{"id":18544,"date":"2026-07-02T10:28:42","date_gmt":"2026-07-02T03:28:42","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/?p=18544"},"modified":"2026-07-02T10:28:44","modified_gmt":"2026-07-02T03:28:44","slug":"fisip-unnes-teliti-peran-civic-engagement-dalam-membentuk-karakter-kewargaan-siswa-sma-di-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/id\/2026\/07\/02\/fisip-unnes-teliti-peran-civic-engagement-dalam-membentuk-karakter-kewargaan-siswa-sma-di-semarang\/","title":{"rendered":"FISIP UNNES Teliti Peran Civic Engagement dalam Membentuk Karakter Kewargaan Siswa SMA di Semarang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semarang \u2013 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan kewargaan melalui penelitian yang berorientasi pada penguatan karakter generasi muda. Pada 10 Mei 2026, tim peneliti yang diketuai oleh Eni Rahmawati melaksanakan penelitian bertajuk \u201cPeran Civic Engagement dan Pembentukan Civic Dispositions Siswa SMA di Kota Semarang\u201d di SMA Negeri 5 Semarang. Penelitian ini melibatkan siswa sebagai partisipan utama untuk mengkaji bagaimana keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial dan kewargaan berkontribusi terhadap pembentukan karakter kewargaan (civic dispositions) di kalangan pelajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian ini dilaksanakan sebagai respons terhadap pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan kewargaan, tetapi juga menunjukkan sikap, nilai, dan perilaku yang mencerminkan tanggung jawab sebagai warga negara. Di tengah berbagai tantangan sosial, perkembangan teknologi digital, serta dinamika kehidupan demokrasi, civic engagement dipandang sebagai salah satu fondasi penting dalam membentuk peserta didik yang peduli terhadap lingkungan sosial, menghargai keberagaman, serta mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengumpulan data dilakukan di SMA Negeri 5 Semarang melalui serangkaian kegiatan penelitian yang melibatkan siswa sebagai responden. Tim peneliti menggali berbagai informasi mengenai bentuk-bentuk keterlibatan siswa dalam kegiatan sekolah, organisasi, aktivitas sosial, maupun praktik-praktik partisipasi yang berkontribusi terhadap pembentukan civic dispositions. Melalui data tersebut, penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai hubungan antara pengalaman keterlibatan sosial dengan berkembangnya karakter kewargaan seperti tanggung jawab, kepedulian sosial, toleransi, disiplin, serta komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut tim peneliti, pembentukan civic dispositions tidak dapat dilakukan hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga memerlukan pengalaman nyata yang memungkinkan siswa belajar berpartisipasi, bekerja sama, dan mengambil peran dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam merancang program pendidikan yang lebih kontekstual dan partisipatif sehingga mampu memperkuat karakter kewargaan peserta didik secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaksanaan penelitian mendapat dukungan penuh dari SMA Negeri 5 Semarang sebagai mitra penelitian. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi bagian penting dalam menghasilkan data empiris yang relevan bagi pengembangan kebijakan maupun inovasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di tingkat sekolah menengah. Seluruh rangkaian kegiatan penelitian berlangsung dengan lancar berkat partisipasi aktif para siswa dan dukungan dari pihak sekolah selama proses pengumpulan data.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua tim peneliti menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Semarang (UNNES) atas dukungan, fasilitas, dan kesempatan yang diberikan sehingga penelitian dapat terlaksana dengan baik. Dukungan tersebut dinilai sangat berarti dalam menunjang kelancaran seluruh tahapan penelitian, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Tim peneliti juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada SMA Negeri 5 Semarang beserta seluruh peserta penelitian atas kerja sama, dukungan, dan partisipasi aktif yang telah diberikan dalam proses pengumpulan data.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian ini sekaligus menunjukkan komitmen FISIP UNNES dalam menghasilkan riset yang memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru, sekolah, maupun pemangku kebijakan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu menumbuhkan karakter kewargaan, meningkatkan partisipasi sosial siswa, serta memperkuat budaya demokrasi di lingkungan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan penelitian ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (<em>Quality Education<\/em>). Melalui penelitian mengenai civic engagement dan pembentukan civic dispositions, FISIP UNNES berkontribusi dalam mendorong pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Penguatan nilai-nilai kewargaan, partisipasi sosial, dan tanggung jawab sebagai warga negara diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, demokratis, serta siap berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan bangsa secara berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang \u2013 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan kewargaan melalui penelitian yang berorientasi pada penguatan karakter generasi muda. Pada 10 Mei 2026, tim peneliti yang diketuai oleh Eni Rahmawati melaksanakan penelitian bertajuk \u201cPeran Civic Engagement dan Pembentukan Civic Dispositions Siswa SMA di Kota Semarang\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":18547,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[242,244],"class_list":["post-18544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-unnessdgs04","tag-unnessdgs17"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18544"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18549,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18544\/revisions\/18549"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}