Penguatan Keilmuan Untuk Penegakan Hukum Melawan Korupsi

Kamis, 11 April 2019 | 13:27 WIB


Penguatan Keilmuan Untuk Penegakan Hukum Melawan Korupsi
DOK/BARTA

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Irjen Kemenristekdikti selenggarakan seminar nasional bertema “Tantangan dan Penguatan Berbasis Keilmuan Penegakan Hukum Melawan Tindak Pidana Korupsi”. Hadir sebagai narasumber  pakar penegakan korupsi Prof Dr Jamal Wiwoho SH MHum (Inspektur Jenderal Kemenristekdikti), Laode M Syarif SH LLM PhD (Wakil Ketua KPK Republik Indonesia),  dan Dr Indah Sri Utari SH MHum (Direktur Pusat Kajian dan Pendidikan Antikorupsi UNNES). Seminar berlangsung di hotel Grasia Semarang, Rabu (10/4).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum menegaskan, UNNES terus berkomitmen untuk menjaga integritas  dan melawan korupsi.

“Sebagai bentuk nyata dukungan sikap antikorupsi, UNNES telah membuat zona integritas atau wilayah antikorupsi yang dicetuskan pada tahun 2017 lalu,”  Terang Prof  Fathur Rokhman

Rektor juga berpesan pada seluruh peserta seminar untuk memberikan sumbangsihnya berupa kajian ilmiah untuk mendukung KPK melawan korupsi.  

Laode M Syarif dalam paparan  materinya mengajak peserta seminar untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak korupsi.

“Mahasiswa harus dibekali kemampuan praktis, bukan hanya teori dan pasal-pasal. Hal ini untuk melatih kemampuan dan kepekaan bereaksi ketika menemukan ketidakbenaran atau ketidakberesan penegakan hukum dihadapannya,” ucap Laoda.

Sementara  Prof Jamal Wiwoho menyampaikan,  pentingnya peran para pemimpin dalam pemberantasan korupsi.

“Para pemimpin negeri harus menjadi teladan bagi rakyat dengan menjaga amanah dan tidak menghianati kepercayaan rakyat,” kata Prof Jamal.

Dr Rodiyah selaku Dekan Fakultas Hukum memberikan dukungan terhadap kegiatan keilmuan terkait penanganan  terhadap korupsi.

“Kita tidak akan berhenti disini, Fakultas Hukum UNNES akan terus  mendukung kegiatan-kegiatan keilmuan serupa untuk memberikan hasil kajian untuk memberantas  korupsi,” terang Dr Radiyah.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


DIUNGGAH : Muhamad Burhanudin Dibaca : 201 kali
EDITOR : Rochsid Tri HP

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X