{"id":8449,"date":"2026-09-24T05:47:01","date_gmt":"2026-09-24T05:47:01","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/?p=8449"},"modified":"2026-09-24T05:47:02","modified_gmt":"2026-09-24T05:47:02","slug":"fbs-unnes-gelar-international-conference-on-dance-and-education-2026-angkat-transformasi-pendidikan-tari-di-tengah-perubahan-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/id\/2026\/09\/24\/fbs-unnes-gelar-international-conference-on-dance-and-education-2026-angkat-transformasi-pendidikan-tari-di-tengah-perubahan-dunia\/","title":{"rendered":"FBS UNNES Gelar International Conference on Dance and Education 2026, Angkat Transformasi Pendidikan Tari di Tengah Perubahan Dunia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang melalui Program Studi Pendidikan Seni Tari kembali memperluas ruang perjumpaan akademik internasional dengan menyelenggarakan The 2nd International Conference on Dance and Education (ICODE) 2026 Batch 2. Konferensi mengangkat tema \u201cEmbodied Futures: Transforming Dance Education in a Changing World\u201d dan akan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 07.30\u201316.00 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ICODE 2026 menjadi forum akademik yang mempertemukan perspektif pendidikan, seni tari, kebudayaan, keberlanjutan, hingga persoalan inklusivitas dan keadilan sosial. Tema \u201cEmbodied Futures\u201d menempatkan tubuh, pengalaman, dan praktik tari bukan sekadar sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai medium pembelajaran dan pengetahuan yang terus bergerak mengikuti perubahan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konferensi menghadirkan akademisi dari sejumlah negara. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FBS UNNES, Dr. Eko Raharjo, M.Hum., akan hadir sebagai keynote speaker. Pembicara lainnya adalah Prof. Dr. Hartono, M.Pd. dari Universitas Negeri Semarang, Dr. Sang Woo Ha dari Universiti Malaya, Malaysia, Anastasia Melati Lystiorini, Ph.D. dari Taipei National University of the Arts, Taiwan, serta Vladimir Kiri dari Thalun International School in Yangon, Myanmar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Plh. Dekan FBS UNNES, Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D., menyampaikan bahwa konferensi internasional menjadi bagian penting dari upaya FBS UNNES memperkuat pertukaran pengetahuan dan jejaring akademik lintas negara. Seni, menurutnya, memiliki posisi strategis karena mampu mempertemukan persoalan pendidikan dengan dinamika sosial dan kebudayaan yang terus berubah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPendidikan seni perlu terus berdialog dengan perubahan masyarakat. Melalui konferensi internasional seperti ICODE, gagasan dan pengalaman dari berbagai negara dapat dipertemukan sehingga menghasilkan perspektif baru bagi pengembangan pendidikan seni. FBS UNNES mendorong forum semacam ini tidak berhenti sebagai ruang diskusi, tetapi berkembang menjadi jejaring akademik, penelitian, dan kolaborasi yang berkelanjutan,\u201d ungkap Prof. Heri Yanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ICODE 2026 menawarkan empat fokus kajian. Pertama, Embodied Pedagogy and Innovative Dance Education yang membicarakan pendekatan pedagogis dan berbagai inovasi dalam pembelajaran tari. Kedua, Cultural Sustainability, Living Heritage, and Local Knowledge yang memberi perhatian terhadap keberlanjutan budaya, warisan hidup, serta pengetahuan lokal. Ketiga, Inclusive Dance Education, Diversity, and Social Justice yang membuka diskusi mengenai pendidikan tari yang lebih inklusif dan responsif terhadap keberagaman. Keempat, Social Transformation in Dance Education yang menempatkan pendidikan tari sebagai bagian dari proses perubahan sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koordinator Program Studi Pendidikan Seni Tari FBS UNNES, Dr. Eny Kusumastuti, M.Pd., mengatakan bahwa tema ICODE 2026 berangkat dari kebutuhan untuk membaca kembali pendidikan tari dalam konteks dunia yang terus berubah. Pendidikan tari saat ini, menurutnya, bersinggungan dengan persoalan yang semakin luas, mulai dari inovasi pedagogi hingga keberlanjutan pengetahuan budaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTari tidak hanya berbicara tentang keterampilan tubuh dan penciptaan karya. Di dalamnya terdapat pengetahuan, identitas, ingatan budaya, bahkan cara masyarakat memahami dirinya. Karena itu, pendidikan tari perlu terus berkembang tanpa tercerabut dari pengetahuan lokal yang menjadi salah satu sumber kekuatannya. ICODE kami hadirkan sebagai ruang untuk mempertemukan pengalaman lokal tersebut dengan percakapan akademik internasional,\u201d ujar Dr. Eny Kusumastuti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rangkaian ICODE 2026 Batch 2 diawali dengan penerimaan abstrak pada 15 September hingga 1 Oktober 2026. Pengumuman penerimaan abstrak berlangsung pada 2\u20133 Oktober 2026, dilanjutkan pengumpulan full paper pada 5 Oktober 2026. Konferensi kemudian dilaksanakan pada 7 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyelenggaraan ICODE 2026 juga memiliki keterkaitan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus pada pengembangan pedagogi dan inovasi pendidikan tari berkontribusi terhadap SDG 4: Quality Education, terutama dalam mendorong pembelajaran yang inklusif, relevan, dan membuka kesempatan pertukaran pengetahuan lintas negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhatian terhadap living heritage, pengetahuan lokal, dan keberlanjutan budaya turut bersinggungan dengan SDG 11: Sustainable Cities and Communities, khususnya semangat perlindungan terhadap warisan budaya. Sementara pembahasan mengenai keberagaman, pendidikan tari inklusif, dan keadilan sosial memiliki relevansi dengan SDG 10: Reduced Inequalities. Kehadiran akademisi dari Indonesia, Malaysia, Taiwan, dan Myanmar sekaligus memperkuat SDG 17: Partnerships for the Goals melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi akademik internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui ICODE 2026, FBS UNNES menempatkan pendidikan seni tari di tengah percakapan global tanpa meninggalkan akar budaya yang melahirkannya. Tubuh, gerak, pendidikan, dan pengetahuan lokal dipertemukan dalam satu forum untuk membaca masa depan pendidikan tari yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang melalui Program Studi Pendidikan Seni Tari kembali memperluas ruang perjumpaan akademik internasional dengan menyelenggarakan The 2nd International Conference on Dance and Education (ICODE) 2026 Batch 2. Konferensi mengangkat tema \u201cEmbodied Futures: Transforming Dance Education in a Changing World\u201d dan akan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":8450,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118],"tags":[441,402,404,400],"class_list":["post-8449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-kampus-id","tag-unnessdg10","tag-unnessdg11","tag-unnessdg17","tag-unnessdg4"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8449"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8449\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8452,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8449\/revisions\/8452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}