{"id":25876,"date":"2025-06-13T12:12:00","date_gmt":"2025-06-13T05:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/?p=25876"},"modified":"2026-08-13T12:16:04","modified_gmt":"2026-08-13T05:16:04","slug":"fh-unnes-wujudkan-kampus-inklusif-melalui-skema-pendampingan-mahasiswi-untuk-mendorong-kepemimpinan-dan-kesetaraan-gender","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/fh-unnes-wujudkan-kampus-inklusif-melalui-skema-pendampingan-mahasiswi-untuk-mendorong-kepemimpinan-dan-kesetaraan-gender\/","title":{"rendered":"FH UNNES Wujudkan Kampus Inklusif melalui Skema Pendampingan Mahasiswi untuk Mendorong Kepemimpinan dan Kesetaraan Gender"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus yang inklusif, setara, dan ramah bagi seluruh mahasiswa melalui skema pendampingan (mentoring) bagi mahasiswi. Program ini merupakan bagian dari strategi fakultas dalam mendukung pengembangan kapasitas perempuan agar mampu berprestasi, berdaya saing, serta berperan aktif dalam dunia akademik maupun profesional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program pendampingan juga menjadi ruang bagi mahasiswi untuk membangun jejaring, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta memperoleh inspirasi dari para mentor yang memiliki pengalaman di bidang hukum, pemerintahan, lembaga peradilan, maupun profesi lainnya. Dengan demikian, FH UNNES tidak hanya mendukung keberhasilan studi mahasiswi, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi lulusan yang adaptif, profesional, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui skema ini, FH UNNES menegaskan komitmennya dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berkembang, memimpin, dan berkontribusi dalam berbagai bidang. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat kualitas lulusan sekaligus membangun budaya akademik yang menghargai keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 5 (Gender Equality) melalui pemberdayaan dan peningkatan partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi, SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan yang inklusif dan berkualitas, SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pendampingan yang mendukung kesejahteraan dan kesehatan mental mahasiswi, SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan memberikan kesempatan pengembangan diri yang setara, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui pembentukan generasi perempuan yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki jiwa kepemimpinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui program pendampingan ini, FH UNNES terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mendukung setiap mahasiswi untuk tumbuh, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum, masyarakat, dan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Follow untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang FH UNNES.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Instagram &amp; TikTok: @fhunnes<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saluran WhatsApp: unnes.id\/saluranwafhnnes<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">X: fh_unnes<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">YouTube: Fakultas Hukum UNNES Official<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">#beritafhunnes #sdgs #kampusbergerakberdampak #ZIFHUNNES #pembangunanzonaintegritas<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus yang inklusif, setara, dan ramah bagi seluruh mahasiswa melalui skema pendampingan (mentoring) bagi mahasiswi. Program ini merupakan bagian dari strategi fakultas dalam mendukung pengembangan kapasitas perempuan agar mampu berprestasi, berdaya saing, serta berperan aktif dalam dunia akademik maupun profesional. Program pendampingan juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":25877,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[362,370,359,364,368,357,376,294],"class_list":["post-25876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","tag-fhunnes-id","tag-unnessdgs10","tag-unnessdgs16","tag-unnessdgs17","tag-unnessdgs3","tag-unnessdgs4","tag-unnessdgs5","tag-zonaintegritas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25876","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25876"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25876\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25879,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25876\/revisions\/25879"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25877"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}