Mahapala Motor Penggerak Konservasi

Rabu, 19 Januari 2011 | 17:14 WIB


Sebanyak 28 calon anggota baru Mahasiswa Pencinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) angkatan XXXI tahun 2011 selama sebelas hari (19-29/1), di  kampus Unnes dan Gunung Ungaran.

”Selama ini Mahapala sudah menunjukkan kiprah dan prestasinya. Sungguh sangat membanggakan bagi Unnes. Mahapala merupakan motor penggerak konservasi dengan menunjukkan sikap cinta kepada lingkungan, peduli kepada sesama, dan menggunakan alat sesuai dengan kebutuhan,” kata Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Dr Masrukhi MPd saat memberi arahan pada pembukaan diklat di halaman  Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas (PKMU) kampus Sekaran, Rabu (19/1).

”Prestasi yang pernah ditorehkan adalah tahun 2009 aktivis Mahapala mendaki Gunung Kilimanjaro di Tanzania, Afrika Selatan. Jarang sekali mahasiswa mahasiswa yang mampu mendaki gunung ini. Insya Allah tahun 2011 ini Mahapala akan mendaki Gunung Elbrus yang memiliki ketinggian 5.642 meter di Rusia,” kata Dr Masrukhi.

Muhammad Syafii selaku ketua panitia, mengatakan diklat ini merupakan tahapan terakhir untuk menjadi anggota Mahapala meliputi materi lingkungan hidup, search and rescue(SAR), mountaineering, EQ, dan IQ, jungle tracking, survival individu, survival murni kelompok, navigasi, dan naik ke Gunung Ungaran,” katanya.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 23.918 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

80 komentar pada “Mahapala Motor Penggerak Konservasi

  1. pak masrukhi sebenarnya siapa aktor dibalik “penggerak” konservasi…seharusnya data dilapangan yang menjadi acuan bukan sekedar nama besar atau kebanggaan….

  2. betul dan saya sepakat sekali , coba mbak dian cari datanya dilapangan mulai unnes berdiri hingga sekarang penggerak konservasi menurut data yang njenengan temukan siapa.

  3. saya acungi jempol buat dian. saya kasih nilai 100.
    memang saya akui mahapala unnes adalah ukm unnes yang lebih dikenal di UNNES, tapi jangan hanya menilai bahwa kesuksesan unnes konservasi dari ukm mahapala. tapi coba lihat underbow2 yang ada di tingkat jurusan seperti halnya underbow yang ada di jurusan biologi yang selama ini mendukung dan terjun langsung kelapangan untuk mensukseskan unnes kampus konservasi. baik inventarisasi burung kampus (PELATUK BIRD STUDY CLUB), inventarisasi tanaman disekitarkampus, kupu-kupu dan herped(GREEN COMMUNITY). dan yang lebih menarik adalah ternyata unnes merupakan jalur migrasi burung-burung raptor dari asia(cina, jepang) menuju e indonesia dengan jumah yang mengejutkan. sudah +- 3500 ekor acipiter soloensis(elang alap cina) serta sikep madu asia. apakah kalian tahu itu(pengamatan dilakukan bulan oktober 1 bulan penuh). dan pengamatan akan dilakukan kembali pada bulan maret saat arus balik raptor migran ini(pelatuk bird study club biologi UNNES)

  4. Salut Jempol dua…….. aku memang alumni yang udah lama angkt th 1989 n yang babat alas dari kampus bawah sampangan sampek pindah sekaran yg waktu itu masih ladang n lapangan. bersama teman2 MAHAPALA waktu itu mencoba membuat KONSERVASI kecil di depan MAKO MENWA ( mungkin sekarang) jalan menuju perpustakaan dan jalan menuju kamus FPOK , aku tanami mahoni , th 2008 kmr waktu jalan2 kesana ternyata berhasil saya udah bisa menikmatinya……. ya tidak usah berebut popularitas ayo kita bangun KAMPUS kita ini manjadi HIJAUUUUU , Semua itu TUHAN udah tahu mencatat apa yang kita perbuat…. Salam pada ADIK-ADIK KU MAHAPALA trus berkarya…… CALL me 081553357118

  5. buat mas yoga>> jempol lima untu saudara hijau bumi alam lestari…

    mau tanya>> bagaimana mau menjadi penggerak konservasi?? jika tidak mau mjd pengayom, peneduh dan wadah bagi komunitas pencinta alam di unnes.

  6. wah MAHAPALA kok kayak jadi pahlawan ya..
    padahal di fakultas saya(FIS) ada sebuah under bow yang kayak mereka yang menurut ku sangat hebat. soalnya dengan dana sangat minim dari birokrat mereka mampu menorehkan prestasi yang hebat. setiap tahun wilayah konservasinya selalu bertambah..
    bisa mengdakan pendakian massal yang jelas pun dapat menggangkat nama FIS, dan masih banyakacara2 yang lain. dan tamu dari pecinta alam luar UNNES lebih banyak bertamu ke mereka. dan prosesi penerimaan anggota barunya pun tidak beda jauh dengan mahapala. namun dari setiap tahun progja2 mereka yang ada 9 buah seingat saya. mereka cuma dikasih uang 1jtan ama birokrat. tapi yang dihasilkan, terutama dalam pengabdian dengan lingkungan dan masyarakat jauh lebih besar. tidak hanya bisa sekedar pamer naik gunung diluar bung…
    klo mahapala bisa kelihatan besar banget ya maklum lah..
    uang dikucurkan gede2an dari universitas. justru aku salut dengan pecinta alam fakultas ku . mereka mapu mencari dana sendiri tanpa tergantung pada dana dari kampus.. hebat banget gak tuh..
    dekan dan PD 3 kami pun sudah mengakui sepak terjang mereka…
    mohon pak rektor dan pembantunya bisa lebih melihat yang sebenarnya lagi tentang keadaan. oya satu lagi anak2 pecinta alam di semarang banyak yang meninjau tentang moral ananak MAHA…
    tolong lebih diperbaiki lagi lah..

  7. betul tuh… moralnya dibenerin..
    gua pernah naik ama anak2 pecinta alam jurusan ku…
    ketemu digunung ungaran mereka aku sapa tidak mau bales sapa.. dingin banget…
    ternyata gara2 aku ama anak2 pecinta alam selain mahapala. padahal dirombongan mahapala itu ada beberapa temen ku. jengkelin banget..
    ternyata telusur ditelusuri.. mereka tidak suka dengan pecinta alam yang di unnes selain mereka.
    padahal mereka juga punya kode etik pecinta alam yang sama.. tapi entah kenapa mereka dingin sekali dengan anak2 pecinta alam lain yang ada di UNNES. padahal setauku manusia juga merupakan bagian dari alam.. jadi tolonglah anak2 MAHAPALA yang katanya hebat2 itu..
    JANGAN SOMONG DEH LOE JADI ORANG..
    oya pak rektor.. tolong dong jangan hanya mereka yang dianak emaskan karena mereka pintar cari muka didepan anda..
    lihat lah… masih banyak yang mampu bahkan lebih hebat dari mereka.. seperti postingan mbak reyna diatas,,,
    sekian. tanks

  8. wihh… komennya temen ku reyna dihapus..
    wah ternyata kita gak bebas koment disini..
    wah bener2 nich sekarang pada pinter dalam pencitraan.. yang busuk2 jangan disembunyiin donx…
    ntar bau..

  9. smua yg kita lkukn adlh untuk mewjudkn unnes kmpus konservasi,tdk ada prbedaan,smuanya hy untuk 1 tujuan. alngkah lbh indhnya apbla mahapala dan underbow2 lainya bisa mnjalin kerjasama yg lebih baik ke depannya,jangn saling mengungkap kekurangn yg dimiliki,tp alngkh lebih indah apabila kita saling mendukung dan saling bekerjasama satu sama lain.

    saya salut dgn MAHAPALA dan uderbow2 yg sudah mendukung trwujudnya UNNES KONSERVASI.salam lestari

  10. mas adi@ padahal kita hanya ingin mengasih masukan agar mahapala jdi lebih baik,, tapi tdk menerima kritikan…..

    dulu pas saya dan temen saya di diklat PA di gunung ungaran dapat laporan dari warga sekitar kalo MAHAPALA merusak tanaman kopi nya,,

    apakah itu bisa disebut penggerak motor konservasi????? tanda tanya besar?? pak rektor tolong lebih di perhatikan,,kami gak mau nama UNNES tercinta ini tercoreng….

  11. MAHAPA hebat, jaya, mas-mas dan mbak-mbak MAHAPALA boleh dong kita2 mahasiswa yang “bukan penggerak” konservasi ini belajar bareng…..
    tentang konservasi, yang di laksanakan di Unnes tercinta ini, kan ada pengolahan sampah, penangkaran kupu-kupu, data biodiversitas kupu-kupu, burung dan tumbuhan di Unnes, hemat kertas, kita diajari doooong…..biar kita ikut sebagai “penggerak konservasi”…….
    Kalo emang temen2 di maha pala pinter dalam “penggerak”konservasi mbok ya mahasiswa bagi2 ilmu…..ngadain diskusi mungkin yang mengundang semua lapisan mahasiswa, diskusi tentang konservasi, hewan2 yang langka di unnes ini apa aja, statusnya gimana, pengolahan sampah organik atau nonorganik itu gimana, kl didiskusikaan kan ga cuma MAHAPALA yang jadi “penggerak” konservasi….betul,betul,betul

  12. buat pak REKTOR UNNES?saya mau tanya?APA SI SEBETULNYA KEUNTUNGAN DARI PENDAKIAN GUNUNG DI DUNIA YG DI LAKUKAN MAHAPALA UNTUK KONSERVASI UNNES?sepertinya hanya buang2 uang mahasiswa saja.
    alangkah lebih baiknya kl uang itu d gunakan untuk membangun konservasi UNNES dngn tindakan yang lebih nyata dari hanya sekedar PENDAKIAN GUNUNG D DUNIA.

  13. setau saya ya,,, yang nama nya konservasi adalah menjaga dan merawat semua yang ada dan memanfaatkan sesuai kebutuhan untuk kebutuhan hidup..
    namun kemarin waktu saya jalan2 di perumasan gunung ungaran.. saya lihat diklat mahapala diatas. masak diklat pecinta alam gak seperti memanusiakan manusia gitu…
    anaknya udah gak bisa jalan e.. malah dimarahi, dibentak bahkan panitianya kadang main fisik… edan apa.. itu pendidikan pecinta alam apa pendidikan kopasus.. saat latihan dikampus juga saya lihat dengan mata saya senditi masak latihan jogging disuruh bawa batako dalam tas mereka. setau saya menwa aja yang berbasis militer aja gak seperti itu…
    ini UKM kok berbasis kekerasan pada individu sih…
    apakah pendidikan seperti itu masih ada dikampus kita pak rektor…
    huh kejamnya mereka… katanya mereka ditendangi juga waktu diklat.. peserta dijamin kakinya sulit jalan…
    oke lah itu latihan tapi kekerasan dengan kontak fisik apakah sopankah hal itu sekarang ya…

  14. Mahapala Motor Penggerak Konservasi
    Tanya Kenapa?

    gak aneh ngliat fakta2 diatas. bkn cm satu lho..da 2 orang yg mngatakan yang intinya adalah MAHAPALA harus diluruskan.
    apa yg dikatakan Reyna benar adanya. apakah mereka pencinta alam ketika bertemu pencinta alam yang lain dan dalam payung sama-unnes-bersikap seperti “patung”. apa yang sebenarnya mereka tanamkan ke otak angkatan baru mahapala sehingga angkatan baru ikut “sinis” pada temen-temen pencinta alam lain. seakan-akan sifat itu yang slalu diwarisi dan merupakan hal yang wajib.
    itu adalah koreksi.

    kalo aku ngliat pencinta alam di fakultasku sendiri (FIS) bagiku itulah sang pencinta alam sejati. bukan hanya naik gunung, naik gethek karet tetapi juga merangkul persaudaran dengan pencinta alam lain. dan menjadi tuan rumah yang baik untuk pencinta alam lain yang sering berkunjung. aku bukanlah orang pencinta alam tapi aku ikut dalam keluarga pencinta alam yang di FIS itu. mungkin aku bisa disebut simpatan ato tim kintilan untuk pencinta alam di FIS.
    indah dalam persaudaraan, lestari dalam tindakan dan pemikiran

    “mangan ra mangan sing penting kumpul karo mangan”

    salam lestari-salam konservasi

  15. kok rame banget ya?
    Q malah baru tau klo ceritanya seperti itu?
    yang saya denger dari dosen “Pak Kukuh santosa”saya klo di Unnes Cm Satu pencinta alam itu cm MAHAPALA aja.
    dan itu didirikan dari yang dulunya mapala2 fakultas yang dilebur jadi satu yang jadilah mahapala UNNES sekarang ini.

    lah pertanyaannya kenapa bisa ada mapala fakultas ato jurusan lg ya
    siapa yang bentuk ya?
    Apa dulunya pengen masuk mahapala ga kesampaian trus buat sendiri apa bgmn? yaaaaaa?
    trus lanjutkan berkarya? hmmmm….
    jadi organisasi yang terus berkembang yaaaaaaaaa??????
    wujudkan unnes konservasi …….
    unnes hijau
    salam lestari!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  16. Buat temen-temen yang udah menyumbangkan waktu dan pikiran untuk mengomentari tulisan itu terima kasih…saya yakin pasti membutuhkan pemikiran yang keras. Buat yang membuat kata-kata “diluruskan” mungkin benar juga tuh….coba Mahapala diluruskan seperti yang di kehendaki….gak da salahnya mencoba.

  17. Ha ha ha ha ha aha aha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha
    Mau tau kenapa mendaki keluar negeri ???????
    Coba saja….siapa tahu bisa mengerti kenapa….mosok yo munggah gunung ungaran terus bosen to ya….
    Kami mencetak anggota yang tidak hanya bisa bicara di belakang….bicara dengan lantang di depan…..mosok yo mahasiswa ga mudeng…nek mencetak patung yo mending neng muntilan…watune apik-apik.
    Emange diklat Mahapala Seminar…neng ruangan gawe ngantuk… ingat bung badai tak kan hilang hanya karna kita menangis….

  18. persetan dengan keorganisasian mahapala……..!!!!!
    saya kok prihatin tentang bagaimana pencitraan mahapala..
    ”Prestasi yang pernah ditorehkan adalah tahun 2009 aktivis Mahapala mendaki Gunung Kilimanjaro di Tanzania, Afrika Selatan. Jarang sekali mahasiswa mahasiswa yang mampu mendaki gunung ini. Insya Allah tahun 2011 ini Mahapala akan mendaki Gunung Elbrus yang memiliki ketinggian 5.642 meter di Rusia,” kata Dr Masrukhi.”:
    mohon ditinjau lagi kebijaksanaannya dalam menggelontorkan dana untuk hal tersebut, mengingat, menimbang, dan seterusnya….!!!!
    apa sebaiknya dana untuk kegiatan tersebut dialokasikan ke hal lain misalnya penambahan beasiswa buat mawa berprestasi, mawa kuarang mampu, fasilitas belajar-mengajar, pemenuhan buku di perpus pusat dan bisa juga di gunakan untuk dana penelitian mahasiswa maupun dosen.
    emang dengan kegiatan itu, mahapala bisa mengangkat nama universitas di mata internasional, tapi…..
    jika ditinjau lebih lanjut Status Mahapala itu seperti apa?
    apa mahapala itu hanya dijadikan boneka universitas untuk cari muka di dunia internasional!!!!!!!!
    sungguh najis instansi pendidikan tinggi mengalokasikan dana begitu besar hanya untuk mensukseskan “kegiatan” yang hanya bisa dinikmati segelintir orang…..!!!!!!

  19. penggerak konservasi adalah MAHAPALA UNNES..
    Dari dlu mapala hanya ada satu di UNNES Tercinta ini..
    MAHAPALA memang berbeda dan tak bisa disamakan dengan yang lain.
    MAHAPALA membentuk anggota yang militan,tidak manja,kuat,pemberani,tangguh.
    bukanya sombong, dan mungkin tak ada yang perlu disombongkan tapi inilah MAHAPALA…
    selalu berkarya MAHAPALA lakukan yang terbaik, MAHAPALA akan slalu mendukung UNNES Konservasi..
    MAHAPALA bukan hanya sebagai penggerak tapi sebagai pelaku konservasi.
    SUKSESKAN SPIRIT OF INDONESIAN YOUTH EXPEDITION PART II Mount Elbrus, Rusia, Eropa.

  20. This is not to respond for all of comment..I’m just want to show you, how to take something with positive thinking???
    Somebody or organitation can’t own judge, because that is subjektive, but if somebody judge of you it’s mean the real what happened with you..
    So, if our Vice Rector III told something about Mahapala, it’s mean the real like that, because Mahapala never talk like that..We are just do something the best for our University, but we are never claim it..!!!
    I’m sure if our Vice Rector III told to the other club of Unnes also told like that, because he is good father for all of us,..
    So,if “YOU” claim and told if you are do everything for Unnes, it’s mean you are “PAMRIH” for that, and it’s not good..
    So,just do the best in positive activity for our skill experience and our University also, without “PAMRIH”. And don’t talk to much, just act, OK..!!
    We are the big family of Unnes, but MAHAPALA also have PRIVACY, because of it you are think if us “dingin” probably..We are RESPECT you if you are RESPECT us also…
    Once again, just do the best what can you do for your good experience and for our University also in your territory…And don’t disturb our territoy…
    Unnes SUTERA….
    Unnes KONSERVASI….
    Itulah Unnes KITA….

  21. buat shimbey,,,
    harus’y tanyanya bukan siapa yg bentuk, tapi kenapa bisa ada pala di tingkat fakultas ataupun jurusan… dan banyak dari meereka yang saya kenal pada awalnya emang pingin dan beberpa udah sempet daftar dan ikut kegiatan mahapala,, tapi mereka merasa gak cocok, gak sejalan dengan cara pandang ataupun pemikirannya . . .
    dan banyak dari mereka lari ke mapala2 di tingkat fakultas ataupun jurusan..
    seharusnya yang di tanyakan apakah kode etik pecinta alam berlaku di mahapala,, terutama poin ke 5 dari kode etik pecinta alam,,
    kalo memang sebagain pecinta alam perhatikan poin ke 5 tersebut…
    jadi marilah saudara tua,,,
    kita jalin persaudaraan karena alam sendir tak pernah membedakan kita semua,,
    salam lestari saudara tua . . .

  22. ada apa ini?
    Kenapa semua meributkan hal yang ga penting gini.
    Yang jelas kita itu mahasiswa.
    Belajar n berkarya… Itu aja cukup!
    Repotasi? Lihat usaha kita masing2 lah, kalau setengah2 ya jadinya nanggung,
    kayaknya yang diomongin disini cuman gengsi, gengsi belaka!
    Unnes itu dah punya tanggungan besar didunia, yups benar,, buat mempertahanin gelarnya..
    Jadi, silahkan kalian dukung unnes konservasi dgn cara kalian msing2, toh konservasi juga ga lewt nanem,ngaku pecinta alam, ato sejenisnya doang!
    Buka mata, buka hati, buka pikiran dong!
    Jangan cuman nyalahin pemanfaatan fasilitas kampus yang “wah” ini.
    Ngotor2in aja….!
    Unnes sutera,
    sutera yes,
    konservasi lanjutkan!!!

  23. yth. puskom(yg ngelola web unnes) harap segera menghapus coment2 yg kata2nya kasar,tdk sopan.
    boleh coment,asalkan jgn seperti ini, ini website bs d akses se indonesia. bagemana bs menjadi unvrsts konservasi,kalo kata2nya seperti ini.ini bs menjadi citra buruk bagi unnes.blh saja mengkritik,saran,dll. tp bs tidak kata2nya d buwat lebih sopan!!

  24. betul tuh mbak /mas jiwa ya intinya itu . . . . . . mahasiswa unnes tuh seneng nulis…ntar kita jadikan untuk PKM bagus juga tuh….
    Judul : MAHAPALA
    Penulis : Fecinta Alam Sejati
    Nb : Tulisan Mas Khaerul Hamzah Jangan di masukkan podo nggak mudeng kayaknya.
    sama tulisannya mbak/mas tika nggak usah di masukin masalahe gak ada orang e…gak jelas juga tuh. kalo di absen wonge mesti gak mau tunjuk jari.

  25. Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah
    ciptaan Tuhan Yang Maha Esa

    Pecinta Alam Indonesia adalah bagian dari masyarakat
    Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, bangsa, dan
    tanah air

    Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam adalah sebagian
    dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah yang Mahakuasa

    Sesuai dengan hakekat di atas, kami dengan kesadaran
    menyatakan :

    1.Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
    2.Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam
    sesuai dengan kebutuhannya
    3.Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
    4.Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat
    sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya
    5.Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam
    sesuai dengan azas pecinta alam
    6.Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan
    pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
    7.Selesai
    Disyahkan bersama dalam
    Gladian Nasional ke-4
    Ujung Pandang, 1974

  26. Nah disini kita bisa tau bahwa ada 7 poin penting pecinta alam,
    diliat dari poin 1 yang semua orang wajib memnuhinya, disini semua yang komen saya yakin sudah pasti memenihinya. berlanjut ke poin 2 meliah dari komen mz febrian
    Rabu, 26 Januari 2011 | 21:18
    “dulu pas saya dan temen saya di diklat PA di gunung ungaran dapat laporan dari warga sekitar kalo MAHAPALA merusak tanaman kopi nya,, ??
    apakah itu bisa disebut penggerak motor konservasi????? tanda tanya besar?? pak rektor tolong lebih di perhatikan,,kami gak mau nama UNNES tercinta ini tercoreng…. ”
    apakah pernyataan di atas mencerminkan memelihara alam berserta isinya ????

  27. lanjut ke poin 4 dan 5 yang intinya saling berhubungan.
    Di sini kita bisa tau sesuai dengan komen yang sebelumnya,
    “apa yg dikatakan Reyna benar adanya. apakah mereka pencinta alam ketika bertemu pencinta alam yang lain dan dalam payung sama-unnes-bersikap seperti “patung”. apa yang sebenarnya mereka tanamkan ke otak angkatan baru mahapala sehingga angkatan baru ikut “sinis” pada temen-temen pencinta alam lain. seakan-akan sifat itu yang slalu diwarisi dan merupakan hal yang wajib.
    itu adalah koreksi.”

  28. di poin yang terrahir atau 6. Kita bersama-sama melihat dan mewujudkan antar sesama pecinta alam yang saling membantu dan menghargai. Tidak saling menjatuhkan.
    INTINYA !!!!

    “BUANGLAH KESOMBONGANMU”
    karena kita itu sama ! TIDAK ADA DISINI YANG PALING HEBAT DAN YANG PALING PINTAR !!!

    “ya jangan muluk-muluk dulu lah ! mendaki di luar negeri atau penanaman 1 juta pohon…
    kalau belum bisa menanam dan merawat satu pohon di sekitar kita……

    OK !!
    untuk bapak Rektor dan PR III janganlah terlalu membangga- banggakan MAHAPALA karena banyak sekali MAPALA-MAPALA yang ada di UNNES di tingkat jurusan ataupun Fakultas yang sangat peduli dan mendukung KONSERVASI di UNNES maupun di luar UNNES yang membawa nama baik UNNES.

  29. waduh kenapa komen sabun yang poin 6 di hapus ? pa memang begitu ya ?
    poin 6 yang terakhir, untuk semuanya yang komen disini kita sesama pecinta alam seharusnya saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan konservasi UNNES tercinta ini. dan seharusnya PA tingkat universitas dan fakultas maupun jurusan bersama-sama bekerja sama mebangun dan mendukung program masing2 dan konservasi UNNES pd khususnya bukan saling menjatuhkan.
    dan untuk PA universitas ayo lah rangkul PA jurusan maupun fakultas bangun bersama2 nama baik UNNES tercinta ini.

  30. temen temen.. saya juga dari PA tapi yang pasti bukan dari mahapala..
    ada kata dari senior saya.. kita boleh saling beda paham, pendapat, dan idealisme..
    tapi kawan2 ku semua ingat.. kita adalah pecinta alam.. satu tujuan untuk alam.. satu usaha untuk alam dan satu paham.. yaitu ASAS-ASAS PECINTA ALAM..
    so.. tolong jangan kita ributkan lagi ini walaupun kita beda jalur dan jalan..
    tapi yakinlah tujuan kita sama..

    mari kita mulai lagi dengan suasana yang lebih damai lagi|

    kinx.

  31. yeeeeesssssaaaaaaa buat bung wawan…
    boleh lah kita ngritik saudara tua kita mahapala ini,, tapi jangan sampai menjelek jelekan mereka… sedulur ki regane larang tjah!!!!
    bayangkan sekali2 kita bisa hidup berdampingan tanpa memikirkan instusi yang ada di belakang kita… untuk saudara2 di mahapala mari coba membuka pintu,, dan bagi temen2 yang lain lupakanlah masa lalu yang surem,,
    BKR……..

  32. Sekali lagi ya,, saya utarakan kepada kalian semua…….
    JANGAN KOTORI FASILITAS NEGARA yang luar biasa ini dengan omongan tak penting tersebut.
    Intinya ya, jika anda lebih baik, maka tunjukkanlah.
    Jika anda-anda sekalian memang belum baik maka perbaikilah terlebih dahulu…
    kalau memang ngomongin mapala jurusan atau fakultas, yach itulah mapala anda yang diakui oleh jurusan atau fakultas anda. sedangkan yang diakui oleh Universitas, maka tanyakan aja kepada bapak Rektor dan PR III yang terhormat. mereka mengakui kalian ataukah MAHAPALA UNNES?
    Janganlah “mengaku-aku” diakui kalau memang tidak diakui. ya…?

    masalah memanusiakan manusia, jogging pakek batako, kayaknya saya pengen tahu juga tuh,, seru kayaknya.. call me if you look at their actions, woke?
    coba liat komentnya bapak “Moh,Tarom,Spd,Msi”
    aku memang alumni yang udah lama angkt th 1989 n yang babat alas dari kampus bawah sampangan sampek pindah sekaran yg waktu itu masih ladang n lapangan. bersama teman2 MAHAPALA waktu itu mencoba membuat KONSERVASI kecil di depan MAKO MENWA ( mungkin sekarang) jalan menuju perpustakaan dan jalan menuju kamus FPOK , aku tanami mahoni , th 2008 kmr waktu jalan2 kesana ternyata berhasil saya udah bisa menikmatinya…….
    dah ga usah ditanya, mungkin itu tahun 1989, la yang sebelumnya lagi??
    hmmmmmm,,, bukannya membela sapa… mbak dian tidak usah susah cari datanya dilapangan lgi dech, dah jelas kok yang lebih unggul itu siapa… yah benar…yang selalu berbuat terbaik, dan ingin menjadikan yang baik….
    Jangan kotori lagi UNNES.AC.ID ini…
    takutnya seluruh jagad raya ini malah pada tau kalau MAHAPALA UNNES itu memang MAPALA UNIVERSITAS yang selalu ingin Mengharumkan nama Almaternya dengan segala karya dan prestasinya.
    Insya4w1, Hanya Meraka dan Tuhan Mereka yang tahu Tentang itu.
    TITIK.

  33. Saya bingung apa sie yang sebenarnya ingin di tunjukkan Mapala fakultas kepada jajaran petinggi rektorat????
    Kesirikan mereka terhadap MAHAPALA kah?atau Kebanggaan mereka terhadap MAHAPALA? sehingga mereka begitu memperhatikan setiap gerakan dan langkah MAHAPALA secara detail. Fakta – fakta diatas menunjukkan bahwa Mapala Jurusan atau apalah itu namanya, mempunyai hasrat berlebih terhadap MAHAPALA! secara kasarnya mereka itu NGEFANS terhadap MAHAPALA! tapi sayang gak kesampean tuk jadi anggota!ha…ha…….

  34. baru kali ini tahu terang-terangan pendapat mereka…ya ya bisa bisa…alamat jelas dan lugas sip salut…gitu dong kalau ngomong da keterangan siapa yang ngomong. Makasih banget ya……

  35. waduh rame ya sekarang mahapala…wah ndak usah digubris adik adiku tentang celotehan adik adik yang ngomong negative..kita mapala sudah nasional kita tetep konsentrasi menjalankan agenda kita. Ingat kita sudah kita sudah membuat hutan mini kampus mulai tahun 90an…saya ingat waktu saya sedang menggali lobang untuk menanam jati di sore hari ada mahasiswa yang berkata “sekarang ada ya jurusan pertanian di unnes???” ya itu celotehan…untuk mahasiswa yang mengatakan kita sombong, biarkan saja yang penting kita tidak mengganggu mereka dan mereka tidak mengganggu kita. kalo mereka tidak setuju dengan jalan organisasi kita ya ndak masalah karena jalan itulah yang membuat kita besar seperti ini..kita pernah melakukan “Temu Wicara Dan Kenal Medan Mapala Se-Indonesia Ke-19” kita masih punya saudara kok mapala tingkat universitas se indonesia dan sampai sekarang kita akrab dengan temen temen UKM di UNNES..santai saja saya saja sampai sekarang masih bertemen baik dengan ex mapala semarang..malahan kita sering bertukar order job dan sering bertegur sapa dengan anak anak mapala unisula, udinus, undip wah okeh nganti lali kabe….wah malahan reuninan. Yang saya tahu, saya ingin kalian berbeda dari mahasiswa dan mapala biasa…punya semangat yang tinggi, dedikasi yang tinggi, loyalitas yang tinggi dan terus berfikir dan bekerja mengejar target/impian hidup…Pak Rektor dan Pak PR 3…terus semangat memajukan kemahasiswaan di unnes…tidak semua alumni UNNES bisa sukses lewat akademik tetapi juga melalui kegiatan kemahasiswaan…saya buktinya…terima kasih kepada Pak Rektor (dulu masih menjadi PR3) yang telah membimbing MAHAPALA saat era itu dan menemani kami menembus birokrasi dan ber-audensi di 9 kabupaten/kota….maju MAHAPALA DAN UNNES….untuk adik adikku…KITA MAHAPALA SUDAH TUA jadi tenang saja banyak alumni (mulai tahun 78/79 s.d sekarang)yang siap dipanggil jika membutuhkan bantuan……

  36. sekali lagi tolong kommen ini tidak usah dilanjutkan lagi….
    baik itu anak mahapala maupun non mahapala. ini sudah tidak pantas.. kita pecinta alam, kita tidak pantas saling bertengkar seperti ini. ingat manusia bagian dari alam..
    dan juga,sesuai kommen saya sebelumnya. kita beda jalan dan jalur tapi ingat kita satu tujuan… tujuan jiwa pecinta alam, yang berbakti pada alam, bangsa dan negara, apapun caranya. bagi siapa saja yang masih meneruskan komen ini apalagi sifatnya provokatif..
    anda akan berurusan dengan saya
    “KINXKONX”
    mohon.. sekali lkagi mohon.. untuk kebaikan bersama.. sudai lah semua ini… jangan seperti ini terus.. apa pendapat khalayak umum jika kita seperti ini terus2an…
    jika ada masalah yang perlu dibahas. mari kita bicara dari hati ke hati dalam forum dengan dilan dasi kode etik pecinta alam.. tanks

  37. kenapa ya saya jadi malu sendiri dengan suasana mapala di unnes. . .
    apakah lingkup pecinta alam sesempit itu,,,
    ternyata kita semua sama saja, benar2 manusia yaang munafik!!!
    nampaknya kita semua hrus lebih banyak belajar dan mencermati kode etik pecinta alam… kalau soal cara menDIKLAT, saya kira tidak ada yang salah, tiap mapala pun punya cara mereka masing2 untuk mencetak fisik dan mental generasi mereka… namun yang paling sulit bagaimana membenamkan hati seorang pecinta alam yang sesungguhnya….
    apakah masalah ini masih pantas terus di besar besarkan??
    apakah pecinta alam itu adalah untuk saling beradu gengsi institusi yang menaunginya,, siapa yang diakui dan tidak diakui,, siapa yang paling lama dan paling besar??
    saya kira pecinta alam adalah keluarga dan saudara sesamanya…
    apakah arti ini telah hilang???
    saya yakin dan kenal beberapa orang dari mahapala sendiri begitu freendly…
    dan bebrapa teman saya yang lain pun berharap bisa menjalin persahabatn dengan mahapala…
    apakah dengan tulisan2 yang ada itu akan merusak harapan2 tersebut???
    karena salam yang selalu kita ucapkan tidak pernah di beri embel2 institusi yang kita naungi,, kita semua tau,, saat ada orng yang meneriakkan “salam lestari” kita pun menjawa tanpa melihat status kita masing2!!! salam lestari tetaplah salam lestari….
    SALAM LESTARI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    BKR,,

  38. hemmmmmmmmmmmmmmmmmmmm…
    kox podo padu wae toh,,
    saru…
    mboten pareng,,,
    yang penting jadi orang tuh yang ikhlas dalam mengerjakan segala sesuatunya,,
    jangan cuma nyari keuntungan apalagi CARI MUKA.,
    biarkan orang lain yang menilai,,
    G usah digembor-gemborkan yang namanya orang hebat pasti semua orang juga akan tahu,,
    PADU TERUS NJUR KAPAN GELUT e??????????????????

  39. Wes toh ayo diskusi….kumpul bareng, jangan cuma ngomong disini…..kaya perang malaisia indonesia ajah……..mending toh dirembug baiknya gimana untuk menjalankan Universitas konservasi, dari MAHAPALA sbg motor “penggerak” konservasi kita ubah menjadi Mahasiswa Unnes sebagai “penggerak” konservasi…….kita buat RENSTRA untuk mewujudkannya……

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X