Semarang, 8 Januari 2026 – Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali memperkuat jajaran akademiknya dengan bertambahnya empat Guru Besar baru. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen menjadi Profesor/Guru Besar tersebut dilakukan langsung oleh Rektor UNNES, Prof. Dr. S Martono, M.Si., pada Kamis (8/1/2026).
Bertempat di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Kampus Sekaran, acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor Bidang I hingga Wakil Rektor Bidang IV, serta para Dekan dari fakultas penerima SK Guru Besar.
Adapun keempat dosen yang resmi menerima SK Guru Besar tersebut adalah:
- Prof. Dr. Bestari Dwi Handayani, S.E., M.Si. dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).
- Prof. Dr. Sri Rejeki Urip, M.Hum. dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).
- Prof. Dr. Bernadus Wahyudi Joko Santoso, M.Hum. dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).
- Prof. Dr. Nugroho Trisnu Brata, S.Sos., M.Hum. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Dalam sambutannya, Prof. Martono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian akademik tertinggi yang diraih oleh keempat dosen tersebut. Ia menekankan bahwa penambahan jumlah Guru Besar merupakan indikator penting dalam peningkatan kualitas mutu pendidikan di UNNES yang kini telah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).
“Jabatan Guru Besar bukan sekadar gelar, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab keilmuan yang lebih besar. Kami berharap Bapak dan Ibu Profesor baru dapat terus menjadi teladan dalam tridharma perguruan tinggi, serta menghasilkan riset dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Prof. Martono.
Kehadiran para Dekan dari FEB, FBS, dan FISIP dalam acara ini turut memberikan dukungan moral bagi para penerima SK untuk terus berkarya dan mengembangkan program studi di unit masing-masing. Dengan diserahkannya SK ini, UNNES optimis dapat terus memacu akselerasi kinerja akademik dan memperkuat posisinya sebagai universitas berkelas dunia (World Class University).




