata dan kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja memiliki keterkaitan dengan&nbsp;SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, sedangkan pemanfaatan AI sebagai bagian dari inovasi pembelajaran bersinggungan dengan semangat&nbsp;SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui sinergi antara pendidikan, teknologi, dan kearifan lokal, FISIP UNNES berupaya memastikan transformasi pendidikan tidak menjauhkan generasi muda dari identitas masyarakatnya. Sebaliknya, teknologi diarahkan menjadi sarana untuk membuat kekayaan sejarah dan budaya lokal tetap relevan dalam proses pendidikan di tengah perubahan zaman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pelestarian kearifan lokal. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, tim FISIP UNNES memberikan penguatan kepada guru SMKN 1 Karimunjawa dalam mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai sejarah dan budaya lokal dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau&nbsp;Artificial Intelligence&nbsp;(AI). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":20690,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[242,271,365,280,244],"class_list":["post-20689","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs04","tag-unnessdgs08-id","tag-unnessdgs09","tag-unnessdgs11","tag-unnessdgs17"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20689"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20689\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20695,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20689\/revisions\/20695"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}