20 Warga UNNES Jelang Purna Tugas Dilatih Buat Bakso

Rabu, 21 Agustus 2019 | 8:55 WIB


20 Warga UNNES Jelang Purna Tugas Dilatih Buat Bakso

Tidak dipungkiri lagi bahwa saat menjelang masa persiapan purna tugas merupakan masa yang sangat ditakuti oleh banyak orang yang sebelumnya berstatus sebagai  pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab semasa menjadi PNS mempunyai penghasilan tetap berupa Gaji yang jumlahnya relative besar sesuai pangkat  atau jabatannya. Namun, setelah purna tugas hanya menerima uang purna tugas yang jumlahnya relative kecil.

Kondisi seperti ini kalau tidak ada persiapan sebelumnya akan mengakibatkan power syndrome dan stress yang berkelanjutan karena tidak adanya pengganti kesibukan dan juga pengganti sumber pendapatan untuk menutup kekurangan dana anggaran rumah tangga setelah PNS menjalani masa purna tugas.

Untuk itu pengurus KORPRI UNNES bekerjasama dengan Koperasi Pegawi Republik Indonesia (KPRI) Handayani Universisitas Negeri Semarang (UNNES) memberi pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Bakso Sapi kepada 20 warga UNNES yang akan memasuki purna tugas 2019 dan 2020, Selasa (20/8/2019 di Gedung LP2M kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua KORPRI UNNES Dr Rochmad MSi saat membuka pelatihan menyampaikan, kegiatan pengabdian KORPRI ini merupakan kegiatan pengabdian tahun kedua yang sebelumnya dilaksanakan pertama kali di tahun 2018. Tahun 2019, kali ini terlealisasi untuk memberikan pembinaan dan bekal bagi para pegawai UNNES yang akan purna tugas.

Pelatihan ini berupa pembuatan Bakso Sapi dengan nara sumber Danang Dwi Saputra ST MT dosen Fakultas Teknik UNNES sekaligus praktisi. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para peserta bisa semangat untuk mengembangkan kewirausahaan pembuatan bakso sapi.

Ketua KPRI Handayani Dr. Sutikno, MSi menyampaikan bahwa pentingnya pelatihan seperti ini sehingga akan terus dilaksanakan kegiatan serupa setiap tahun. KPRI Handayani hanya bisa memberikan fasilitas bagi pegawai yang menjadi anggota KPRI Handayani untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

Sutikno berharap, pelatihan ini dapat membarikan manfaat dan bekal bagi anggota KPRI Handayani yang akan purna tugas sehingga setelah purna tugas nanti bisa mengurangi power syndrome dan stress.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 221 kali
EDITOR : Sihono

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X