Kuliah Seputar Keju Di Desa Susu Perah

Senin, 19 Agustus 2019 | 1:01 WIB


Kuliah Seputar Keju Di Desa Susu Perah
DOK/HUMAS

Jumat (9/8/2019) masyarakat Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang yang terdiri dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pemuda Desa Lerep mengikuti acara “Pelatihan Pembuatan Keju Mozarella”. Kegiatan ini dipandu langsung oleh ibu Tri Wuriyandari S Pd dan Neneng Vanny ST yang tergabung dalam Ninery Dairy House Salatiga. Adapun pelatihan ini memilih jenis keju mozarella karena dalam pembuatannya, jenis tersebut lebih mudah dalam pembuatannya dan tidak menghabiskan banyak waktu. 

Keju mozzarella merupakan jenis keju yang berasal dari Italia. Keju yang berbahan dasar susu murni ini memiliki tekstur lembut dan berkadar air tinggi, banyak digunakan untuk pelengkap pizza, pasta maupun stik.

Ide untuk mengolah susu menjadi keju mozzarella ini tercetus dari program Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Alternatif II A Universitas Negeri Semarang tahun 2019.  Desa yang secara geografis terletak di kaki gunung Ungaran ini merupakan desa penghasil susu sapi perah di Kabupaten Semarang.

Selama ini sebagian besar susu sapi hanya diolah menjadi minuman, kripik, sabun, dan permen oleh masyarakat setempat, bahkan hanya di jual dalam bentuk susu murni dengan harga jual yang cenderung sangat murah. Akan tetapi susu sapi murni sejatinya dapat menjadi olahan produk yang bernilai ekonomi tinggi.

 “Saya senang sekali ada pelatihan pembuatan keju di desa Lerep ini, harapannya masyarakat Lerep bisa memanfaatkan susu menjadi olahan yang bernilai ekonomi tinggi dan mengisi waktu luang ibu-ibu yang biasanya hanya berladang dan mengurus rumah” tutur Sriyatun ketua KWT Dusun Lerep.

Desa yang berhasil menyapu bersih tropi juara 1 untuk tiga katagori perlombaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwi) Jawa Tengah pada akhir bulan Juli lalu. Desa ini memang salah satu desa wisata yang diunggulkan di Kabupaten Semarang. Tidak hanya sumber daya alam dan budaya saja yang perlu di pertahankan, tetapi potensi sumber daya manusianya juga perlu ditingkatkan. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka hadirnya program Pelatihan Pembuatan Keju Mozarella ini, besar harapannya untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta bisa menjadi destinasi wisata baru yang bisa ditawarkan kepada wisatawan.   

Aditya Prasetyo W. selaku Koordinator Mahasiswa Desa KKN Alternatif A UNNES 2019 berharap dengan adanya pelatihan keju mozzarella di Desa Lerep nantinya dapat menjadi tambahan paket destinasi wisata Desa Lerep dan meningkatkan perekonomian warga.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


DIUNGGAH : Muhamad Burhanudin Dibaca : 217 kali
EDITOR : Muhamad Burhanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X