{"id":13601,"date":"2024-10-09T10:31:54","date_gmt":"2024-10-09T03:31:54","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/?p=13601"},"modified":"2025-09-10T10:05:21","modified_gmt":"2025-09-10T03:05:21","slug":"generasi-muda-perlu-mengenal-dan-menjadi-pelaku-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/2024\/10\/09\/generasi-muda-perlu-mengenal-dan-menjadi-pelaku-budaya\/","title":{"rendered":"Generasi Muda Perlu Mengenal dan Menjadi Pelaku Konservasi Budaya"},"content":{"rendered":"\n<p>Mulai menipisnya anak-anak muda yang tertarik dengan budaya akarnya akan membuat budaya di tempat aslinya hilang. Mereka dihadapkan dengan pilihan melanjutkan kebudayaan yang sudah ada atau memilih budaya budaya baru yang masuk dari luar negeri.<\/p>\n\n\n\n<p>Manggar Sari Ayuati Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X menegaskan budaya itu sifatnya dinamis.\u201dBudaya itu mengikuti tren yang berkembang di masyarakat, kita bisa olah sesuai dengan kondisi kebutuhan masyarakat,\u201d terang Mangar dalam Diskusi Pemajuan Kebudayaan, di Gedung C7 FISIP UNNES, Kamis 3 Oktober 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mencegah hilangnya budaya yang ada saat ini, diperlukan peran masyarakat termasuk anak muda untuk ikut menghidupkan budaya. \u201ckita membantu melakukan tata kelola budaya, budaya tidak akan hidup kalau masyarakat tidak menghidupkannya,\u201d ucap Manggar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228628-01-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-13608\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228628-01-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228628-01-300x169.jpeg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228628-01-768x432.jpeg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228628-01-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228628-01.jpeg 1960w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Purna Cipta Nugraha dari Komunitas Hysteria, menambahkan tanpa ada pelestarian di tingkat lokal. \u201c sebesar apapun negara mendorongnya jika di ranah lokal kemudian tidak ada usaha melestarikan kebudayaannya sendiri, mustahil akan tetap kebudayaan tersebut,\u201d tambah Purna.<\/p>\n\n\n\n<p>Negara harus memiliki strategi pemajuan kebudayaan, seperti yang dilakukan di Negara Korea Selatan. \u201c Kemajuan Kebudayaan adalah kunci, negara ikut memberdayakan kebudayaan lokal yang ada di masyarakat.\u201d terang Purna.<\/p>\n\n\n\n<p>Peran anak muda dalam pemajuan kebudayaan ikut terlibat dalam pelaksanaan kebudayaan sesuai dengan peminatannya. Mereka dapat menjadi pelaku kebudayaan, dan juga sebagai konsumen kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228627-01-1024x577.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-13607\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228627-01-1024x577.jpeg 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228627-01-300x169.jpeg 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228627-01-768x433.jpeg 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228627-01-1536x866.jpeg 1536w, https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/10\/1000228627-01.jpeg 1719w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pembicara selanjutnya dalam diskusi itu, Dosen Sejarah UNNES Ufi Saraswati menambahkan mahasiswa juga bisa berperan untuk mempertahankan budaya. \u201c Mahasiswa bisa mempelajari dan membaca naskah-naskah kuno yang masih ada dan mempublikasikannya agra banyak orang-orang yang paham, terkait kebudayaan yang sudah menakar di Indonesia,\u201d kata Ufi.<\/p>\n\n\n\n<p>Peran mahasiswa lainnya, supaya mahasiswa tertarik untuk melestarikan kebudayaan yaitu dengan jalan-jalan ke lokasi wisata yang menawarkan wisata budaya.Dengan cultural experience itu mereka akan menemukan pengetahuan dan kecintaannya dengan budaya tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mulai menipisnya anak-anak muda yang tertarik dengan budaya akarnya akan membuat budaya di tempat aslinya hilang. Mereka dihadapkan dengan pilihan melanjutkan kebudayaan yang sudah ada atau memilih budaya budaya baru yang masuk dari luar negeri. Manggar Sari Ayuati Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X menegaskan budaya itu sifatnya dinamis.\u201dBudaya itu mengikuti tren yang berkembang di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":13610,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[180,1],"tags":[],"class_list":["post-13601","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-konservasi","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13601","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13601"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13601\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14621,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13601\/revisions\/14621"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13610"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13601"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13601"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fisip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13601"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}