{"id":6293,"date":"2025-06-18T05:38:47","date_gmt":"2025-06-18T05:38:47","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/?p=6293"},"modified":"2025-07-01T12:47:56","modified_gmt":"2025-07-01T12:47:56","slug":"the-roaring-twenties-suguhkan-empat-drama-klasik-amerika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/id\/2025\/06\/18\/the-roaring-twenties-suguhkan-empat-drama-klasik-amerika\/","title":{"rendered":"\u201cThe Roaring Twenties\u201d Suguhkan Empat Drama Klasik Amerika"},"content":{"rendered":"\n<p>Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris semester IV, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (UNNES), mempersembahkan pertunjukan teater bertajuk The Roaring Twenties, Jumat, 13 Juni 2025. Pementasan yang digelar di Gedung B6 FBS UNNES ini merupakan proyek akhir mata kuliah Theatre<em> <\/em>dan menarik lebih dari 400 penonton.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertunjukan ini menghadirkan empat naskah drama peraih penghargaan Pulitzer asal Amerika Serikat yang ditulis pada era 1920-an, yaitu <em>Miss Lulu Bett<\/em> karya Zona Gale, <em>Strange Interlude<\/em> karya Eugene O\u2019Neill, <em>Craig\u2019s Wife<\/em> karya George Kelly, dan <em>Icebound <\/em>karya Owen Davis. Masing-masing naskah disajikan dengan interpretasi artistik yang memperhatikan konteks sosial budaya dari era tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Panitia, Sefind Xena Pratama G, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kerja keras seluruh mahasiswa dalam menyukseskan pementasan ini. \u201cProsesnya sungguh luar biasa, mulai dari persiapan hingga pementasan. Kegiatan ini bukan hanya tentang tampil di panggung, tapi juga wadah bagi teman-teman Sastra Inggris untuk mengekspresikan diri dan mengasah kreativitas,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini turut mendukung SDGs 11 (Sustainable Development Goal 11) berupa perwujudan kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan, yang secara langsung mendukung pelestarian serta pengembangan kegiatan seni dan budaya, termasuk pertunjukan drama sebagai bentuk ekspresi budaya. Dukungan terhadap drama sebagai seni pertunjukan tidak hanya memperkuat identitas dan warisan budaya lokal, tetapi juga memperkaya interaksi sosial serta membuka peluang ekonomi kreatif di kawasan perkotaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/showbiz\/read\/6059610\/mahasiswa-sastra-inggris-unnes-pentaskan-4-drama-klasik-pemenang-pulitzer-tampilkan-nuansa-era-1920-an-dengan-totalitas?page=3\">Tampilkan Nuansa Era 1920-an dengan Totalitas<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pertunjukan The Roaring Twenties mendapat antusiasme tinggi dari para penonton. Salah satu pengunjung, Alen, mengaku terkesan dengan pementasan yang ia saksikan. \u201cSetiap pementasan punya bagian ikonik tersendiri. Aku paling suka <em>Miss Lulu Bett<\/em> karena mengangkat tema <em>women empowerment<\/em> yang bermakna,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun setiap penonton memiliki preferensi masing-masing, naskah <em>Craig\u2019s Wife<\/em> menjadi salah satu yang paling banyak menarik perhatian. Banyak penonton menilai bahwa kekuatan karakter, ekspresi emosi yang intens, serta kemampuan para aktor dalam membangun suasana khas era 1920-an menjadi faktor utama yang membuat pementasan ini berkesan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan keberhasilan pementasan The Roaring Twenties, mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2023 telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, serta kemampuan interpretatif yang mengesankan dalam menghidupkan kembali drama klasik Amerika. Pertunjukan ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi seni pertunjukan dalam dunia pendidikan dan pengembangan karakter mahasiswa. (Ika Rizki Refima Putri\/Student Staff Humas FBS UNNES\/*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris semester IV, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (UNNES), mempersembahkan pertunjukan teater bertajuk The Roaring Twenties, Jumat, 13 Juni 2025. Pementasan yang digelar di Gedung B6 FBS UNNES ini merupakan proyek akhir mata kuliah Theatre dan menarik lebih dari 400 penonton. Pertunjukan ini menghadirkan empat naskah drama peraih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":6294,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[118],"tags":[122,373],"class_list":["post-6293","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-kampus-id","tag-fbs-unnes-id","tag-sastra-inggris-unnes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6293","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6293"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6293\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6337,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6293\/revisions\/6337"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6293"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6293"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/fbs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6293"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}