{"id":13140,"date":"2024-03-14T02:42:02","date_gmt":"2024-03-14T02:42:02","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/?p=13140"},"modified":"2025-10-10T03:54:54","modified_gmt":"2025-10-10T03:54:54","slug":"dari-budaya-menuju-zona-integritas-zi-selayang-pandang-perubahan-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/dari-budaya-menuju-zona-integritas-zi-selayang-pandang-perubahan-budaya\/","title":{"rendered":"Dari Budaya Menuju Zona Integritas (ZI), Selayang Pandang Perubahan Budaya"},"content":{"rendered":"\n<p>Siapa yang tak kenal dengan buku James C. Collins dan Jerry I Poras, yang berjudul Built to<br>Last: Success Habits of Visionary Companies, yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1994 dan<br>hingga edisi ke tiga pada tahun 2002 telah terjual lebih dari satu miliar kopi. Dalam bukunya Collins<br>mencoba mencari tahu apa yang menjadi kunci sukses perusahaan yang masuk rangking 100 Forbes<br>dapat bertahan lebih dari satu abad.<br>Dari hasil kajian Collins dan Poras, ditemukan bahwa keunggulan perusahaan yang bertahan<br>hingga lebih dari satu abad adalah budaya perusahaan, yang menciptakan nilai (value) bagi insan<br>yang ada di perusahaan. Tentu terlepas apakah nilai tersebut \u201cetis\u201d atau tidak adalah topik lain.<br>Budaya organisasi adalah sistem makna bersama yang dipegang oleh anggota organisasi<br>yang membedakan organisasi tersebut dengan organisasi lainnya. Sistem ini dicirikan oleh nilai-nilai,<br>keyakinan, dan asumsi yang mendasarinya. (Robbins dan Judge, 2023). Budaya dominan<br>mengekspresikan nilai-nilai inti (core value) yang dianut oleh sebagian besar anggota dan yang<br>memberikan kepribadian yang berbeda pada organisasi. Jika menilik dari misi FEB Unnes butir ke<br>empat \u201cMenerapkan Tata Kelola Yang Baik dan Mampu Beradaptasi dan Bersinergi Dengan<br>Lingkungan Secara Berkelanjutan\u201d dari sisi tata kelola yang baik atau lebih dikenal dengan Good<br>Corporete Governance (GCG), dikenal 5 prinsip GCG yaitu TARIF yang meliputi :<br>Transparency, tata kelola organisasi mengedepankan keterbukaan mengenai informasiinformasi penting dalam organisasi agar dalam pengambilan keputusan bisa dilakukan secara<br>holistik; Accountability, organisasi dalam menjalankan fungsinya, harus dengan arah dan<br>perencanaan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Responsibility adalah tanggung<br>jawab sosial berikut kepatuhan hukum. Sementara prinsip Independent menekankan pada<br>pentingnya keberimbangan tanpa adanya dominasi dan kebergantungan. Fairness menekankan<br>pada kewajaran dan kesetaraan, organisasi harus senantiasa memperhatikan kepentingan para<br>pemangku kepentingan (stake holder).<br>Dalam implementasi TARIF dilakukan dengan 3 fase yaitu Sosialisasi, Internalisasi dan<br>Eksternalisasi. Fase, Sosialisasi memastikan seluruh insan di FEB memahami nilai-nilai atas<br>TARIF dimaksud, lalu fase berikutnya adalah Internalisasi, bagaimanan nilai-nilai tersebut<br>dilaksanakan, artinya akan ada tindakan STOP yang menghentikan tindakan (perilaku) yang tidak<br>sesuai dengan prinsip TARIF, CONTINUE, melanjutkan tindakan (perilaku) yang sesuai dengan<br>prinsip TARIF, lalu NEW melatih untuk melakukan tindakan (perilaku) baru yang sebelumnya tidak<br>dilakukan, tetapi dianggap sesuai dengan prinsip TARIF. Contoh untuk mendukung transparansi,<br>mahasiswa memberikan umpan balik tingkat kepuasan atas layanan yang diberikan dosen dan<br>tendik.<br>Untuk memastikan fase internalisasi berhasil, maka diperlukan Change Agent (CA) yang<br>bertanggung jawab memfasilitasi dan mendampingi para Chang Target (CT) untuk melakukan<br>STOP, CONTINUE dan NEW. Fase akhir adalah Eksternalisasi, yang merupakan output dari fase<br>sebelumnya. Fase ini berhasil ketika siapapun yang berinteraksi degan insan FEB merasakan<br>prinsip TARIF secara nyata.<br>Keseluruhan hal di atas, secara naratif mudah di narasikan, tetapi dalam hal implementasi,<br>diperlukan kesungguhan karena proses perubahan budaya memerlukan upaya menyeluruh dan<br>konsistensi, terutama diperlukan CHAMPION dari pemimpin yang memiliki kewenangan tertinggi<br>di unit di mana perubahan itu akan dilakukan. Sekalipun tidak mudah bukan berarti tidak mungkin.<br>Karena bukan yang terkuat yang dapat bertahan tetapi yang dapat beradaptasi dengan<br>perubahan. (erh-090324).<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Erianto Hasibuan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa yang tak kenal dengan buku James C. Collins dan Jerry I Poras, yang berjudul Built toLast: Success Habits of Visionary Companies, yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1994 danhingga edisi ke tiga pada tahun 2002 telah terjual lebih dari satu miliar kopi. Dalam bukunya Collinsmencoba mencari tahu apa yang menjadi kunci sukses perusahaan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":13141,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25,458,434],"tags":[],"class_list":["post-13140","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gagasan-id","category-sdgs-16-peace-justice-and-strong-institutions","category-sdgs-4-quality-education"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13140","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13140"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13140\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14970,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13140\/revisions\/14970"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13140"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13140"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/feb\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13140"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}