{"id":8974,"date":"2026-07-16T07:04:27","date_gmt":"2026-07-16T07:04:27","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/?p=8974"},"modified":"2026-07-16T07:11:17","modified_gmt":"2026-07-16T07:11:17","slug":"ppk-ormawa-sgl-pgsd-unnes-tanamkan-literasi-finansial-dan-jiwa-edupreneur-sejak-dini-melalui-pojok-literasi-tunas-ngrembaka-di-kelurahan-podorejo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/id\/2026\/07\/16\/ppk-ormawa-sgl-pgsd-unnes-tanamkan-literasi-finansial-dan-jiwa-edupreneur-sejak-dini-melalui-pojok-literasi-tunas-ngrembaka-di-kelurahan-podorejo\/","title":{"rendered":"PPK Ormawa SGL PGSD UNNES Tanamkan Literasi Finansial dan Jiwa Edupreneur Sejak Dini melalui Pojok Literasi Tunas Ngrembaka di Kelurahan Podorejo"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Semarang<\/strong> \u2013 Setelah pertemuan sebelumnya berfokus pada penguatan kemampuan multibahasa, Tim Pelaksana PPK Ormawa SGL PGSD Universitas Negeri Semarang kembali menghadirkan materi baru dalam rangkaian Pojok Literasi Tunas Ngrembaka. Pada Jumat, 10 Juli 2026, tim melaksanakan Pertemuan III Pojok Literasi Tunas Ngrembaka di Madrasah Diniyah (Madin) RW 6, Kelurahan Podorejo, wilayah yang menjadi Titik Sasaran II (perkampungan) dalam program NGREMBAKA AKSARA. Kegiatan yang diikuti oleh 35 peserta anak usia sekolah dasar ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat belajar \u00a0Berbeda dari dua pertemuan sebelumnya, Pertemuan 3 kali ini mengangkat tema Literasi Finansial, sebagai salah satu implementasi program NGREMBAKA AKSARA dalam membangun kemampuan literasi yang terintegrasi dengan edupreneur skill sejak usia dini. Pemilihan tema ini sejalan dengan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat yang telah dilakukan tim sejak awal program, yang menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat Podorejo, termasuk melalui penanaman nilai-nilai kewirausahaan sejak usia dini. Upaya ini menjadi kontribusi nyata terhadap SDGs 4 \u2013 Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam memastikan seluruh anak memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk mendukung kemandirian ekonomi di masa depan, sekaligus SDGs 8 \u2013 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, yang menekankan pentingnya penanaman keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan sejak dini sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. \u00a0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-31-1024x576.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8975\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-31-1024x576.png 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-31-300x169.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-31-768x432.png 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-31.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mengenal Uang dan Konsep Keuangan Dasar Secara Kontekstual &nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi Literasi Finansial difokuskan pada pengenalan konsep dasar keuangan, seperti mengenal berbagai jenis mata uang rupiah, memahami nilai uang, pentingnya menabung, serta mengenalkan aktivitas jual beli sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Melalui materi ini, peserta diharapkan mulai memiliki pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan secara bijak sebagai bekal untuk membangun karakter mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kewirausahaan di masa depan. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh tim pelaksana, dilanjutkan dengan apersepsi sebagai upaya menggali pengalaman awal peserta mengenai penggunaan uang dalam kehidupan seharihari. Selanjutnya, fasilitator memberikan pengenalan materi secara interaktif dengan mengajak peserta berdiskusi mengenai fungsi uang, manfaat menabung, serta contoh kegiatan jual beli yang sering mereka temui di lingkungan rumah maupun sekolah. Pendekatan ini bertujuan membangun keterhubungan antara materi dengan pengalaman nyata peserta sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mudah diinternalisasi oleh anak-anak. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Simulasi Transaksi sebagai Media Belajar yang Konkret &nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-33-1024x576.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8977\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-33-1024x576.png 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-33-300x169.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-33-768x432.png 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-33.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang didampingi oleh tim pelaksana dan Ormawa sebagai fasilitator. Pada setiap kelompok, materi disampaikan menggunakan berbagai media pembelajaran yang menarik, di antaranya uang mainan, uang rupiah asli, kartu bergambar, ilustrasi aktivitas ekonomi, serta media visual mengenai proses jual beli. Penggunaan media konkret tersebut membantu peserta mengenali bentuk, nominal, warna, serta nilai mata uang Indonesia dengan lebih mudah, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui simulasi sederhana transaksi jual beli. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta diajak melakukan berbagai aktivitas praktik, di antaranya: &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengenali nominal uang, untuk melatih kepekaan visual terhadap bentuk dan nilai mata uang; &nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Menghitung jumlah uang, guna mengasah kemampuan berhitung sederhana yang aplikatif; &nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Menentukan nilai barang sesuai harga yang diberikan, sebagai latihan pengambilan keputusan ekonomi sederhana; dan &nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Simulasi transaksi antara penjual dan pembeli, yang melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, serta sikap jujur dalam bertransaksi. &nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya melatih kemampuan berhitung, tetapi juga secara bertahap menumbuhkan pemahaman anak mengenai nilai kejujuran, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi penting dalam membangun karakter wirausaha sejak usia dini. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Belajar Sambil Bermain: Ice Breaking dan Permainan Edukatif &nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar suasana belajar tetap menyenangkan dan peserta tetap fokus mengikuti pembelajaran, kegiatan diselingi dengan <em>ice breaking<\/em> dan permainan edukatif bertema literasi finansial. Berbagai permainan yang dilakukan mampu meningkatkan antusiasme peserta, memperkuat kerja sama antarteman, serta menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan penuh kegembiraan, sekalipun cuaca di sekitar lokasi sempat diguyur hujan. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Evaluasi Pembelajaran dan Apresiasi bagi Peserta &nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-34-1024x768.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8978\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-34-1024x768.png 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-34-300x225.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-34-768x576.png 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-34.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah penyampaian materi, peserta mengerjakan Lembar Kerja Murid (LKM) yang telah disusun oleh tim pelaksana sebagai instrumen evaluasi pembelajaran. Melalui lembar kerja tersebut, tim dapat mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan, mulai dari kemampuan mengenali mata uang, memahami konsep menabung, hingga menyelesaikan permasalahan sederhana mengenai kegiatan jual beli. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mampu memahami materi dengan baik dan menunjukkan peningkatan dibandingkan pemahaman awal sebelum kegiatan berlangsung. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahapan berikutnya adalah sesi evaluasi bersama yang dikemas dalam bentuk diskusi interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan jawaban, menceritakan pengalaman mereka saat menabung maupun berbelanja, serta menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan oleh fasilitator. Anak-anak yang berani maju ke depan untuk menjawab pertanyaan maupun mempraktikkan simulasi transaksi diberikan reward sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, keaktifan, dan partisipasi mereka selama kegiatan berlangsung. Pemberian penghargaan ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri peserta. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjelang akhir kegiatan, tim pelaksana memberikan penguatan materi dengan menekankan pentingnya membiasakan diri menabung, menggunakan uang secara bijaksana, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta bersikap jujur dalam setiap aktivitas ekonomi. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal awal yang penting bagi anak dalam memahami pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab, sekaligus turut mendukung semangat SDGs 1 \u2013 Tanpa Kemiskinan, di mana penguatan kapasitas finansial sejak usia dini menjadi salah satu langkah preventif jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat. Seluruh rangkaian pembelajaran kemudian ditutup dengan penyampaian kesimpulan materi sebagai refleksi bersama terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta, tim pelaksana membagikan snack kepada seluruh anak yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Pemanfaatan Madin RW 6 sebagai lokasi kegiatan turut menunjukkan bagaimana fasilitas sosial-keagamaan yang telah dimiliki masyarakat dapat dioptimalkan sebagai ruang belajar tambahan yang inklusif, sejalan dengan semangat SDGs 11 \u2013 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Keberlangsungan kegiatan yang tetap berjalan lancar dan dukungan pengurus Madin dan masyarakat RW 6, yang mencerminkan SDGs 17 \u2013 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Membentuk Generasi Cerdas, Mandiri, dan Berjiwa Wirausaha &nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-35-1024x768.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8979\" srcset=\"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-35-1024x768.png 1024w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-35-300x225.png 300w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-35-768x576.png 768w, https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/07\/image-35.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara keseluruhan, Pertemuan III Pojok Literasi Tunas Ngrembaka berjalan dengan sangat baik. Peserta menunjukkan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran, mampu memahami konsep-konsep dasar literasi finansial, serta memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan melalui pendekatan yang interaktif dan kontekstual. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen PPK Ormawa SGL PGSD Universitas Negeri Semarang dalam mendukung penguatan literasi dasar sekaligus menanamkan nilai-nilai edupreneurship sejak dini sebagai bekal membentuk generasi yang cerdas, mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui rangkaian pertemuan yang terus berkembang dari penguatan multibahasa hingga literasi finansial Pojok Literasi Tunas Ngrembaka semakin menegaskan perannya sebagai ekosistem pembelajaran nonformal yang komprehensif, tidak hanya menyasar kemampuan kognitif, tetapi juga menumbuhkan karakter dan keterampilan hidup anak Kelurahan Podorejo. Kegiatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya besar &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NGREMBAKA AKSARA dalam mewujudkan Kelurahan Podorejo sebagai Kelurahan Cerdas Berkelanjutan, sejalan dengan semangat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat akar rumput. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PPK ORMAWA SGL PGSD Universitas Negeri Semarang Bersama Berdaya, Mencerdaskan Bangsa. Ngrembaka Aksara, Tumbuh Menginspirasi. &nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang \u2013 Setelah pertemuan sebelumnya berfokus pada penguatan kemampuan multibahasa, Tim Pelaksana PPK Ormawa SGL PGSD Universitas Negeri Semarang kembali menghadirkan materi baru dalam rangkaian Pojok Literasi Tunas Ngrembaka. Pada Jumat, 10 Juli 2026, tim melaksanakan Pertemuan III Pojok Literasi Tunas Ngrembaka di Madrasah Diniyah (Madin) RW 6, Kelurahan Podorejo, wilayah yang menjadi Titik Sasaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":8976,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70,209],"tags":[358,292,294,296,300,304,306,308,310,312],"class_list":["post-8974","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","category-pgsd","tag-berita-id","tag-unnessdgs","tag-unnessdgs01","tag-unnessdgs02","tag-unnessdgs04","tag-unnessdgs06","tag-unnessdgs07","tag-unnessdgs14","tag-unnessdgs15","tag-unnessdgs16"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8974"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8974\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8991,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8974\/revisions\/8991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fipp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}