{"id":15271,"date":"2026-04-06T12:34:12","date_gmt":"2026-04-06T12:34:12","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/?p=15271"},"modified":"2026-04-06T12:34:13","modified_gmt":"2026-04-06T12:34:13","slug":"feb-unnes-gelar-summer-course-berbasis-kewirausahaan-lokal-dukung-sdgs-dan-penguatan-kolaborasi-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/feb-unnes-gelar-summer-course-berbasis-kewirausahaan-lokal-dukung-sdgs-dan-penguatan-kolaborasi-global\/","title":{"rendered":"FEB UNNES Gelar Summer Course Berbasis Kewirausahaan Lokal, Dukung SDGs dan Penguatan Kolaborasi Global"},"content":{"rendered":"\n<p>SEMARANG, Indonesia \u2014 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) kembali menunjukkan komitmennya dalam pendidikan global dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan <em>Summer Course Session 2<\/em> bertema <em>\u201cCommunity-Based Learning: Entrepreneurship, Local Culture, and Sustainable Rural Development\u201d<\/em>. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026, di kawasan Banyumanik, Semarang.<\/p>\n\n\n\n<p>Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai universitas mitra, yakni<strong> Universitas Muria Kudus (UMK<\/strong>), <strong>Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS)<\/strong>, dan U<strong>niversitas Negeri Jakarta (UNJ)<\/strong>. Tidak sekadar program akademik, kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar berbasis komunitas yang mengintegrasikan kewirausahaan lokal, budaya, serta praktik pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Hari pertama<\/strong> diawali dengan registrasi, makan siang bersama, serta tur kampus UNNES yang memberikan gambaran fasilitas dan lingkungan akademik kepada peserta internasional. Malam harinya, peserta menikmati kuliner khas Jawa Tengah sebagai pengantar pengalaman lintas budaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki <strong>hari kedua<\/strong>, kegiatan difokuskan pada eksplorasi kehidupan masyarakat Desa Srondol Wetan. Peserta mengikuti senam bersama warga, sarapan kuliner lokal, serta berdialog langsung dengan pemimpin komunitas seperti lurah dan perangkat desa. Aktivitas ini menjadi sarana pembelajaran nyata tentang tata kelola desa dan pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan dilanjutkan dengan praktik kewirausahaan berbasis komunitas melalui pelatihan pembuatan ketupat dan lepet bersama pelaku UMKM lokal. Selain itu, peserta juga terlibat dalam kegiatan <em>urban farming<\/em> dengan menanam berbagai jenis sayuran, serta mengenal budaya lokal melalui permainan gamelan dan penggunaan pakaian adat kebaya dan beskap.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada <strong>hari terakhi<\/strong>r, peserta mengikuti kegiatan di kawasan <em>Car Free Day<\/em> (CFD) Semarang. Di sini, mereka mempraktikkan kemampuan Bahasa Indonesia sekaligus belajar langsung tentang dinamika ekonomi informal melalui interaksi dengan pedagang lokal, termasuk mencicipi kuliner khas seperti Es Teler Boim.<\/p>\n\n\n\n<p>Program ini berada di bawah koordinasi dosen FEB UNNES, termasuk Ibu Wijang dan Ibu Nunuk, serta didukung oleh mahasiswa <em>Liaison Officer<\/em> (LO) yang berperan sebagai penghubung budaya antara peserta dan masyarakat. Wakil Dekan III Bidang Bisnis, Riset, dan Kerjasama FEB UNNES, Dorojatun Prihandono, S.E., M.M., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi kampus sekaligus penguatan pembelajaran kontekstual berbasis masyarakat. <em>\u201cMelalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar konsep kewirausahaan, tetapi juga memahami secara langsung bagaimana ekonomi lokal, budaya, dan keberlanjutan saling terintegrasi. Ini menjadi langkah nyata dalam membentuk lulusan yang adaptif, berwawasan global, namun tetap berakar pada kearifan lokal,\u201d<\/em> ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelaksanaan <em>Summer Course<\/em> ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>SDG 4 (Quality Education): Menghadirkan pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman nyata (<em>experiential learning<\/em>) yang meningkatkan kompetensi global mahasiswa.<\/li>\n\n\n\n<li>SDG 8 (Decent Work and Economic Growth): Mendorong penguatan UMKM lokal melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam aktivitas kewirausahaan desa.<\/li>\n\n\n\n<li>SDG 11 (Sustainable Cities and Communities): Memperkuat pemahaman tentang pembangunan komunitas berkelanjutan berbasis kearifan lokal.<\/li>\n\n\n\n<li>SDG 12 (Responsible Consumption and Production): Mengedukasi praktik produksi pangan lokal dan konsumsi berkelanjutan melalui kegiatan memasak dan urban farming.<\/li>\n\n\n\n<li>SDG 17 (Partnerships for the Goals): Membangun kolaborasi lintas institusi dan budaya dalam skala nasional dan internasional.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Melalui program ini, FEB UNNES menegaskan bahwa pendidikan ekonomi dan bisnis tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada praktik nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. <em>Summer Course<\/em> ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat tumbuh dari interaksi sosial, budaya lokal, dan aktivitas ekonomi riil, sejalan dengan visi pendidikan berkelanjutan yang inklusif dan transformatif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEMARANG, Indonesia \u2014 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) kembali menunjukkan komitmennya dalam pendidikan global dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Summer Course Session 2 bertema \u201cCommunity-Based Learning: Entrepreneurship, Local Culture, and Sustainable Rural Development\u201d. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026, di kawasan Banyumanik, Semarang. Program ini melibatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":15272,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[19,448,450,460,434,442],"tags":[],"class_list":["post-15271","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-id","category-sdgs-11-sustainable-cities-and-communities","category-sdgs-12-responsible-consumption-and-production","category-sdgs-17-partnerships-for-the-goals","category-sdgs-4-quality-education","category-sdgs-8-decent-work-and-economic-growth"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15271","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15271"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15271\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15274,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15271\/revisions\/15274"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15272"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}