{"id":19920,"date":"2026-08-03T12:01:31","date_gmt":"2026-08-03T05:01:31","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/?p=19920"},"modified":"2026-08-22T12:04:21","modified_gmt":"2026-08-22T05:04:21","slug":"rewang-serumpun-giat-internasional-6-fisip-unnes-pererat-hubungan-indonesia-malaysia-melalui-kuliner-tradisional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/id\/2026\/08\/03\/rewang-serumpun-giat-internasional-6-fisip-unnes-pererat-hubungan-indonesia-malaysia-melalui-kuliner-tradisional\/","title":{"rendered":"Rewang Serumpun Giat Internasional 6 FISIP UNNES Pererat Hubungan Indonesia\u2013Malaysia melalui Kuliner Tradisional"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalumpang, Malaysia \u2013 Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai kegiatan Rewang Serumpun yang digelar mahasiswa Giat Internasional 6 FISIP Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan masyarakat lokal di Inki River, Kalumpang, Malaysia, pada 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Giat Internasional 6 di Malaysia sekaligus menjadi ruang interaksi dan pertukaran budaya antara mahasiswa Indonesia dan masyarakat Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rewang Serumpun diwujudkan melalui kegiatan berbagi dan memperkenalkan makanan tradisional dari kedua negara. Mahasiswa Giat Internasional 6 membagikan sejumlah kuliner khas Indonesia, yakni gethuk, pecel, dan jamu, kepada masyarakat di sekitar Inki River. Sementara itu, bubur lambuk menjadi bagian dari pertukaran pengalaman kuliner yang diperkenalkan oleh masyarakat lokal Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa Giat Internasional 6, UTM, dan masyarakat lokal Kalumpang sebagai peserta sekaligus mitra. Interaksi dilakukan secara langsung melalui pembagian makanan dan pengenalan kuliner tradisional. Suasana kegiatan berlangsung secara kolaboratif dan interaktif, dengan mengedepankan semangat \u201crewang serumpun\u201d sebagai representasi gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian antarmasyarakat Indonesia dan Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan berbagi makanan, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Indonesia, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengenal tradisi pangan masyarakat Malaysia. Gethuk, pecel, dan jamu menjadi media untuk memperkenalkan identitas dan keberagaman budaya Indonesia, sementara bubur lambuk menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami kekayaan kuliner dan tradisi masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi mahasiswa, Rewang Serumpun juga menjadi bentuk pembelajaran berbasis pengalaman dalam lingkungan internasional. Pertemuan langsung dengan masyarakat lokal memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, membangun relasi sosial, serta memahami keberagaman budaya melalui praktik kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini memperluas pengalaman akademik mahasiswa di luar ruang kelas sekaligus menumbuhkan sikap terbuka terhadap perbedaan budaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan Rewang Serumpun memiliki relevansi dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan kompetensi sosial serta lintas budaya mahasiswa. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya melalui upaya mengenalkan dan mempertahankan nilai-nilai warisan budaya lokal melalui kuliner tradisional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, kolaborasi mahasiswa Giat Internasional 6, UTM, dan masyarakat lokal mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kemitraan lintas institusi dan lintas negara tersebut menunjukkan bahwa hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia dapat diperkuat melalui aktivitas sederhana yang mengedepankan interaksi, berbagi, dan gotong royong.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rewang Serumpun pada akhirnya tidak sekadar menjadi kegiatan berbagi makanan, tetapi menjadi media diplomasi budaya dan pembelajaran lintas budaya. Melalui kuliner tradisional, mahasiswa Indonesia dan masyarakat Malaysia dipertemukan dalam semangat kebersamaan untuk saling mengenal, menghargai, dan memperkuat hubungan sebagai bagian dari masyarakat serumpun.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"19922\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-1-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-19922\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-1-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-1-300x169.jpeg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-1-768x432.jpeg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-1-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-1-2048x1152.jpeg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"19923\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-3-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-19923\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-3-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-3-300x169.jpeg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-3-768x432.jpeg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-3-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-21-at-21.36.24-3-2048x1152.jpeg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalumpang, Malaysia \u2013 Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai kegiatan Rewang Serumpun yang digelar mahasiswa Giat Internasional 6 FISIP Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan masyarakat lokal di Inki River, Kalumpang, Malaysia, pada 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Giat Internasional 6 di Malaysia sekaligus menjadi ruang interaksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":19921,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[242,280,244],"class_list":["post-19920","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs04","tag-unnessdgs11","tag-unnessdgs17"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19920","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19920"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19920\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19925,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19920\/revisions\/19925"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}