{"id":8470,"date":"2026-09-22T12:19:26","date_gmt":"2026-09-22T12:19:26","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/?p=8470"},"modified":"2026-09-24T12:21:13","modified_gmt":"2026-09-24T12:21:13","slug":"kerja-sama-unnes-fpnu-berlanjut-ke-ruang-kelas-mahasiswa-tiongkok-belajar-budaya-jawa-melalui-gamelan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/id\/2026\/09\/22\/kerja-sama-unnes-fpnu-berlanjut-ke-ruang-kelas-mahasiswa-tiongkok-belajar-budaya-jawa-melalui-gamelan\/","title":{"rendered":"Kerja Sama UNNES\u2013FPNU Berlanjut ke Ruang Kelas, Mahasiswa Tiongkok Belajar Budaya Jawa melalui Gamelan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerja sama antara Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Fujian Polytechnic Normal University (FPNU), Tiongkok, terus diwujudkan melalui kegiatan akademik yang menyentuh langsung pengalaman belajar mahasiswa. Salah satu realisasinya hadir dalam perkuliahan budaya Jawa melalui pembelajaran dan praktik gamelan yang diampu oleh Indrawan Nur Cahyono, S.Sn.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkuliahan tersebut menjadi bagian dari program perkuliahan dan transfer kredit selama satu semester yang diikuti 15 mahasiswa FPNU di Program Studi Sastra Indonesia FBS UNNES. Para mahasiswa secara resmi diterima di UNNES pada 4 September 2026. Program ini merupakan kelanjutan kerja sama kedua institusi setelah pada semester sebelumnya FBS UNNES menerima enam mahasiswa dari FPNU. Tahun ini, jumlah peserta meningkat menjadi 15 mahasiswa, terdiri atas dua mahasiswa laki-laki dan 13 mahasiswa perempuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kurikulum bagi mahasiswa FPNU tidak hanya diarahkan pada peningkatan penguasaan bahasa Indonesia. Berdasarkan rancangan akademik yang telah dikoordinasikan kedua institusi, mahasiswa juga memperoleh kesempatan mengenal budaya Nusantara serta mengalami kehidupan akademik di UNNES secara langsung. Pendekatan tersebut menempatkan bahasa dan budaya sebagai dua unsur yang saling terhubung dalam proses pembelajaran mahasiswa internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pengalaman itu berlangsung melalui perkuliahan gamelan bersama Indrawan Nur Cahyono, S.Sn. Mahasiswa FPNU diperkenalkan pada gamelan tidak hanya sebagai salah satu bentuk seni musik tradisional Jawa, tetapi juga melalui pengalaman memainkan instrumen secara langsung. Ruang kelas pun berubah menjadi tempat perjumpaan budaya ketika mahasiswa mendengar, mengenali, lalu mencoba membangun keselarasan bunyi melalui permainan bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelajaran berbasis praktik tersebut memberi pengalaman berbeda dibandingkan pengenalan kebudayaan melalui teks. Mahasiswa dapat bersentuhan langsung dengan instrumen, pola ritmis, teknik permainan, serta prinsip musikal yang bekerja di dalam gamelan. Pada saat yang sama, praktik bermain bersama membuka pemahaman tentang nilai kebersamaan dan koordinasi yang menjadi bagian penting dalam tradisi musikal gamelan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Plh. Dekan FBS UNNES, Prof. Dr. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memperlihatkan bentuk konkret internasionalisasi pendidikan yang sedang dikembangkan FBS UNNES. Sebelumnya, saat menerima mahasiswa FPNU pada 4 September 2026, ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa internasional memperkaya keberagaman kampus sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa UNNES untuk mengenal budaya dan perspektif yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKerja sama internasional memperoleh makna yang lebih kuat ketika diterjemahkan menjadi pengalaman akademik yang benar-benar dirasakan mahasiswa. Melalui pembelajaran budaya Jawa, termasuk gamelan, mahasiswa FPNU tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang Indonesia dari ruang kelas dan buku. Mereka berinteraksi langsung dengan praktik kebudayaan yang hidup di masyarakat. Pengalaman seperti ini penting untuk membangun pemahaman lintas budaya sekaligus memperkuat lingkungan akademik internasional di FBS UNNES,\u201d ujar Prof. Heri Yanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koordinator Program Studi Sastra Indonesia FBS UNNES, Dr. Suseno, S.Pd., M.A., mengatakan bahwa pembelajaran budaya merupakan bagian penting dari program akademik mahasiswa FPNU. Bahasa Indonesia, menurutnya, akan lebih mudah dipahami secara utuh ketika mahasiswa juga mengenali konteks sosial dan kebudayaan tempat bahasa tersebut digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBelajar bahasa tidak dapat sepenuhnya dipisahkan dari budaya. Karena itu, mahasiswa FPNU tidak hanya kami ajak mempelajari bahasa Indonesia secara akademik, tetapi juga mengalami secara langsung sebagian dari kebudayaan Indonesia. Gamelan menjadi salah satu pintu masuk yang menarik karena mahasiswa belajar melalui bunyi, gerak, interaksi, dan kerja bersama. Dari pengalaman itu, mereka dapat memperoleh pemahaman budaya yang mungkin sulit didapatkan jika hanya melalui teks,\u201d ungkap Dr. Suseno.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan bahwa realisasi kerja sama melalui perkuliahan menjadi penting karena hubungan antarinstitusi tidak berhenti pada dokumen kemitraan. Program mobilitas mahasiswa perlu menghasilkan pengalaman belajar, interaksi akademik, dan pertukaran budaya yang memberi manfaat bagi mahasiswa kedua negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKeberlanjutan program ini menunjukkan bahwa kerja sama UNNES dan FPNU terus berkembang. Kami berharap mahasiswa FPNU membawa pulang bukan hanya peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga pengalaman berinteraksi dengan masyarakat, mahasiswa, dan kebudayaan Indonesia. Sebaliknya, kehadiran mereka juga memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa dan sivitas akademika FBS UNNES,\u201d tambah Dr. Suseno.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Harapan tersebut selaras dengan rancangan program FPNU di FBS UNNES. Selain kegiatan akademik di kelas, fakultas menyiapkan pendampingan oleh mahasiswa UNNES serta konsep host family. Melalui skema tersebut, mahasiswa FPNU memperoleh kesempatan berinteraksi dengan lingkungan lokal, mengikuti kegiatan budaya, mengenal kuliner, serta menggunakan bahasa Indonesia dalam aktivitas sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Realisasi kerja sama UNNES dan FPNU sekaligus mempertemukan agenda internasionalisasi dengan upaya memperkenalkan dan merawat kebudayaan lokal. Gamelan dalam konteks ini tidak berhenti sebagai materi yang dibicarakan. Ia menjadi medium perjumpaan. Mahasiswa dari latar budaya berbeda dapat belajar bersama melalui pengalaman yang konkret, sementara kebudayaan Jawa memperoleh ruang untuk diperkenalkan dalam lingkungan pendidikan internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Quality Education. Pembelajaran bahasa yang dipadukan dengan pengalaman lintas budaya memperluas proses pendidikan melampaui pendekatan kelas konvensional. Rancangan program FPNU di UNNES memang mencakup pembelajaran bahasa Indonesia, wawasan budaya Nusantara, dan pengalaman akademik di lingkungan kampus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberlanjutan kemitraan kedua perguruan tinggi juga sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals. Mobilitas mahasiswa, transfer kredit, pembelajaran lintas budaya, dan interaksi antarsivitas akademika menunjukkan bagaimana kemitraan internasional dapat diwujudkan menjadi kegiatan pendidikan yang konkret. FBS UNNES juga memproyeksikan kemitraan dengan FPNU berkembang menuju pertukaran mahasiswa yang lebih luas, pengenalan budaya yang lebih mendalam, serta pengembangan jejaring akademik produktif antara Indonesia dan Tiongkok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari seperangkat gamelan di ruang perkuliahan, kerja sama internasional itu menemukan bentuknya yang paling dekat dengan mahasiswa. Mereka tidak sekadar datang ke Semarang untuk belajar bahasa Indonesia. Mereka mendengar bunyi budaya, mencoba memainkannya, berinteraksi dengan orang-orang yang menghidupinya, lalu membawa pengalaman tersebut ke dalam perjalanan akademik mereka. Di sanalah internasionalisasi FBS UNNES bergerak dari dokumen kerja sama menuju pengalaman lintas budaya yang nyata.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kerja sama antara Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Fujian Polytechnic Normal University (FPNU), Tiongkok, terus diwujudkan melalui kegiatan akademik yang menyentuh langsung pengalaman belajar mahasiswa. Salah satu realisasinya hadir dalam perkuliahan budaya Jawa melalui pembelajaran dan praktik gamelan yang diampu oleh Indrawan Nur Cahyono, S.Sn. Perkuliahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":8471,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118],"tags":[404,400],"class_list":["post-8470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-kampus-id","tag-unnessdg17","tag-unnessdg4"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8470"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8473,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8470\/revisions\/8473"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}