Pertahankan Piala Bergilir, SMAN 1 Boyolali Juarai Olimpiade Pancasila VII

Jumat, 26 April 2019 | 8:31 WIB


Pertahankan Piala Bergilir, SMAN 1 Boyolali Juarai Olimpiade Pancasila VII

SMA Negeri 1 Boyolali berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam serangkaian kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (Hima PKn) UNNES pada Rabu (24/4).

SMA Negeri asal Jawa Tengah ini didaulat sebagai juara umum untuk kali kedua setelah berhasil mengungguli puluhan sekolah lainnya dan mendapatkan sederet piala kejuaraan pada tiga cabang lomba yang dikompetisikan.

Dalam kegiatan bertajuk Bulan Pancasila yang bertempat dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial ini, Hima PKn menyelenggarakan tiga cabang perlombaan . Ketiga cabang lomba tersebut yakni, Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pancasila dan UUD NRI 1945, Lomba Video Kebangsaan, dan Lomba Orasi Kebangsaan.

Tercatat ada 36 tim yang mengikuti cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pancasila dan UUD NRI 1945 serta video kebangsaan. Melalui tes tertulis, tiap tim yang terdiri dari 3 siswa tersebut diseleksi untuk melaju ke babak penyisihan.

Pada cabang lomba ini, juara 1 berhasil diraih oleh SMK Negeri 7 Semarang, juara 2 oleh SMA Negeri 3 Semarang, juara 3 oleh SMA Negeri 1 Boyolali, juara harapan oleh SMA Negeri 5 Semarang, dan katagori Best Video 1 oleh SMA Taruna Nusantara, serta Best Video 2 oleh SMA Negeri 1 Boyolali.

Sementara pada cabang Lomba Video Kebangsaan, hasil akhir menempatkan SMA Negeri 1 Purbalingga sebagai juara 1, MAN 2 Kota Kediri sebagai juara 2, dan SMA N 8 Malang sebagai juara 3, serta SMK Negeri Jawa Tengah sebagai juara harapan.

Pada cabang Lomba Orasi Kebangsaan, kegiatan diikuti oleh 24 peserta. Mereka diseleksi menjadi 16 besar melalui pembuatan gagasan orasi secara langsung.

Cabang lomba ini, menganugerahkan SMA Taruna Nusantara sebagai juara 1, dengan disusul oleh SMA Negeri 1 Boyolali sebagai juara 2 dan MAN 2 Kota Kediri sebagai juara 3, serta juara harapan yang berhasil diraih oleh SMA Negeri 10 Semarang.

Tak hanya memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan diri melalui kompetisi, dalam kegiatan rutin tahunan ini juga dilaksanakan workshop peningkatan kompetensi bagi guru pendamping.

Hadir sebagai narasumber Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Prof Dr Maman Rachman MSc dan Ketua Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) Drs Tijan MSi. Keduanya membawakan materi mengenai penanaman nilai karakter dan media pembelajaran PPKn berbasis IT serta model pembelajaran bursa nilai.

Dalam laporannya, ketua panitia Dony Vega Prayoga menjelaskan, kegiatan bertujuan untuk mengasah kemampuan peserta.

“Jelas bahwa, saat ini penting untuk mulai menanamkan cara berpikir kritis, meningkatkan kemampuan menganalisis, dan berlatih menyuarakan pendapat di muka umum bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Lebih dari itu semua, penting juga untuk menanamkan rasa cinta kepada Pancasila, UUD NRI 1945, dan Indonesia,” ungkap mahasiswa PPKn angkatan tahun 2017 tersebut.

Saya, imbuhnya , mewakili segenap panitia yang bertugas mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak. Terima kasih kami sampaikan kepada pejabat universitas dan fakultas kami, Bapak/Ibu jurusan PKn, peserta lomba, dan pihak lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Kegiatan dalam serangkaian Bulan Pancasila ini merupakan agenda kompetisi rutin tahunan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Lahirnya Pancasila. Melalui kegiatan ini, diharapkan lebih banyak generasi muda bangsa yang merasa bangga dan memiliki kecintaan pada NKRI.

Dwi Hermawan (Student Staff)


DIUNGGAH : Lintang Hakim Dibaca : 339 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X