Dua Mahasiswa UNNES Terpilih Ikuti Intercultural Leaders Program di Hanoi, Vietnam

Rabu, 21 Agustus 2019 | 9:50 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Terpilih  Ikuti Intercultural Leaders Program di Hanoi, Vietnam

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) Arfan Habibi Program studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dan Sarjuki (Akutansi, FE) keduanya Angkatan 2016 terpilih dalam rangkaian kegiatan Intercultural Leader Program yang diadakan oleh Indonesian Young Leader Expedition 2019 di Hanoi, Vietnam.

Kegiatan mengusung tema “Generating Qualified Young Leaders Through Exploring and Cultural Exchange Activities” berlangsung  tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat (7-10/8).

Para delegasi terpilih berasal dari beberapa kampus yang telah bersaing dari ratusan pendaftar  dan terpilih 11 delegasi Indonesia dan 5 Volunteer terbaik terpilih dari Vietnam.

Ke-11 delegasi terpilih dari Indonesia yakni Arfan dan Sarjuki (UNNES), Ardhita (UI), Kristanti dan I Komang Adi (UGM), Gabriel (PKN STAN), Fatimah (UNJ), Alfira (UNAIR), Datu (UB), Hesti (UMS) dan Geta (Kementerian Keuangan RI). 

Kemudian, Volunteer dari Vietnam yakni Nong Ngoc Tram dan Phung Chi Kien (Hanoi University), Nguyen Ha Vy (The Vietnam National Intitute of Educational Sciences), Ly Pham (HAN University of Applied Sciences), dan Trinh Minh Ngoc (Academy of Finance, Hanoi). 

Kegiatan hari pertama yakni kunjungan ke Blind Link Organization, tepatnya di Omamori Spa di Kota Hanoi yang mewadahi para tuna netra yang menginspirasi untuk tetap mendapatkan hak yang sama dalam bekerja.  Kemudian dilanjutkan Kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi.

Setelah itu, melaksanakan kegiatan Social Volunterring di Tran Quoc Pagoda, salah satu sekolah berbasis religius Budha di Hanoi. Para delegasi di bagi beberapa kelas untuk memberikan edukasi pembelajaran berbahasa inggris kepada para siswa-siswi. Selain itu juga, para delegasi ikut belajar berbahasa Vietnam dengan para siswa di sekolah. 

Hari kedua, diawali kegiatan Hanoi Survival Challenge, yakni untuk melatih kepemimpinan, berbahasa inggris maupun vietnam, serta berkomunikasi dengan warga Vietnam untuk mencari lokasi-lokasi yang telah di tentukan.

Dalam hal ini, terbagi tiga tim survival baik delegasi dari Indonesia maupun Volunteer dari Vietnam.  Adapun lokasi-lokasi yang harus dicari diantaranya: Hoan Kiem Lake, Ciang Cafe, Hong Bien Bridge, Hoan Kiem Temple, Opera House of Hanoi, St Josep Cathedral, Bubamboo dan beberapa lokasi lainnya di Kota Hanoi.

Kemudian, dilanjutkan Gala Dinner dan Awarding Ceremony yang berlokasi di Batavia Cafe, Hanoi dengan diawali pertukaran Budaya antar Mahasiswa Indonesia-Vietnam. Perwakilan delegasi Indonesia menampilkan tarian adat dari Indonesia dan Volunteer dari Vietnam menampilkan tarian dan musik dari Vietnam.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 181 kali
EDITOR : Sihono

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X