Presdir dan CEO BorSya Cipta Communica Dorong Mahasiswa UNNES Produktif di Era Milenial

Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:09 WIB


Presdir dan CEO BorSya Cipta Communica Dorong Mahasiswa UNNES Produktif di Era Milenial

Panitia PPAK menghadirkan tiga pembicara tingkat nasional, Ketua MPR Dr Zulkifi Hasan, Boris Syaifullah Presdir dan CEO Borsya Cipta Communica, dan Arie Gumilar Presiden Serikat Pekerja Pertamina bersatu untuk menyampaikan orasi di hadapan mahasiswa baru UNNES.

Presiden direktur dan CEO BorSya Cipta Communica (BCC) Boris Syaifullah menjadi pembicara motivator dalam acara Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) Universitas Negeri Semarang di Lapangan Atletik Prof Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, Senin (19/8).

Dihadapan tujuh ribuan mahasiswa baru, Boris Syaifullah memberikan semangat bahwa para mahasiswa perlu mengoptimalkan waktunya untuk belajar berwirausaha, sebab dengan menjadi wirausaha kita bisa membuka lapangan kerja.

Selain itu, Boris Syaifullah yang juga selaku Ketua Komite Korea Kadin Kota Bandung menyampaikan bahwa kini eranya kolaborasi. mahasiswa bisa belajar berkolaborasi ketika aktif di organisasi. Penguasaan bahasa asing juga sangat penting khususnya bahasa Inggris dan bahasa Korea, terlebih tantangan kehidupan di era industri 4.0 semakin ketat yang menuntut generasi milenial lebih inovatif.

Diakhir sesi, Boris yang baru saja terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Jawa Barat mengajak para mahasiswa untuk tekun dan rajin belajar agar menjadi generasi unggul Indonesia, seperti dalam pantun  yang Boris bacakan.

Lumpia Semarang enak rasanya/ Lumpia dimakan saat senja// Bila ingin meraih cita cita/ Teruslah belajar  bahagiakan orang tua//

Buah kelengkeng dari Bandungan/ Buah apel dari kota Malang// Kuliah di UNNES untuk masa depan/ Raih prestasi untuk  Indonesia gemilang//


DIUNGGAH : Muhamad Burhanudin Dibaca : 190 kali
EDITOR : Muhamad Burhanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X