{"id":18642438,"date":"2026-08-12T20:26:48","date_gmt":"2026-08-12T13:26:48","guid":{"rendered":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/?p=18642438"},"modified":"2026-08-27T20:27:44","modified_gmt":"2026-08-27T13:27:44","slug":"visitasi-enam-mitra-unnes-evaluasi-program-ppk-ormawa-menuju-abdidaya-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/visitasi-enam-mitra-unnes-evaluasi-program-ppk-ormawa-menuju-abdidaya-2026\/","title":{"rendered":"Visitasi Enam Mitra, UNNES Evaluasi Program PPK Ormawa Menuju Abdidaya 2026"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan visitasi dan monitoring serta evaluasi (monev) terhadap enam tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di desa dan kelurahan mitra. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan UNNES untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target sekaligus memperkuat kesiapan tim menuju Abdidaya PPK Ormawa 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Visitasi dilakukan secara langsung di lokasi pelaksanaan program untuk melihat perkembangan kegiatan, capaian, keterlibatan masyarakat, serta potensi keberlanjutan program. Melalui proses tersebut, UNNES memberikan evaluasi dan masukan kepada masing-masing tim agar dapat melakukan penyempurnaan sebelum memasuki tahapan selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasi Pengembangan Kemahasiswaan UNNES, Yozi Aulia Rahman, S.E., M.Sc., menjelaskan visitasi dan monev menjadi bagian penting dalam proses pendampingan mahasiswa. Menurutnya, pemantauan secara langsung diperlukan untuk melihat kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan program di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cVisitasi ini menjadi langkah untuk melihat sejauh mana persiapan masing-masing tim, baik dari pelaksanaan program, capaian, maupun keberlanjutannya. Kami ingin memastikan tim benar-benar siap dan semakin optimistis untuk maju ke Abdidaya PPK Ormawa,\u201d ujarnya saat diwawancarai di Desa Peron, Kabupaten Kendal, Rabu (12\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yozi menegaskan proses monev tidak hanya berorientasi pada penilaian hasil, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan masukan dan memperbaiki program. Evaluasi tersebut mencakup capaian kegiatan, keterlibatan masyarakat, dokumentasi, hingga strategi keberlanjutan program.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMelalui visitasi, kami dapat melihat langsung proses yang dilakukan oleh masing-masing tim. Masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program dan mempersiapkan tim menghadapi tahapan Abdidaya,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Enam tim PPK Ormawa UNNES yang mengikuti proses visitasi mengembangkan program berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing. Program yang dikembangkan mencakup bidang literasi, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pariwisata, hingga konservasi dan mitigasi bencana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim SGL PGSD-FIPP menjalankan program NGREMBAKA AKSARA di Kelurahan Podorejo. Program tersebut mengembangkan kegiatan literasi yang melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, BEM Fakultas Kedokteran mengembangkan program Glycos-Food di Kelurahan Sumurrejo yang berfokus pada edukasi kesehatan dan pencegahan diabetes melalui penerapan pola makan sehat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Desa Peron, BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam menjalankan program Sengkuyung Desa Peron dengan mengangkat potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program pengembangan pariwisata dijalankan oleh EnerC Fakultas Teknik melalui penguatan Desa Wisata Kandri di Kelurahan Kandri serta BEM Fakultas Ilmu Keolahragaan melalui rintisan Desa Wisata Sepakung di Desa Sepakung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun PSC Fakultas Hukum mengembangkan Sekolah Konservasi dan Tangguh Bencana (SEKONTAN) di Desa Keji. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang konservasi dan mitigasi bencana, khususnya dalam menghadapi potensi tanah longsor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beragam program tersebut menunjukkan upaya mahasiswa dalam mengembangkan kegiatan berdasarkan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga membangun kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah mitra.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui visitasi, UNNES juga memastikan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu aspek yang diperhatikan untuk melihat sejauh mana program dapat memberikan manfaat dan memiliki peluang untuk dilanjutkan secara mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendampingan yang dilakukan UNNES diharapkan dapat membantu setiap tim mengidentifikasi kekuatan dan aspek yang masih perlu diperbaiki. Hasil visitasi dan monev selanjutnya menjadi bahan bagi tim untuk melakukan penyempurnaan program, memperkuat capaian, serta mematangkan persiapan menuju Abdidaya PPK Ormawa 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UNNES terus mendorong PPK Ormawa sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan persoalan masyarakat. Di sisi lain, program tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah mitra.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan visitasi dan monitoring serta evaluasi (monev) terhadap enam tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di desa dan kelurahan mitra. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan UNNES untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target sekaligus memperkuat kesiapan tim menuju Abdidaya PPK Ormawa 2026. Visitasi dilakukan secara langsung di lokasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":90,"featured_media":18642439,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-18642438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18642438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/90"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18642438"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18642438\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18642441,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18642438\/revisions\/18642441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18642439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18642438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18642438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unnes.ac.id\/dakk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18642438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}