Teliti Guru Honorer, Ngabiyanto Raih Doktor Studi Pembangunan

Kamis, 12 September 2019 | 15:08 WIB


Teliti Guru Honorer, Ngabiyanto Raih Doktor Studi Pembangunan

Melalui disertasi berjudul Guru Honorer Antara Pengabdian, Tuntutan Ekonomi dan Kebijakan Publik, Ngabiyanto raih gelar Doktor (S3) Studi Pembangunan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Rabu (11/9/2019).

Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES itu meraih nilai A atau sangat memuaskan. Adapun indeks prestasi komulatif (IPK) yang diperoleh adalah 3,92.

Dia merupakan Doktor ke 34 Fakultas Ilmu Sosial. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial yang juga menitipkan pesan kelembagaan dan persahabatan. “Kami berharap, Pak Ngabi akan tetap menjadi Pak Ngabi yang biasanya. Yaitu selalu menjadi orang yang santun dan terkenal dengan kesantunannya,” Tutur beliau dalam sambutannya.

Format promosi Doktor di UKSW dilakukan dengan melakukan pidato disertasi. Dalam pidato disertasinya, Ngabiyanto memaparkan tiga hal utama, yaitu peran dan kontribusi guru honorer, strategi guru honorer dalam memperjuangkan status dan kesejahteraan, serta reaksi pemerintah terhadap tuntutan guru honorer melalui kebijakan tentang guru honorer.

Pembantu Rektor 5 UKSW juga menuturkan kebanggaan dan kebahagiaannya karena ujian disertasi terasa spesial. “Kami merasa berbunga-bunga karena Bapak Ngabiyanto bukan hanya membawa keluarga saja, tetapi keluarga besar UNNES”, tuturnya dalam penutupan. Harapannya akan terus ada kerja sama yang bisa dilakukan antara UNNES dan UKSW.


DIUNGGAH : Lintang Hakim Dibaca : 217 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X